Internasional

Presiden Joko Widodo Bakal Temui Presiden Ukraina Dan Presiden Rusia

Thursday, 23 Juni 2022 | View : 15

JAKARTA-SBN.

Rencana Presiden RI ke-7 Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi menemui Presiden Rusia Vladímir Vladímirovich Pútin di Moskow, Rusia dan Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelenskyy di Kiev, Ukraina. Presiden RI ke-7 Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi akan berkunjung ke Moskow, Rusia, untuk bertemu Presiden Rusia Vladímir Vladímirovich Pútin dan Kyiv, Ukraina, untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelenskyy. Rencana Jokowi bakal menjadi bentuk kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Menteri Luar Negeri RI Dra. Retno Lestari Priansari Marsudi, LL.M. mengatakan Presiden Jokowi akan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Oleksandrovych Zelenskyy di Kiev dan Presiden Rusia Vladímir Vladímirovich Pútin di Moskow.

Kunjungan ini bakal dilakukan Jokowi setelah mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 pada Minggu (26/6/2022) hingga Senin (27/6/2022). Kunjungan Jokowi tersebut diharapkan bisa meredakan konflik antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung ratusan hari lebih terjadi konflik bersenjata antara kedua negara. Kehadiran Jokowi diharapkan bisa meredakan ketegangan konflik bersenjata yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang akhir-akhir ini semakin meningkat dan belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

"Dari Jerman, Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kiev, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal," ujar Dra. Retno Lestari Priansari Marsudi, LL.M. dalam press briefing pada Rabu (22/6/2022) seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

"Di dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden Zelensky dan Presiden Putin," lanjutnya.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (DanPaspampres) Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. mengungkapkan persiapan pengamanan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. mengatakan latihan intensif sudah dilakukan Paspampres yang akan mengawal Jokowi sejak beberapa minggu lalu. Latihan itu mencakup penyelamatan di kereta api hingga di jalanan.

"Terkait dengan bagaimana kira kira kegiatan ataupun kejadian apa yang harus kita antisipasi kita sudah latihan. Contohnya penyelamatan dari kereta api, penyelamatan di stasiunnya sendiri, di jalannya seperti apa, meng-escape beliau itu kita sudah latihan, itu dari teknisnya," kata DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. mengungkapkan, batalionnya juga telah menyiapkan tim penyelamatan khusus. Tim penyelamatan ini hanya dikerahkan dalam agenda-agenda khusus saja. Anggota Paspampres yang dikerahkan ini berasal dari berbagai matra seperti Kopassus, Denjaka, hingga Paskhas.

"Kemudian dari personel kami juga sudah menyiapkan tim penyelamatan yang biasanya pada saat kegiatan tertentu kita tidak membawa, khusus ini kita membawa personel tersebut dengan menggunakan pakaian nantinya rencananya akan menggunakan PDL (pakaian dinas lapangan, red) TNI. Tapi untuk main groupnya kita sendiri, tetap penyelamatan dengan mengcover beliau secara langsung. Nanti kalau seandainya matan punya tugas masing-masing. Itu juga sudah kita siapkan, matan 10, main groupnya sendiri itu ada 19, kemudian advancenya 10 nanti yang akan berada di sana, memang kita sudah bagi," papar dia.

Paspampres juga telah menyiapkan perlengkapan penyelamat seperti helm dan rompi. Pemerintah Ukraina, tambah dia, juga telah memberikan izin penggunaan senjata api laras panjang dengan amunisi tidak terbatas untuk pengawal Jokowi.

"Untuk senjata yang biasanya kita tidak menggunakan senjata laras panjang dari pihak Ukraina juga sudah memberi kita keleluasaan untuk membawa senjata laras panjang sesuai dengan jumlah personel Paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas," tutur DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E.

"Selanjutnya untuk komunikasi maupun koordinasi dengan mereka kita sudah lakukan di awal dengan KBRI dan selanjutnya nanti advance akan ke sana, lebih melekat lagi, nanti di dalam rangkaian kereta api kemungkinan juga mereka akan ikut di dalam situ namun kita batasi untuk jumlah tempatnya. Sementara demikian yang saya bisa sampaikan," imbuh dia.

DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. mengungkapkan puluhan anggota Paspampres dikerahkan untuk mengawal Jokowi nanti. Beberapa anggota bahkan sudah bersiaga di Kyiv.

"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau ada 19 ditambah yang muatannya sendiri 10 di sana, berarti 29 ditambah dengan 10 orang yang sudah stand by di sana. Ya betul kurang lebih 39 khusus dengan Paspampres saja," beber DanPaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, S.E.

See Also

Partai Buruh Ungguli Partai Liberal Di Pemilu Australia
Penembakan Di Gereja Los Angeles
Geger Penembakan Tragis Di Buffalo
Komitmen Amerika Serikat Meningkatkan Peluang Beasiswa Bagi Warga ASEAN
Polisi Buffalo Ungkap Motif Kekerasan Penembakan
Motif Di Balik Penembakan Di Buffalo New York
Penembakan Di Buffalo New York Tewaskan 10 Korban
Penembakan Di Supermarket New York
KTT Khusus ASEAN-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pemulihan Virus Corona
Presiden Amerika Serikat Umumkan Era Baru Hubungan Amerika Serikat-ASEAN
Presiden Joko Widodo Sebut Penguatan Kemitraan ASEAN-AS Untuk Antisipasi Pandemi Di Masa Depan
Presiden Joko Widodo Dorong Kemitraan ASEAN-AS Dalam Penanganan Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo Menyerukan Hentikan Perang Sekarang Juga
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri KTT Khusus ASEAN-AS Hingga Bertemu Wapres AS
Presiden Joko Widodo Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Amerika Serikat
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pertemuan Dengan Kongres AS Hingga Presiden AS
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Tiba Di Washington DC
Karine Jean-Pierre Resmi Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat Di Kisaran 20.000 Kasus
Putaran Kedua Pemilihan Presiden Di Timor Leste
Kasus Virus Corona Di Korea Selatan Turun Ke Level Terendah
764.900 Dosis Vaksin Moderna Ditarik Dari Eropa
Kasus Virus Corona Muncul Di Kediaman Presiden Taiwan
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat 265.995 Kasus
Saat Ibu Iriana Ajak Istri PM PNG Keliling Kebun Raya Bogor
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.087.651 Since: 05.03.13 | 0.1735 sec