Olah Raga

Italia Juara Piala Eropa 2020 Bungkam Inggris Lewat Adu Penalti 3-2

Monday, 12 Juli 2021 | View : 108
Tags : Inggris, Italia

LONDON-SBN.

Final Piala Eropa 2020 yang mempertemukan Gli Azzurri julukan tim nasional (timnas) sepakbola Italia melawan timnas Inggris yang berjuluk The Three Lions  digelar di Wembey Stadium/Stadion Wembley, Wembley Park, London Borough of Brent, London, Inggris, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Timnas Italia sukses meraih gelar Piala Eropa 2020. Italia keluar sebagai juara Piala Eropa 2020. Hal tersebut dipastikan usai Gli Azzurri berhasil mengkandaskan impian The Three Lions julukan timnas Inggris. Gli Azzurri sukses membungkam seisi Wembley lewat adu penalti dengan skor 3-2.

Bertanding di Wembey Stadium/Stadion Wembley, Wembley Park, London Borough of Brent, London, Inggris, Senin (12/7/2021) dini hari WIB, Italia dan Inggris bermain imbang 1-1 sampai extra time.

Gol timnas Inggris dicetak oleh Luke Shaw di babak pertama ketika pertandingan baru berjalan 2 menit dan The Blues mengimbangi lewat gol dihasilkan Leonardo Bonucci pada menit ke-67.

Duel berlangsung imbang di waktu normal dan extra time. Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Demi mencari sang juara, pertarungan harus lanjut ke adu penalti. Italia pada tahap ini berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Di pertandingan final ini, Italia tak melakukan pergantian sama sekali dari tim yang terakhir kali berduel lawan Spanyol. Sementara itu, The Three Lions melakukan satu pergantian pemain saja dari skuat yang sebelumnya bermain lawan Denmark.

Italia melakukan kick off di pertandingan final Piala Eropa 2020 ini. The Blues pun berusaha menekan Inggris lebih dahulu. Tapi, malah The Three Lions yang akhirnya bisa mencetak gol lebih dahulu. 

Inggris mendapat gol cepat di menit kedua. Tim Tiga Singa mampu unggul cepat ketika laga baru berjalan dua menit. Pada menit kedua, serangan balik The Three Lions dipungkasi oleh tendangan keras kaki kiri Luke Shaw di tiang jauh setelah memanfaatkan umpan crossing matang Trippier dari sisi kanan.

Umpan silang Kieran Trippier berhasil disambar Luke Shaw yang mengarahkan bola ke tiang dekat. Umpan silang Kieran Trippier dari sisi kanan menuju Luka Shaw yang tak terkawal di tiang jauh. Luke Shaw mampu menyambar bola untuk memperdayai kiper Gianluigi Donnarumma. Inggris unggul 1-0.

Italia mencoba memberi perlawanan selepas tertinggal 0-1. Tertinggal, The Blues tampil menekan memburu gol penyama kedudukan.

Ada peluang dari tendangan bebas Lorenzo Insigne, yang arah bolanya masih melambung sedikit di atas gawang Inggris. Pada menit ke delapan, Italia mendapat kans mencetak gol melalui tendangan bebas sedikit di luar area kotak penalti Inggris. Namun, bola eksekusi Lorenzo Insigne masih melambung di atas mistar gawang.

Inggris tak main bertahan setelah mendapat keunggulan. Tim besutan Gareth Southgate justru menyulitkan Gli Azzurri dengan permainan cepat di sisi lapangan.

Inggris berada di atas angin. Perubahan taktik The Three Lions membuahkan hasil. Pasukan Gareth Southgate kokoh dalam bertahan dan saat menyerang Italia, mereka menemukan sejumlah celah untuk dieksploitasi, khususnya di area sayap dan antara lini tengah dan belakang.

Sampai laga berjalan 20 menit, The Blues masih kesulitan masuk ke kotak penalti Inggris. Permainan bola-bola panjang Gli Azzurri kerap mentok di sepertiga akhir pertahanan lawan.

