Agama & Masyarakat

Pimpin Acara Doa Dari Rumah, Presiden Jokowi Sebut Usaha Lahiriah Harus Dibarengi Usaha Batiniah

Sunday, 11 Juli 2021 | View : 62

BOGOR-SBN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi meyakini bahwa untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, selain berbagai upaya secara lahir, diperlukan juga upaya secara batin dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam acara doa bersama lintas agama bertajuk #PrayFromHome: Dari Rumah untuk Indonesia, yang dilaksanakan secara virtual pada Minggu (11/7/2021).

“Dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah, memanjatkan doa, memohon pertolongan Allah Swt., agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi,” ujar Presiden yang mengikuti acara dari Istana Kepresidenan Bogor, Jl. Ir. H. Juanda, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Menurut Presiden, saat ini seluruh dunia masih berjuang untuk bebas dari pandemi Covid-19. Untuk menghadapinya, diperlukan kerja sama seluruh komponen bangsa karena pemerintah juga tidak bisa bekerja sendirian.

“Semua pihak harus berkolaborasi, bekerja sama, saling tolong-menolong, bergotong royong untuk mengatasi ujian yang maha berat ini,” imbuhnya.

Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen bangsa yang setia membangun optimisme dan semangat kebersamaan dalam berbagai gerakan kerelawanan sosial dan ekonomi demi meringankan beban masyarakat. Presiden bersyukur bahwa pandangan ormas-ormas keagamaan senafas dengan kepentingan untuk menjaga kepatuhan umat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Kerja keras pemerintah mengatasi persoalan wabah Covid-19 ini tidak mungkin berhasil tanpa dukungan dan kesadaran, serta partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban pandemi yang telah wafat. Presiden mengajak semua pihak untuk mendoakan mereka, sekaligus mendoakan semua masyarakat yang saat ini sedang terpapar Covid-19 agar segera bisa sehat kembali.

“Dari rumah masing-masing, mari kita tundukkan kepala, menghentikan cipta, doa dari rumah kita panjatkan, dan berikhtiar agar ujian pandemi ini segera berakhir. Yakinlah, yakinkan keluarga dan lingkungan terdekat agar beraktivitas di rumah saja,” ujarnya.

“Mengatasi persoalan Covid-19 merupakan ijtihad kebangsaan kita hari ini karena bertujuan menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan kita bersama. Semoga Tuhan melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan negara ini aman, maju, dan sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam laporannya mengatakan, acara #PrayFromHome ini merupakan kelanjutan dari acara Hening Cipta Indonesia yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 10 Juli 2021, pukul 10.07 WIB.

Menteri Agama juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing agar Tuhan Yang Mahakuasa memberi rahmat, ampunan dan perlindungannya kepada bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia.

“Dalam agama diajarkan bahwa doa adalah senjata orang yang beriman, doa adalah penenang jiwa, dan doa merupakan penumbuh optimisme di dalam kehidupan. Semoga kejadian luar biasa Covid-19 ini disegerakan berakhirnya. Sebagai orang yang beriman, kita yakin bahwa hanya Allah Swt., hanya Tuhan Yang Maha Pencipta yang bisa menolong dan menyelamatkan kita semua, setelah semua usaha lahir dilakukan,” kata Yaqut.

Untuk diketahui, pada acara #PrayFromHome tersebut, pembacaan doa disampaikan oleh enam pemuka agama yakni K.H. Quraish Shihab (Islam), Pendeta Lipius Biniluk (Protestan), Kardinal Suharyo (Katolik), I Nengah Dana (Hindu), Bhante Sri Pannavaro Mahathera (Buddha), dan Xs. Budi Tanuwibowo (Konghucu). (bpmisetpres)

See Also

Merawat Hubungan Antaragama
Mewujudkan Panggilan Gereja Di Tengah Covid 19
Sidang Istimewa Gereja Presbyterian Indonesia
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Said Aqil Siradj Sebut Beliau Tokoh Nasionalis Dan Religius
Ketua DPR RI Sebut Masjid At-Taufiq Dibangun Untuk Kenang Jasa Almarhum Taufiq Kiemas
Haul Sewindu Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Sebut Sudah Sewindu Bapak Wafat Tapi Masih Terasa Jasanya
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Katakan Saya Bersyukur Pernah Digembleng Pak Taufiq
Indonesia Resmi Tak Berangkatkan Ibadah Haji 2021
Menteri Agama Akan Umumkan Kepastian Ibadah Haji 2021 Kamis Besok Siang
Bamsoet Sebut Pesan Gus Dur Soal Agama & Suku
Bamsoet Tekankan Menjaga Kebhinekaan Dalam Pluralitas Adalah Fitrah Bangsa Indonesia
Teliti Bisnis Sufistik Al-Ghazali Kiai Pesantren Raih Gelar Doktor
Gereja Katolik Tolak Memberkati Pernikahan Pasangan Sejenis
Agenda Pemimpin Tertinggi Katolik Di Irak
Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rasisme Tumbuh Di Indonesia
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.344.073 Since: 05.03.13 | 0.1775 sec