Agama & Masyarakat

Konsolidasi Dengan Anak Kolong FKPPI Bali, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Semangat Bela Negara

Friday, 18 Februari 2022 | View : 198

DENPASAR-SBN.

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Pemuda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. kembali mewakili Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI Pontjo Sutowo melakukan konsolidasi organisasi FKPPI menjelang perlehatan agenda politik nasional 2024. Menyatukan 'anak kolong' di berbagai wilayah Indonesia untuk ikut menjaga dan setia pada Sapta Marga sebagai doktrin prajurit TNI serta Tribrata dan Catur Prasetya sebagai doktrin anggota Polri dalam menghadapi berbagai tantangan yang mencoba memecahbelah bangsa melalui gerakan anti toleransi yang mengadu domba suku, ras dan agama. Sikap politik FKPPI adalah kebangsaan. Kader FKPPI ada dalam semua partai politik. FKPPI tidak kemana-mana, tapi ada dimana-mana.

"Berbaurnya ancaman militer dan non-militer menyebabkan pergeseran paradigma dalam konsepsi mengenai keamanan nasional, yang tidak lagi bersifat kasat mata dan konvensional. Melainkan bersifat kompleks, multidimensional, serta berdimensi ideologis. Disinilah pentingnya membangun semangat bela negara sebagaimana telah diwarisi para orang tua kita di TNI-Polri," ujar Bamsoet dalam kunjungannya ke pengurus FKPPI Bali, di Bali, Jumat (18/2/2022).

Pengurus FKPPI Bali yang hadir antara lain, Dewan Penasehat Iwayan Suambara, Gede Sugianyar, dan Dwi. Ketua PD XIV Evert Moniaga, Sekretaris Made Adis, dan Ketua OKK Ustav S. Hadir pula anggota Fraksi Golkar DPR RI yang juga kader FKPPI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, bela negara adalah usaha yang bersifat kolektif. Sesuai sistem pertahanan negara yang bersifat semesta, dengan melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya. Kunci sukses bela negara adalah terwujudnya sinergi dan soliditas dari seluruh elemen penopang sistem pertahanan negara tersebut. 

"Sistem pertahanan negara yang kita bangun telah disesuaikan dengan jenis dan potensi ancaman yang akan dihadapi. Misalnya dalam menghadapi ancaman militer, Tentara Nasional Indonesia berada di garda terdepan sebagai komponen utama, dengan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung bela negara lainnya, seperti FKPPI," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, FKPPI akan memasifkan program bela negara yang tidak hanya dilakukan di tingkat pusat. Melainkan juga dilakukan di setiap daerah. Salah satunya membangun kerjasama dengan Kementerian Pertahanan agar anggota FKPPI bisa terlibat dalam pembentukan Komponen Cadangan tahun 2022 yang ditargetkan mencapai 2.500 personel.

"Sebagai pengawal ideologi Pancasila, FKPPI harus senantiasa menjadi garda terdepan bangsa dalam mengajak berbagai elemen masyarakat turut terlibat dalam bela negara, yang tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik. Bela negara mempunyai spektrum yang luas, serta meliputi banyak aspek dan dimensi. Mengingat konsepsi ketahanan nasional juga dibentuk oleh berbagai aspek. Antara lain ketahanan politik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial-budaya, dan ketahanan pangan. Mencintai produk dalam negeri, memajukan kebudayaan nasional, hingga melindungi nilai-nilai kearifan lokal seperti musyawarah dan gotongroyong, juga bagian dari implementasi bela negara," pungkas Bamsoet.

See Also

Musyawarah Wilayah XIII PP DKI Jakarta, Ketua MPR RI Ajak Seluruh Anak Bangsa Jaga Ikatan Kebangsaan
Bamsoet Ingatkan Ancaman Penyebaran Terorisme, Radikalisme, Ekstrimisme, Dan Intoleransi Via Medsos
Ketua MPR RI Tegaskan PPHN Diperlukan Sebagai Arah Pencapaian Tujuan Negara
Ketua MPR RI Ajak Bupati Gunung Kidul Lestarikan Seni Dan Budaya Bangsa
Ketua MPR RI Tegaskan FKPPI Siap Bantu TNI Jaga Kedaulatan Bangsa
Ketua MPR RI Tegaskan SOKSI Konsisten Bantu Pemerintah Pulihkan Perekonomian Nasional
Hadiri Halal Bihalal MUI, Ketua MPR RI Tegaskan Kemajemukan Tidak Boleh Menjadi Penyebab Perpecahan
Bamsoet Apresiasi Pemberian Gelar Profesor Kehormatan Seoul Institute Of The Arts Kepada Megawati
Pemerintah Perlu Memfasilitasi LAM Rumpun Ilmu Agama Kristen
Menteri Agama Perlu Mendorong Berdirinya LAM Rumpun Ilmu Agama Kristen
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Silaturahmi Ke Keraton Yogyakarta
Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Hubungan KNPI Dan Mejelis Belia Malaysia (MBM)
Bamsoet Dukung Perayaan Nasional Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944
FKPPI Harus Menjadi Rumah Bersama Keluarga Besar Putra-Putri Dan Putra-Putri Purnawirawan TNI Polri
Presiden Joko Widodo Mengucapkan Selamat Atas Pengukuhan KGPAA Mangkunagoro X
Bamsoet Ajak Pemuda Pancasila Terus Jaga Ideologi Pancasila
Bamsoet Resmikan Graha Pemuda Pancasila Provinsi Jambi
Konsolidasi Dengan FKPPI Jawa Timur, Ketua MPR RI Tegaskan Kewajiban Bela Negara
Bamsoet Sambangi MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Dukung Pelaksanaan Apel Siaga Kesetiaan Pancasila
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Apresiasi Keterlibatan TNI-Polri Tanggulangi Pandemi Virus Corona
Bamsoet Ajak Kader Pemuda Pancasila Jaga Ideologi Pancasila Dan Kedaulatan Bangsa
Bamsoet Sebut Pemuda Pancasila Ormas Pertama Bangun Kantor Pusat Organisasi Di Kawasan IKN Kaltim
Bamsoet Tegaskan Pemuda Pancasila Menjadi Garda Penjaga Nilai-Nilai Pancasila
Bamsoet: Rajut Semangat Persaudaraan Dalam Kebersamaan Antar Pemeluk Agama
Bamsoet: MPR RI Teken MOU Pemasyarakatan Empat Pilar MPR RI Dengan Kelompok Cipayung Plus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.284.676 Since: 05.03.13 | 0.1686 sec