Siar Bekasi

Pengusiran Kuasa Kegelapan: Roh Jahat

Author : Binsar Antoni Hutabarat | Saturday, 20 Nopember 2021 | View : 47

Dua puluh lima tahun yang lampau, pada suatu malam, kira-kira jam 11 malam, kakak saya mengatakan, adik temannya, yang biasa berkunjung ke rumah kami sedang di rasuk roh-roh jahat, saya diminta untuk menolongnya.

Saya belum pernah memiliki pengalaman melayani orang yang dirasuk setan. Yang terlintas ketika itu adalah mencari teman yang berpengalaman untuk melmberikan pelayanan tersebut. Tapi, malam telah larut, dan saya sudah berusaha mengunjungi seorang teman yang lebih senior dalam pelayanan, tapi keluarganya tak ingin membangunkannya, terpaksalah saya pergi untuk melakukan pelayanan itu dengan didampingi adik dan kakak saya, jadi kami bertiga, dan semuanya belum pernah memiliki pengalamann melayani orang yang dirasuk roh-roh jahat.

Di dorong oleh rasa tanggung jawab untuk melayani, dan bermodalkan pengalaman kehadiran Kristus yang telah membaharui hidup saya,  keinginan untuk menolong orang tersebut sangat kuat dan mengatasi masalah tidak adanya pengalaman pelayanan.

Kami bertiga berangkat menuju rumah teman kakakku itu, dengan keyakinan bahwa Tuhan yang telah menebus dosa kami diatas kayu salib itu juga telah menang atas iblis, maka kami pun yang percaya pada-Nya ikut memiliki bagian dalam kemenangan tersebut.

Setibanya disana saya melihat wanita yang diceritakan kakakku itu duduk di kursi dengan tubuh lunglai, tampaknya ia kelelahan karena cukup lama dirasuk setan. Ada perasaan tenang melihat kondisi wanita itu, karena kami tak harus melayaninya lagi, apalagi kesadaran wanita itu sudah pulih.

Tanpa ada kecurigaan apapun saya menghampiri wanita itu dan menyalamnya. Dengan malas, mungkin karena kelelahan, wanita itu menyalam saya. Sedikit berbasa-basi saya bertanya, bagaimana kondisi nya sekarang? Tiba-tiba wanita itu menatap saya dengan mata terbelelak (melotot), ia seperti ketakutan berhadapan dengan saya.

Melihat kejadian yang berlangsung cepat itu saya terkejut, tak tahu harus berbuat apa. Salah seorang anggota keluarga yang hadir disitu dengan sigap menangkap wanita yang ketakutan melihat saya.  

Melihat ketakutan wanita itu  muncullah keberanian, apalagi saat itu saya merasakan kehadiran kuasa Allah yang luar biasa menguasai ku, seperti ada aliran listrik yang kuat pada sekujur tubuhku, terasa hangat dan memberikan keberanian, kusadari itu adalah kekuatan dari Roh Kudus.

Dengan keberanian yang  dianugerahkan Tuhan saya mulai mengusir setan yang menguasai wanita itu dengan wibawa dari Tuhan. Waktu itu saya hanya tahu bahwa setan takut dengan kata “darah Yesus,” sebagaimana biasanya dilakukan banyak teman-teman dari Pentakosta ketika melayani orang yang dikuasai kuasa kegelapan, dan itu saya tahu dari cerita teman-teman pelayanan, dan juga hamba-hamba Tuhan di tempat saya melayani.

Setiap kali saya memerintahkan roh jahat itu melepaskan wanita itu, roh jahat itu berteriak. Teriakanku pun makin kuat dan terasa berwibawa, “darah Yesus, Darah Yesus” Roh jahat itu terus berteriak ketakutan, tapi ia tidak juga melepaskan wanita itu.

Setelah berkali-kali mengusir roh jahat dalam tubuh wanita itu, namun tidak juga keluar, meski roh jahat itu terus berteriak ketakutan, saya mulai berpikir, cara apa yang harus saya lakukan untuk membebaskan wanita itu dari cengkeraman roh jahat. Tiba-tiba ada suara dalam hati saya yang terdengar jelas, Kamu adalah Anak Allah dan berkuasa atas kuasa kegelapan.

Saya menatap mata wanita itu dengan wibawa ilahi, mata itu sejenak melotot pada saya, namun saya terus menatapnya tanpa takut. Sebaliknya saya melihat roh jahat itu sangat ketakutan. Tiba-tiba saya digerakkan oleh Roh Allah berkata kepada roh jahat yang menguasai wanita itu, Kamu tahu siapa yang ada dihadapanmu, kamu (roh jahat) tidak berkuasa atas wanita ini, wanita ini anak Allah, pergi dari wanita ini! 

Wanita itu terkulai lemas, dan roh jahat itu membebaskannya. Kejadian itu begitu singkat dan mencengangkan banyak orang yang berkumpul melihat peristiwa itu.

Wanita itu kemudian diberikan minum, dan setelah itu saya berdoa agar wanita itu tidak lagi diganggu oleh kuasa gelap.

Kejadian yang dramatis itu mengagetkan orang banyak yang berkumpul, dan mereka mengagungkan kuasa Allah. Seorang majelis gereja yang hadir disitu meminta saya untuk memimpin ibadah singkat dan menyampaikan firman Tuhan. Disitu saya menjelaskan bahwa kuasa Allah malampaui kuasa apapun. 

Setelah selesai melayani saya pun kembali kerumah, malam itu saya dengan adikku tidak langsung tidur, namun kami berdoa bersama. Pelayanan terhadap orang yang dikuasi oleh kuasa kegelapan ini adalah kali pertama kami melayani, jadi banyak ketidak tahuan dalam diri kami, tapi kuasa Allah, oleh anugerahnya memimpin kami pada pelayanan yang mengagungkan Tuhan itu.

Saat kami sedang berdoa, kakakku masuk ketempat kami berdoa, memberitahukan bahwa ada saudara perempuan kami yang sedang menginap dirumah, tidur di kamar kakakku, dan menderita sakit, ia tidak tahu sakit apa, tapi yang jelas ia merasa terganggu dengan sakitnya itu. Klinik, rumah sakit jauh dari rumah kami, dan belum dipastikan apakah ada yang buka. Kakkakku meminta kami mendoakannya.

Setelah kami mendoakan, saya bertanya kepada si sakit, bagaimana sekarang? Saya sudah sembuh, katanya. Saya sebenarnya tidak yakin dia sembuh, tapi karena dia mengatakan sudah sembuh saya tentu saja harus mempercayainya. Setelah itu ia dapat tidur kembali, dan kesembuhan dari Tuhan memang suatu fakta.https://www.binsarhutabarat.com/

Dua pengalaman di atas mengkonfirmasikan bahwa Kuasa Allah sungguh nyata, dan kita akan melihat demonstrasi kuasa Allah ketika kita melayani Tuhan. Meski dengan keterbatasan pengetahuan, kuasa Tuhan tetap nyata, namun pengetahuan akan Tuhan dan firman-Nya tetap saja penting bahkan menjadi hal yang utama.

Pengalaman pelayan itu memperlihatkan bahwa Iblis dan roh-roh jahatnya sudah kalah, karena itu tak ada cara lain untuk bisa dipakai Allah untuk menyatakan kemuliaan Allah dan menyaksikan keberadaan Iblis yang telah takluk itu, kecuali aktif melayani.  (Catatan Peristiwa Tahun 1986)

Comments

Arsip :2021
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.371.277 Since: 05.03.13 | 0.1539 sec