Keluarga

Bos Samator Group Arief Harsono Meninggal Dunia

Saturday, 03 Juli 2021 | View : 778

SURABAYA-SBN.

CEO Samator Group Arief Harsono meninggal dunia pada Jumat (2/7/2021). Bos Samator Grup, Arief Harsono, tutup usia karena positif Virus Corona (Covid-19).

Ia mengembuskan nafas terakhir karena sekitar pukul 22.00 WIB, pada hari Jumat (2/7/2021) di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Kota Surabaya, Jl. Undaan Wetan No.40-44, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Manager Legal Samator Group Kantor Pusat Surabaya Valentino Januar Krismanto mengungkapkan jika Arief Harsono meninggal dunia pada Jumat 2 Juli 2021 sekitar pukul 21.30 WIB di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Kota Surabaya, Jl. Undaan Wetan No.40-44, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

"Info dari Ibu Imelda Mulyani Harsono putri beliau atasan kami langsung, bapak terpapar COVID-19," kata dia saat dihubungi awak media, Sabtu (3/7/2021).

Kabar meninggalnya Arief Harsono diketahui dari unggahan sejumlah akun Instagram perusahaannya. "Our deepest condolence on the loss of Mr Arief Harsono, President Director of Samator Group. May his soul rest in peace," tulis unggahan akun media sosial Hotel Notovel Samator Surabaya Timur.

Arif Harsono dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia merupakan pendiri Samator Group, perusahaan bidang industri konstruksi mekanikal, elektrikal dan perdagangan alat kesehatan.

Samator merupakan salah satu perusahaan gas terbesar di Indonesia.

Samator Group adalah perusahaan yang berdiri pada tanggal 22 Juli 1975. Pada awalnya, PT. Samator hanyalah pabrik penghasil gas acetylene yang kecil.

Samator dimana klien utamanya adalah perusahaan gas industri swasta nasional maupun asing, termasuk perusahaan BUMN. Selama pandemi ini, Samator menyuplai sebagian besar tabung gas oksigen untuk rumah sakit di Indonesia.

Setelah menginjak usia 37 tahun, Samator berubah menjadi perusahaan gas yang memiliki 60 cabang di Indonesia.

Hal ini tidak lepas dari peran Arief Harsono, sang nahkoda kapal dari Samator yang dijuluki Bapak Oksigen Indonesia. Perjalanan Arief Harsono dalam mendirikan Samator dengan fasilitas lebih dari 50 pabrik oksigen dan 100 pos pengisian.

Kemudian Samator juga mampu menyediakan serangkaian produk dan jasa gas dalam memenuhi permintaan pasar dengan jaringan distribusi terbesar dan terluas di Indonesia.

Samator Grup telah tumbuh menjadi perusahaan Multi Triliun Rupiah dengan karyawan lebih dari 3.000 orang. Pada tahun 2004, Samator melakukan ekspansi usaha gas industrinya secara agresif dengan melakukan akuisisi atas PT. Aneka Gas Industri.

Almrhum Arief Harsono menjabat sebagai Presiden Komisaris PT. Aneka Gas Industri, Presiden Komisaris PT Satya Adhika Bhakti Multi Finance, dan Presiden Komisaris PT. Samator Gas Industri.

Almarhum Arief aktif sebagai Ketum Persatuan Umat Buddha Indonesia, Ketum Asosiasi Gas Industri Indonesia, Ketua APINDO DPP Jatim,Ketum DPP Walubi, Ketua STAB Maitreyawira, Ketua DPP Majelis PBMI, Ketum Pengurus Pusat LPTGN & Wakil Ketum IV PBVSI.

Almarhum juga menjabat di beberapa organisasi antara lain sebagai Ketua Majelis Maitreya Buddhis Indonesia, Ketua Majelis Buddhis Indonesia Assn, dan Ketua Gas Industri Indonesia Assn.

Almarhum Arief adalah salah satu orang yang berupaya untuk memenuhi keperluan oksigen di Indonesia. Bahkan beberapa bulan lalu dengan sejumlah pengusaha Arief menyumbang tabung gas oksigen ke India. Berkat kegigihannya, Indonesia mandiri di bidang oksigen.

