Internasional

Lebanon Hadapi Gelombang Baru Virus Corona

Sunday, 26 Juni 2022 | View : 23

BEIRUT-SBN.

Lebanon menghadapi gelombang baru virus Corona (Covid-19) setelah mencatat ratusan kasus infeksi baru. Pada Sabtu (25/6/2022), Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon mendesak warga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 sesegera mungkin.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan peringatan itu dikeluarkan oleh kementerian setelah Komite Eksekutif Vaksin mengadakan pertemuan darurat mengenai perkembangan epidemiologi terbaru.

"Kami menghadapi gelombang baru virus corona, yang diperkirakan akan lebih menular dan paling cepat menyebar, menurut angka infeksi di Lebanon dan di seluruh dunia, yang mengalami peningkatan yang mengkhawatirkan," kata pernyataan itu.

Kementerian menekankan kebutuhan warga untuk menerima vaksin Covid-19 sesegera mungkin, terutama karena persentase orang yang divaksinasi masih rendah dan tidak melebihi 45 persen di Lebanon.

"Vaksin dapat diambil secara gratis, terlepas dari dosisnya (yang pertama, kedua, ketiga, atau keempat), di salah satu pusat vaksinasi yang didistribusikan ke seluruh wilayah Lebanon tanpa janji terlebih dahulu," tambah pernyataan itu.

Pada Sabtu (25/6/2022), Kementerian mengumumkan pendaftaran 836 infeksi baru, meningkatkan jumlah kumulatif kasus yang dikonfirmasi menjadi 1.107.602. Sementara dua kematian dicatat selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kematian menjadi 10.458.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Januari 2022, konten anti-vaksin merajalela di saluran media sosial Lebanon dari berbagai argumen. Satu kelompok Lebanon di media sosial bernama "Conscious Warriors For Truth" membagikan pamflet di protes. Kelompok itu mengklaim virus tidak dapat ditularkan melalui pasien tanpa gejala, statistik Covid-19 dilebih-lebihkan, dan vaksin tidak aman dan tidak efektif.

Sementara itu, di grup WhatsApp, seorang imam mengirimkan rekaman audio yang menyerukan jemaah untuk menghadiri protes terhadap peraturan vaksin baru.

“Jika kita tidak mengambil tindakan maka Tuhan kita akan meminta pertanggungjawaban kita, karena kita tidak mengambil sikap dengan keadilan,” katanya. (aljazeera)

See Also

Partai Buruh Ungguli Partai Liberal Di Pemilu Australia
Penembakan Di Gereja Los Angeles
Geger Penembakan Tragis Di Buffalo
Komitmen Amerika Serikat Meningkatkan Peluang Beasiswa Bagi Warga ASEAN
Polisi Buffalo Ungkap Motif Kekerasan Penembakan
Motif Di Balik Penembakan Di Buffalo New York
Penembakan Di Buffalo New York Tewaskan 10 Korban
Penembakan Di Supermarket New York
KTT Khusus ASEAN-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pemulihan Virus Corona
Presiden Amerika Serikat Umumkan Era Baru Hubungan Amerika Serikat-ASEAN
Presiden Joko Widodo Sebut Penguatan Kemitraan ASEAN-AS Untuk Antisipasi Pandemi Di Masa Depan
Presiden Joko Widodo Dorong Kemitraan ASEAN-AS Dalam Penanganan Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo Menyerukan Hentikan Perang Sekarang Juga
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri KTT Khusus ASEAN-AS Hingga Bertemu Wapres AS
Presiden Joko Widodo Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Amerika Serikat
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pertemuan Dengan Kongres AS Hingga Presiden AS
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Tiba Di Washington DC
Karine Jean-Pierre Resmi Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat Di Kisaran 20.000 Kasus
Putaran Kedua Pemilihan Presiden Di Timor Leste
Kasus Virus Corona Di Korea Selatan Turun Ke Level Terendah
764.900 Dosis Vaksin Moderna Ditarik Dari Eropa
Kasus Virus Corona Muncul Di Kediaman Presiden Taiwan
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat 265.995 Kasus
Saat Ibu Iriana Ajak Istri PM PNG Keliling Kebun Raya Bogor
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.284.612 Since: 05.03.13 | 0.1698 sec