Pemain Napoli, Lorenzo Insigne melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti di menit ke-27. Upaya dari winger Italia itu masih belum menemui sasaran.

Inggris bermain jauh lebih tenang. Mason Mount dkk. tidak gegabah saat dalam penguasaan bola.

Setelah setengah jam, Inggris menurunkan tempo permainan. Ini membuat permainan Italia sedikit berkembang. Namun, The Blues tetap kesulitan membongkar pertahanan The Three Lions. Hal ini jelas membuat pasukan Gli Azzuri frustrasi.

Federico Chiesa melakukan solo run dari tengah lapangan pada menit ke-34. Dia mampu melewatkan beberapa pemain Inggris untuk kemudian melepaskan tembakan di depan kotak penalti, tapi bola masih melebar dari target.

Pada menit ke-35, Italia mendapatkan peluang, hasil kerja keras Federico Chiesa. Dari tengah lapangan ia melewati hadangan Rice dan saat mendekati kotak penalti, ia melepas tendangan keras dengan kaki kirinya. Namun, bola cuma melipir ke samping kiri gawang Jordan Pickford.

Inggris sendiri beberapa kali melancarkan serangan balik. Justru serangan The Three Lions yang terlihat berbahaya meski pada akhirnya masih bisa dinetralkan Chiellini cs.

Inggris gantian mengancam di menit ke-36. Luke Shaw melepaskan umpan silang mendatar ke depan gawang Italia, namun bola berhasil disapu Emerson Palmieri.

Italia melepaskan tembakan ke gawang di menit ke-45 lewat kaki Marco Verratti, tapi Jordan Pickford masih dengan mudah menangkap bola.

Italia sempat mendapat peluang apik pada menit ke-46. Namun, tendangan Immobile dari tengah kotak penalti memanfaatkan umpan silang dari Di Lorenzi dari sisi kanan masih membentur bek Inggris.

Tak ada gol tambahan hingga turun minum. Pada akhirnya babak pertama berakhir tanpa ada gol tambahan. Kedudukan sementara akhir babak pertama, Italia 0-1 Inggris.

Italia berusaha tancap gas di babak kedua. The Blues tentu ingin segera menyamakan kedudukan. Namun, Inggris tentu juga tak berdiam diri. The Three Lions juga berusaha mencetak gol lagi.

Dari sini terjadi kontroversi. Inggris mengancam di awal babak kedua lewat Raheem Sterling. Pada menit ke-48, Raheem Sterling mengejar umpan Luke Shaw. Namun, pemain berusia 26 tahun ini kemudian terlihat jatuh di area kotak penalti. Striker milik Manchester City itu kemudian jatuh di kotak penalti, tapi wasit tak menganggap ada sebuah pelanggaran. Para pemain Inggris bersikukuh Raheem Sterling dilanggar Bonucci. Namun, wasit Bjorn Kuipers tak melihat ada pelanggaran terjadi. Play on. Namun dari tayangan ulang, terlihat pergerakan Raheem Sterling memang diganggu oleh Bonucci.

Giliran The Blues mendapat peluang pada menit ke-50 lewat tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Inggris. Bola yang dieksekusi Insigne masih sedikit melebar dari target.

Italia tak kunjung bisa mencetak gol penyeimbang. Akhirnya, pelatih Roberto Mancini pun mengganti taktiknya. Roberto Mancini membuat perubahan di menit ke-55 dengan menarik keluar Nicolo Barella dan Ciro Immobile. Keduanya digantikan oleh Bryan Cristante dan Domenico Berardi.

Perubahan ini membuat Chiesa berpindah ke posisi kiri dan nyaris berbuah gol di menit ke-57. Pada menit ke-57, Italia mendapat peluang emas pertamanya di laga ini. Tusukan Chiesa dari kiri membantu Insigne bisa mendekati gawang Inggris. Bola tembakan Chiesa memantul ke Insigne, yang dari jarak dekat melepaskan tembakan namun masih bisa ditepis Jordan Pickford. Ia pun melepas tendangan keras dari jarak dekat, namun masih bisa ditahan oleh kiper Jordan Pickford.