Ketua Umum DPP REI Totok Lusida membenarkan kabar tersebut. Ia tidak tahu persis sejak kapan salah satu tokoh Walubi ini dirawat di rumah sakit. "Tadi siang masih video call sama adik saya," katanya dikutip dari ngopibareng.id.

Kabar meninggalnya Arief Harsono ini mengejutkan banyak kawannya. Ia selama ini dikenal sebagai pengusaha yang berhasil ikut menangani persediaan oksigen ketika pandemi.

Dahlan Iskan, pengusaha yang dekat dengannya belum lama menulis tentang kiprahnya.

Berikut tulisan dia tentang Arief Harsono selengkapnya.

Di bidang oksigen putra Indonesia juga boleh dibanggakan: Arief Harsono. Ia pemilik PT. Samator (Samarinda-Toraja).

Berkat kegigihannya kita sudah mandiri di bidang oksigen. Sudah menjadi raja di negeri sendiri.

Beberapa perusahaan asing justru kalah: tidak mampu bersaing dengan oksigen Samator. Bahkan ada perusahaan asing yang memilih tutup.

Tentu ada yang masih bertahan tapi tidak bisa besar: dari Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Italia. Sekarang ini Samator punya 48 pabrik oksigen di seluruh Indonesia. Termasuk di daerah yang secara komersial tidak menguntungkan, seperti Lombok.

Kemampuan produksinya mencapai 800 juta ton/tahun. Masih akan naik lagi kalau pabrik barunya di Surabaya beroperasi dua bulan lagi.

Saya tidak perlu lagi mengupas siapa putra Toli-toli, Sulteng ini.

Bahkan belakangan Samator membangun tangki-tangki penampung oksigen di rumah-rumah sakit. Oksigen tinggal dikirim dalam bentuk cair, dari pabrik ke tangki-tangki di RS itu.

Itulah sebabnya tidak sampai terjadi "drama" tabung oksigen seperti di India.

See Also

Jenazah Putra Sulung Gubernur Jawa Barat Tiba Di Tanah Air
Ketua MPR RI Ajak Selami Kedamaian Melalui Seni Dan Budaya
Presiden Joko Widodo Sebut Buya Syafii Maarif Seorang Guru Bangsa
Ketua MPR RI Hadiri Pernikahan Ketua MK RI Dengan Adik Presiden Joko Widodo
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Kenang Fahmi Idris Sebagai Sosok Inspiratif
Fahmi Idris Meninggal Dunia
BTS Borong 3 Piala Billboard Music Awards 2022
Presiden RI Dan Ketua MPR RI Jadi Saksi Pernikahan Putri Hary Tanoesoedibyo
Ketua MPR RI Dorong Komika Sampaikan Pesan Kebangsaan Melalui Stand Up Comedy
Bamsoet Resmikan Soft Opening Lounge In The Sky Indonesia, Tempat Baru Hangout Yang Menantang
Buka Lomba Free Fly Piala Ketua MPR RI, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Melindungi Satwa Langka
Piala Juara Free Fly Piala Ketua MPR RI Sama Dengan Piala MotoGP Mandalika Dari Tuksedo Studio Bali
How To Draw Realistic Mouths
Hari Bidan Nasional, Puan Maharani Sebut Bidan Ujung Tombak Kesehatan Ibu Dan Bayi
Ketua Presidium IPW Neta S. Pane Wafat
Pemerintah China Mengumumkan Kebijakan 3 Anak
Tokoh Konghucu Bingky Irawan Tutup Usia
Lapan Sebut Gerhana Bulan Total Terjadi Bertepatan Hari Raya Waisak
CEO Radio Suara Surabaya, Errol Jonathans Wafat
Wimar Witoelar Wafat Di Rumah Sakit Pondok Indah
Pemakaman Anton Medan Di Masjid Tan Kok Liong
Anton Medan Wafat
UMK Buka Prodi Teknik Industri
Penularan HIV/AIDS Melalui Hubungan Seksual Di Iran Meroket
Tekan Angka Kematian Bayi Akibat Hipotermia, Mahasiswa UMK Rancang Pup Baby
jQuery Slider
Arsip :20222021202020182016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.474.037 Since: 05.03.13 | 0.2057 sec