Agama & Masyarakat

Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Hubungan KNPI Dan Mejelis Belia Malaysia (MBM)

Tuesday, 12 April 2022 | View : 303

JAKARTA-SBN.

Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. yang akrab dipanggil Bamsoet mendorong agar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dibawah kepemimpinan Ketua Umum Haris Pertama bersama Majlis Belia Malaysia (MBM) dibawah kepemimpinan Presiden Mohd Izzat Afifi senantiasa meningkatkan hubungan kepemudaan antara Malaysia dengan Indonesia (Malindo) dalam bentuk dialog maupun berbagai kemitraan lainnya.

Mengingat kedua negara memiliki populasi pemuda yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Dari sekitar 213 juta jumlah pemuda di kawasan ASEAN, Indonesia dan Malaysia menjadi penyumbang terbesarnya. Indonesia dengan sekitar 145 juta pemuda, Malaysia dengan sekitar 24 juta pemuda.

"Selain bertetangga karena jaraknya yang berdekatan, hubungan Indonesia dan Malaysia juga dikuatkan sebagai negara serumpun yang memiliki banyak kesamaan, baik dari latar belakang budaya maupun penggunaan bahasa sehari-hari. Karenanya peningkatan hubungan people to people contact melalui para pemuda sangat penting, agar kedua negara bisa senantiasa menjaga kedamaian dan bisa menghadapi bersama berbagai gangguan yang datang," ujar Bamsoet usai menerima pengurus KNPI dan pengurus MBM, di Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Pengurus MBM yang hadir antara lain, Presiden Mohd Izzat Afifi dan Setia Usaha Agung (Sekretaris Jenderal) Hasnul Hanif. Sementara pengurus KNPI yang hadir antara lain Ketua Umum Haris Pertama, Sekretaris Jenderal Gandung Rafiul Nurul Huda, Ketua BP KNPI Malaysia Tengku Adnan, dan Ketua DPD KNPI Kepulauan Riau Dewi Socowati.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sebagai organisasi kepemudaan di masing-masing negara, KNPI dan MBM harus bisa menjadi lokomotif memajukan pemuda Asia Tenggara agar senantiasa menjadi Macan Asia. Sebagai kawasan yang paling stabil di dunia, tanpa pernah ada intervensi militer maupun gonjang-ganjing lainnya yang mengganggu kondusifitas kawasan, masa depan ASEAN yang damai bukanlah semata terletak pada kekuatan ekonomi, sosial, budaya, maupun militernya. Melainkan terletak pada para pemudanya.

"Karenanya diperlukan kesamaan visi antar pemuda ASEAN agar senantiasa bisa berkolaborasi untuk berkontribusi menjaga ASEAN yang damai, maju, modern, dan berdaya saing tinggi. Penguatan kepemudaan juga menjadi modal utama bagi ASEAN agar bisa berperan aktif di kawasan Indo-Pasifik. Mengingat berbagai tantangan yang dihadapi kedepannya akan sangat besar. Seperti klaim China terhadap Laut China Selatan hingga dampak ketegangan yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, khusus terkait sektor ekonomi, ASEAN tercatat memiliki pertumbuhan yang tinggi dalam investasi perusahaan teknologi berbasis digital atau start up. Pada tahun 2015, pendanaan teknologi berbasis digital atau start up tercatat hanya sekitar 7,86 miliar dollar AS. Pada triwulan II/2021, jumlahnya meningkat pesat menjadi 124,8 miliar dollar AS.

"Memiliki jumlah penduduk mencapai 655,298 juta jiwa, ASEAN telah menjadi pasar potensial bagi perusahaan teknologi dari berbagai negara dunia. Karenanya agar tidak hanya menjadi pasar, para pemuda ASEAN harus bisa meningkatkan kompetensi diri dan berkolaborasi antar sesama," pungkas Bamsoet. (bam)

See Also

Musyawarah Wilayah XIII PP DKI Jakarta, Ketua MPR RI Ajak Seluruh Anak Bangsa Jaga Ikatan Kebangsaan
Bamsoet Ingatkan Ancaman Penyebaran Terorisme, Radikalisme, Ekstrimisme, Dan Intoleransi Via Medsos
Ketua MPR RI Tegaskan PPHN Diperlukan Sebagai Arah Pencapaian Tujuan Negara
Ketua MPR RI Ajak Bupati Gunung Kidul Lestarikan Seni Dan Budaya Bangsa
Ketua MPR RI Tegaskan FKPPI Siap Bantu TNI Jaga Kedaulatan Bangsa
Ketua MPR RI Tegaskan SOKSI Konsisten Bantu Pemerintah Pulihkan Perekonomian Nasional
Hadiri Halal Bihalal MUI, Ketua MPR RI Tegaskan Kemajemukan Tidak Boleh Menjadi Penyebab Perpecahan
Bamsoet Apresiasi Pemberian Gelar Profesor Kehormatan Seoul Institute Of The Arts Kepada Megawati
Pemerintah Perlu Memfasilitasi LAM Rumpun Ilmu Agama Kristen
Menteri Agama Perlu Mendorong Berdirinya LAM Rumpun Ilmu Agama Kristen
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Silaturahmi Ke Keraton Yogyakarta
Bamsoet Dukung Perayaan Nasional Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944
FKPPI Harus Menjadi Rumah Bersama Keluarga Besar Putra-Putri Dan Putra-Putri Purnawirawan TNI Polri
Presiden Joko Widodo Mengucapkan Selamat Atas Pengukuhan KGPAA Mangkunagoro X
Bamsoet Ajak Pemuda Pancasila Terus Jaga Ideologi Pancasila
Bamsoet Resmikan Graha Pemuda Pancasila Provinsi Jambi
Konsolidasi Dengan FKPPI Jawa Timur, Ketua MPR RI Tegaskan Kewajiban Bela Negara
Bamsoet Sambangi MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Dukung Pelaksanaan Apel Siaga Kesetiaan Pancasila
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Apresiasi Keterlibatan TNI-Polri Tanggulangi Pandemi Virus Corona
Bamsoet Ajak Kader Pemuda Pancasila Jaga Ideologi Pancasila Dan Kedaulatan Bangsa
Bamsoet Sebut Pemuda Pancasila Ormas Pertama Bangun Kantor Pusat Organisasi Di Kawasan IKN Kaltim
Konsolidasi Dengan Anak Kolong FKPPI Bali, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Semangat Bela Negara
Bamsoet Tegaskan Pemuda Pancasila Menjadi Garda Penjaga Nilai-Nilai Pancasila
Bamsoet: Rajut Semangat Persaudaraan Dalam Kebersamaan Antar Pemeluk Agama
Bamsoet: MPR RI Teken MOU Pemasyarakatan Empat Pilar MPR RI Dengan Kelompok Cipayung Plus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.284.588 Since: 05.03.13 | 0.1759 sec