Italia berada di atas angin. Mereka mengepung pertahanan Inggris. Peluang pun didapat pada menit ke-62 melalui tendangan keras Chiesa dari luar kotak penalti. Chiesa nyaris merobek gawang Inggris di menit ke-62. Bola tembakannya dari dalam kotak penalti, namun bola masih bisa berhasil ditepis kiper Jordan Pickford.

Upaya Gli Azzurri mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Italia akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang. Italia berhasil menyamakan skor di menit ke-67. Sebuah kemelut di kotak penalti Inggris dari umpan sepak pojok diselesaikan oleh Leonardo Bonucci. Leonardo Bonucci membobol gawang Jordan Pickford memanfaatkan kemelut yang bermula dari sepak pojok. Bonucci menjebol gawang Inggris dengan tendangan kaki kirinya, memanfaatkan kemelut dari sepak pojok dari sisi kiri yang dieksekusi Insigne. The Blues berhasil menyamakan kedudukan, skor berubah imbang 1-1.

Gli Azzurri bermain semakin ngotot setelah berhasil menyamakan skor. Italia semakin dominan usai skor imbang 1-1.

Italia makin ngegas usai mencetak gol. The Blues terus berusaha menekan pertahanan Inggris.

Gli Azzurri mencatatkan penguasaan bola sebesar 62 persen dibanding 38 persen milik Inggris sepanjang 90 menit. Beberapa aksi individu bahkan sempat membahayakan gawang Inggris.

Hal ini direspon oleh Southgate dengan pergantian pemain. Saka masuk pada menit ke-70, menggantikan Trippier.

Tiga menit kemudian, Italia mengancam lagi. Berardi mengejar umpan lambung dari tengah. Pickford gagal menghalau bola namun tendangan Berardi untungnya masih melambung. Beberapa saat kemudian, Inggris melakukan pergantian pemain lagi; Henderson masuk, Rice keluar.

Italia mengalami kerugian di laga ini. Italia kemudian mendapatkan pukulan berat. Chiesa yang sejak awal tampil begitu brilian terpaksa ditarik keluar pada menit ke-85 karena mengalami cedera dan Federico Bernardeschi jadi pengganti. Chiesa cedera dan terpaksa digantikan Bernardeschi pada menit ke-85.

Namun, hingga waktu normal berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta.  Sampai akhir, tak ada gol tambahan tercipta. Tak ada gol tambahan hingga laga 90 menit tuntas.  Italia 1-1 Inggris.

Laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Laga pun dilanjutkan ke babak extra time. Italia melawan Inggris pun lanjut ke tambahan 2x15 menit.

Italia langsung mengganti pemain di awal babak pertama extra time. Belotti masuk menggantikan Insigne. The Blues pun terus berusaha menggedor pertahanan Inggris.

Babak pertama tambahan waktu berjalan sengit. Italia dan Inggris saling bergantian melancarkan serangan, namun tak ada yang mampu mencetak gol dalam 15 menit awal.

Usaha The Blues masih belum membuahkan hasil. Verratti akhirnya ditarik keluar dan digantikan Manuel Locatelli. Inggris kemudian merespon dengan memasukkan Jack Grealish. Ia menggantikan Mason Mount.

Pada menit ke-103, Italia mendapat peluang apik. Emerson sukses melepas umpan crossing dari sisi kiri. Bola gagal diraih Bernardeschi, namun bisa dihalau Pickford. Untungnya bola rebound gagal disambar pemain Italia lainnya. Bola akhirnya keluar lapangan setelah terjadi kemelut.

Pada akhirnya, tak ada gol yang tercipta sampai babak pertama extra time berakhir.

