Internasional

Eropa Akui Vaksin Covishield Dari India

Saturday, 03 Juli 2021 | View : 33

BRUSSELS-SBN.

Beberapa negara Eropa akhirnya memvalidasi vaksin Virus Corona (Covid-19) Covishield buatan India. Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (1/7/2021), Jerman dan Spanyol termasuk di antara sembilan negara yang menerima pelancong yang disuntik dengan vaksin Astrazeneca versi India.

“Jerman dan Spanyol termasuk di antara sembilan negara di Eropa yang telah memberi tahu India bahwa mereka akan menerima pelancong yang diinokulasi dengan Covishield, versi vaksin Oxford-Astrazeneca Covid-19 buatan India,” kata sumber kementerian luar negeri India.

Gesekan muncul antara India dan Eropa dalam beberapa hari terakhir atas pengecualian Covishield dari sejumlah nama vaksin yang diterima oleh program paspor vaksin Uni Eropa (UE).

Mulai Kamis, menurut Reuters, program tersebut memungkinkan siapa saja yang telah divaksinasi penuh dengan salah satu dari lima vaksin buatan Barat yakni Moderna, Pfizer-Biontech, Johnson & Johnson dan Oxford-Astrazeneca, untuk bepergian dengan bebas di dalam blok tersebut.

Pengecualian Covishield, yang diproduksi oleh Serum Institute India menggunakan metode yang serupa dengan vaksin Oxford-Astrazeneca Vaxzevria yang disetujui UE tetapi tidak memiliki otorisasi pasar UE, memicu kemarahan dan ancaman tindakan pembalasan oleh India terhadap pelancong dari Eropa.

Satu sumber kementerian luar negeri India mengatakan pada Kamis bahwa Austria, Jerman, Slovenia, Yunani, Islandia, Irlandia, Spanyol dan Swiss telah memberitahu pemerintah India bahwa Covishield akan diterima untuk tujuan perjalanan.

Estonia mengatakan akan mengakui semua vaksin yang disahkan oleh pemerintah India, kata sumber itu, yang akan mencakup Covaxin yang telah dikembangkan oleh perusahaan lokal Bharat Biotech.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyan Jaishankar mencuit di Twitter padaawal pekan ini bahwa ia telah membahas masalah otorisasi Covishield versi India selama pertemuannya dengan perwakilan Uni Eropa di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri G-20 di Italia.

Sumber kementerian luar negeri lainnya mengatakan India telah memberi tahu UE bahwa mereka akan mencabut persyaratan karantina bagi siapa pun yang membawa sertifikat Covid Digital UE. Tetapi Eropa harus mengizinkan akses yang sama kepada orang India yang bepergian dengan vaksin buatan India. (reuters)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.342.795 Since: 05.03.13 | 0.1938 sec