Hukum

Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS

Saturday, 01 Januari 2022 | View : 201

JAKARTA-SBN.

Ketua DPR RI DR. (H.C.) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos. menekankan pihaknya berkomitmen untuk cepat menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) bersama pemerintah. Ia menyebut kian maraknya kasus kekerasan seksual menjadikan urgensi RUU semakin besar.

“Belakangan banyak sekali terjadi kasus-kasus kekerasan dan hal ini menjadikan DPR RI semakin berkomitmen agar RUU TPKS dapat segera disahkan,” ungkap Puan, Kamis (30/12/2021).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun menyampaikan keprihatinan atas kasus pemerkosaan yang terjadi kepada anak perempuan berusia 14 tahun di Bandung, Jawa Barat. Puan meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini serta menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pemerkosaan serta penjualan anak remaja itu kepada sejumlah pria tak bertanggung jawab.

“Saya percaya jajaran Polri akan mengerahkan seluruh upayanya untuk menangkap para pelaku yang memperkosa dan terlibat dalam praktik penjualan anak di bawah umur tersebut,” ucapnya.

Polisi telah menangkap 3 orang pelaku dalam kasus pemerkosaan dan penjualan anak remaja di Bandung. Setidaknya masih ada 17 orang lagi yang disebut terlibat pada kasus ini dan tengah diburu Polisi.

“Perbuatan mereka sangat tidak berperikemanusiaan dan harus dihukum seberat-beratnya,” tegas Puan.

Beberapa hari lalu juga terjadi pemerkosaan di Maros, Sulawesi Selatan, di mana perempuan yang menjadi korban ditinggalkan 2 orang pelaku dalam keadaan bugil di tengah jalan. Puan menekankan pentingnya perlindungan korban kekerasan seksual yang mayoritas merupakan perempuan.

“Kita sudah pahami bersama korban kekerasan seksual harus mendapatkan perlindungan hukum sebaik-baiknya. Kemudian pendampingan yang intens perlu diberikan untuk mengatasi trauma yang dialami korban,” sebut mantan Menko PMK ini.

Puan menegaskan DPR RI siap mengupayakan agar RUU TPKS segera bisa disahkan menjadi undang-undang. Menurutnya, pengesahan RUU TPKS menjadi inisiatif DPR hanya tinggal persoalan teknis waktu.

“Kasus-kasus pemerkosaan di Bandung dan Maros ini menambah panjang kejahatan seksual di Indonesia, termasuk kasus eksploitasi anak oleh guru pembimbing agama beberapa waktu lalu. DPR RI siap gas penyelesaian RUU TPKS,” kata Puan.

“Baleg DPR RI sudah menyelesaikan pembahasan dan di masa sidang mendatang kami akan segera agendakan agar RUU TPKS dibawa dalam rapat paripurna untuk disahkan sebagai RUU inisiatif DPR sehingga tahapannya berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada,” tambah cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Puan mengatakan, DPR RI mendukung agar RUU TPKS segera disahkan menjadi undang-undang agar korban-korban kejahatan seksual lebih mendapat jaminan hukum serta memperoleh keadilan. Oleh karenanya, ia berharap pemerintah nantinya cepat memproses Supres setelah RUU TPKS disahkan sebagai RUU inisiatif DPR sehingga pembahasan di tingkat II dapat berjalan lancar.

“Kekerasan seksual merupakan kejahatan luar biasa. Dan kita tidak boleh tinggal diam kejahatan-kejahatan seksual mengakar di Bumi Pertiwi. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan seksual di Indonesia,” tutup Puan.

See Also

Ketua MPR RI Dorong Menteri ATR/Kepala BTN Tegas Berantas Mafia Tanah
Anak TKI Yang Ditinggal Ibunya Resmi Mendapat Kewarganegaraan Malaysia
Kabareskrim Minta Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka
Kapolri Jamin Korban Begal Jadi Tersangka Dapat Keadilan
Kapolda NTB Menyatakan Penyidikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka Dihentikan
Kronologi Ade Armando Dikeroyok Massa Demo Di Depan Gedung DPR RI
Terawan Diberhentikan Dari IDI, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia Protes Keras
Ketua MPR RI Dukung Polri Terapkan Restorative Justice Dalam Berbagai Perkara Yang Relatif Ringan
Bamsoet Sebut KADIN Indonesia Dan Polri Siapkan MOU Pendampingan Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Sebut KADIN Dan Kejakgung Akan Berikan Edukasi Hukum Kepada Para Pengusaha
Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja Mahkamah Agung Di Tahun 2021
Bamsoet Dukung Polri Perkuat Sosialisasi Dan Pemberian Efek Jera Investasi Bodong
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.474.445 Since: 05.03.13 | 0.2142 sec