Pada awal extra time babak kedua, Italia mendapat peluang melalui free kick jarak jauh Bernardeschi. Bola tendangan mengarah tepat ke tengah dan bisa dihalau Pickford. Bola sempat terlepas namun sebelum disambar pemain Italia, ia bisa mengamankan si kulit bundar.

Italia kemudian melakukan pergantian pemain lagi. Florenzi masuk menggantikan Emerson. Tak berselang lama, Jadon Sancho dan Marcus Rashford masuk menggantikan Walker dan Henderson.

Namun tak ada gol tercipta.

Kedua tim juga tidak mampu mencetak gol selama babak kedua tambahan waktu.

Papan skor juga tak berubah di 2x15 menit extra time.

Duel Italia melawan Inggris ini pun harus dilanjutkan ke babak penalti. Demi mencari pemenang di laga Italia melawan Inggris pun harus ditentukan lewat adu penalti. Juara Piala Eropa 2020 harus ditentukan lewat adu penalti.

Italia mendapat kesempatan sebagai tim penendang pertama. Domenico Berardi jadi eksekutor pertama Italia. Pada babak tos-tosan, penendang pertama masing-masing tim yaitu Domenico Berardi dan Harry Kane sukses menjalankan tugasnya. Domenico Berardi bisa mengecoh Pickford dan gol. Domenico Berardi sukses membawa Italia unggul 1-0. Eksekutor pertama Inggris adalah Harry Kane. Harry Kane selaku eksekutor pertama Inggris menyamakan skor 1-1 dengan powerful kick.

Andrea Belotti jadi penendang kedua Italia. Kiper Inggris Jordan Pickford membaca arah bola dengan baik. Andrea Belotti yang menjadi penendang kedua Italia gagal menjalankan tugasnya. Andrea Belotti maju sebagai penendang kedua Italia, tapi bola tembakannya ditepis oleh kiper Jordan Pickford.

Harry Maguire jadi penendang kedua Inggris. Inggris kemudian berbalik unggul 2-1 lewat eksekusi Harry Maguire. Harry Maguire membawa Inggris memimpin 2-1 setelah bisa mengecoh kiper Italia, Donnarumma. Mudah saja.

Pemain Juventus, Leonardo Bonucci jadi eksekutor ketiga Italia. Leonardo Bonucci menjadi penendang ketiga Italia dan menyamakan skor menjadi 2-2. Masuk, meski nyaris ditepis kiper Jordan Pickford. Leonardo Bonucci bisa menyetarakan angka menjadi 2-2 dengan bisa menaklukkan kiper Jordan Pickford.

Marcus Rashford jadi eksekutor berikutnya bagi Inggris. Marcus Rashford yang jadi penendang ketiga Inggris sepakannya menerpa tiang. Marcus Rashford dari Inggris gagal membawa timnya unggul. Bola membentur tiang kanan. Skor masih 2-2.

Federico Bernardeschi penendang keempat Italia. The Blues berbalik unggul 3-2 lewat tembakan Federico Bernardeschi. Federico Bernardeschi membuat The Blues berbalik memimpin 3-2 setelah bisa menceploskan bola ke gawang yang dijaga kiper Jordan Pickford.

Jadon Sancho menjadi eksekutor Inggris berikutnya. Eksekutor keempat Inggris, Jadon Sancho gagal mencetak gol. Tendangan Jadon Sancho berhasil ditepis kiper Donnarumma. Kiper Italia, Donnarumma kemudian bisa menyelamatkan tendangan penalti Jadon Sancho. Skor 3-2 masih untuk keunggulan Gli Azzurri.

Jorginho menjadi eksekutor kelima timnas Italia. Gli Azzurri membuang kesempatan juara setelah Jorginho selaku penendang The Blues gagal mencetak gol. Jorginho gagal menjalankan tugasnya sebagai penendang kelima Italia. Tendangan Jorginho berhasil ditepis kiper Inggris Jordan Pickford.

