Ekonomi

Gunakan Produk Dalam Negeri Untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Friday, 25 Maret 2022 | View : 232

BADUNG-SBN.

Saat ini, tantangan ketidakpastian global mengakibatkan semua negara mengalami kesulitan ekonomi. Oleh karena itu, Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi nasional dengan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta anggaran BUMN untuk membeli produk dalam negeri.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para menteri, kepala lembaga, kepala daerah, dan BUMN tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, yang digelar di Hotel Grand Hyatt Bali Nusa Dua, Kawasan Wisata Nusa Dua BTDC, Jl. Nusa Dua, Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Jumat (25/3/2022).

“Kita enggak usah muluk-muluk, dibelokkan 40 persen saja, 40 persen saja itu bisa memacu growth ekonomi kita, pertumbuhan ekonomi kita. Yang pemerintah dan pemerintah daerah bisa 1,71 persen, yang BUMN 0,4 persen. 1,5-1,7 (persen), BUMN-nya 0,4 (persen),” ucap Presiden.

Presiden menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi akan dengan mudah meningkat apabila konsisten untuk mengganti produk impor dengan membeli produk dalam negeri. Presiden mengatakan bahwa hal tersebut juga dapat membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas.

“Pekerjaan ada di sana, bukan di sini. Coba kita belokkan semuanya ke sini. Barangnya kita beli barang dalam negeri, berarti akan ada investasi, berarti membuka lapangan pekerjaan. Tadi sudah dihitung bisa membuka 2 juta lapangan pekerjaan,” tutur Kepala Negara.

Kepala Negara menegaskan kementerian/lembaga untuk berhenti impor barang-barang dari luar. Presiden menyebut, sebagian besar barang-barang tersebut telah diproduksi oleh industri dalam negeri.

“Ini kita ngerti enggak hal-hal seperti ini. Jangan-jangan kita semua enggak kerja detail, sehingga enggak ngerti bahwa yang dibeli itu barang impor. Buku tulis impor. Jangan ini diteruskan, stop. Sehingga melompat nanti kalau kita semuanya beli produk dalam negeri, meloncat pertumbuhan ekonomi kita,” ucapnya.

Presiden pun menargetkan hingga Mei 2022, anggaran sebesar Rp400 triliun dapat digunakan untuk pembelian barang dari dalam negeri. Selain itu, Presiden meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menyediakan berbagai macam produk yang dibutuhkan oleh pemerintah dalam platform yang tersedia.

“Saya minta dan saya enggak mau ditawar-tawar lagi urusan yang Rp400 triliun di Mei. Segera juga dorong yang namanya UKM-UKM di daerah itu untuk masuk segera ke e-Katalog. Masukkan sebanyak-banyaknya,” tandas Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal/Jend. TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., Menteri Sekretaris Negara Prof. Dr. Drs. Pratikno, M.Soc.Sc., Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Drs. Teten Masduki, dan Menteri Perindustrian Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. (bpmi/jos)

See Also

Kegiatan Turing Otomotif Mampu Gerakan Perekonomian Daerah Dan Promosikan Destinasi Wisata
Ketua MPR RI Tinjau Produksi Bus Listrik PT. Industri Kereta Api (Persero)
Terima Chairman Dan CEO Air Products, Presiden Joko Widodo Sebut Tindak Lanjuti Rencana Investasi
Ketua MPR RI Dorong Investor Korea Selatan Terlibat Pembangunan IKN Nusantara
Bamsoet Tandatangani Kerjasama Pengembangan Black Stone Garage-IMI Lounge
Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Ubah Skema Pemberian Subsidi Energi
Terima CEO Of JTA International Holding, Ketua MPR RI Dorong Investasi Di Bidang Hilirisasi Mineral
Ketua MPR RI Minta Pimpinan Baru OJK Percepat Transformasi Digital Sektor Keuangan Indonesia
Ketua MPR RI Dorong OJK Menjadi Lembaga Yang Kuat, Berwibawa Dan Fleksibel
Bamsoet Tantang Tuksedo Studio Bali Produksi Mobil Listrik Hand Made
Ketua MPR RI Dukung Pemberlakuan Pajak Transaksi Perdagangan Aset Kripto
Presiden Joko Widodo Dan PM James Marape Bahas Sejumlah Peningkatan Kerja Sama Indonesia-PNG
Presiden Joko Widodo Terima Pansel Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK
Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Segera Lapor SPT Tahunan
Bamsoet Dukung Generasi Milenial Kembangkan Ekosistem Ekonomi Digital
Bamsoet Dorong Indonesia Sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia
Bamsoet Sebut KADIN Indonesia Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Bamsoet Tegaskan IMI Bersama KATECH Akan Kembangkan Kendaraan Tenaga Surya Dan Hydrogen
Lantik Ketua Kadin Kaltim, Eddy Ganefo Minta Optimalisasi UMKM Seiring Pemindahan IKN
Terima Wakil Menteri Perdagangan, Bamsoet Dukung Pembentukan Bursa Kripto Di Indonesia
Bamsoet Dorong Pemerintah Buat Ekosistem Baru Melindungi Konsumen Dan Peningkatan Penerimaan Pajak
Bamsoet Konsolidasi Anak Kolong Dukung Gerakan Ekonomi Kerakyatan
Memilih Domain And Hosting
Mau Belanja Gadget Komputer Murah?
Start Making Money With Click Wealth System
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.284.333 Since: 05.03.13 | 0.1728 sec