Bukayo Saka menjadi penendang kelima timnas Inggris. Inggris pun juga turut gagal setelah tembakan Bukayo Saka ditepis kiper Gianluigi Donnarumma. Bukayo Saka juga melakukan hal serupa.

It's going Rome! Gli Azzurri keluar sebagai juara. Italia jadi juara Piala Eropa 2020 usai menang 3-2 lewat adu penalti.

Ini merupakan gelar Piala Eropa pertama bagi Italia sejak 1968. Gli Azzurri mengakhiri penantian selama 53 tahun yang diwarnai dua kali kekalahan di laga final.

Sebelumnya, The Blues gagal menjadi juara usai tumbang di final pada Piala Eropa 2000 dan 2012. Gli Azzurri kalah di final dari Prancis 1-2 di Euro 2000 dan tumbang 0-4 dari Spanyol di Euro 2012.

Sementara untuk Inggris, kekalahan atas Italia membuat The Three Lions mengubur mimpi meraih trofi Piala Eropa perdana sepanjang sejarah. Inggris juga masih harus melanjutkan puasa gelar di turnamen besar yang telah berlangsung selama 55 tahun sejak menjuarai Piala Dunia 1966.

Susunan Pemain:

Italia (4-3-3):

Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Emerson; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne.

Cadangan:

Domenico Berardi, Federico Bernardeschi, Alessandro Bastoni, Bryan Cristante, Alessandro Florenzi, Rafael Toloi, Alex Meret, Andrea Belotti, Manuel Locatelli, Francesco Acerbi, Matteo Pessina, Salvatore Sirigu.

Pelatih: Roberto Mancini

Inggris (3-4-2-1):

Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire; Kieran Trippier, Kalvin Phillips, Declan Rice, Luke Shaw; Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane.

Cadangan:

Dominic Calvert-Lewin, Conor Coady, Reece James, Jack Grealish, Marcus Rashford, Sam Johnstone, Jordan Henderson, Jadon Sancho, Tyrone Mings, Aaron Ramsdale, Jude Bellingham, Bukayo Saka.

Pelatih: Gareth Southgate OBE

Wasit: Bjorn Kuipers (Belanda)

See Also

Toni Kroos Resmi Putuskan Pensiun Dari Timnas Jerman
Italia Kantongi Tiket Perempat Final Setelah Kandaskan Impian Austria 2-1
Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Eropa 2020
Kroasia Hempaskan Skotlandia 3-1 Di Piala Eropa 2020
Prancis Juara Grup F Setelah Imbang 2-2 Dengan Portugal
Swedia Juara Grup E Setelah Kalahkan Polandia 3-2
Spanyol Gilas Slovakia 5-0 Di Piala Eropa 2020
Inggris Juara Grup D Setelah Menang Tipis 1-0 Atas Republik Ceko
Denmark Lumat Rusia 4-1 Di Piala Eropa 2020
Belanda Hajar Makedonia Utara 3-0 Di Piala Eropa 2020
Austria Menang Tipis 1-0 Atas Ukraina
Swiss Hentikan Langkah Turki Di Piala Eropa 2020 Dengan Skor 3-1
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Wales
Spanyol Tertahan Polandia 1-1 Di Piala Eropa 2020
Prancis Berbagi Hasil Imbang Dengan Hungaria 1-1 Di Piala Eropa 2020
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Uruguay
Republik Ceko Tahan Imbang Kroasia 1-1
Christian Eriksen Pulang Dari Rumah Sakit
Chile Menang Tipis 1-0 Atas Bolivia
Swedia Taklukkan Slovakia Lewat Penalti 1-0
Brasil Gunduli Peru 4-0 Di Piala Copa America 2021
Belgia Singkirkan Denmark 2-1
Ukraina Menang Tipis 2-1 Atas Makedonia Utara
Belanda Bekuk Austria 2-0 Di Piala Eropa 2020
Rusia Menang Tipis 1-0 Atas Finlandia
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.388.505 Since: 05.03.13 | 0.1588 sec