Internasional

Pemerintah India Perintahkan Mal Dan Bioskop Tutup

Saturday, 26 Juni 2021 | View : 33

NEW DELHI-SBN.

Otoritas negara bagian terkaya di India memerintahkan mal dan gedung bioskop untuk ditutup sebagai upaya mengendalikan varian virus Corona yang lebih menular, yang telah menggagalkan rencana untuk melonggarkan pembatasan.

Seperti diberitakan kantor berita Reuters dan Channel News Asia, Sabtu (26/6/2021), setidaknya 20 kasus infeksi Corona di negara bagian Maharashtra telah ditemukan terkait dengan varian baru Delta Plus.

Meskipun tidak diketahui dari mana varian itu berasal, Public Health England pertama kali melaporkan Delta Plus dalam buletin 11 Juni, menyebutnya sebagai sub-garis keturunan dari varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India tahun lalu.

Varian Delta ikut bertanggung jawab atas gelombang kedua yang ganas di India yang memicu ledakan kasus dan membanjiri sistem kesehatan.

Para ilmuwan khawatir varian Delta Plus dapat memicu gelombang infeksi baru saat India mulai pulih dari gelombang kedua. Banyak negara bagian India, termasuk negara bagian terkaya Maharashtra, telah melonggarkan aturan lockdown yang diberlakukan pada bulan April.

"Tingkat positif dan infeksi harian turun secara konsisten hingga seminggu yang lalu, tetapi di beberapa daerah kasus-kasus mulai meningkat lagi," kata seorang pejabat senior pemerintah di Maharashtra kepada Reuters.

"Kami tidak tahu apakah ini karena pelonggaran pembatasan atau varian baru, tetapi ini menjadi perhatian," tambah pejabat itu.

Varian baru ini menjadi perhatian di India, di mana lebih dari setengah populasinya masih belum divaksinasi. Hanya sekitar 5,6 persen dari populasi orang dewasa India yang berjumlah 950 juta telah menerima dua dosis vaksin Corona.

India sejauh ini telah melaporkan 48 kasus Delta Plus, dan penelitian sedang berlangsung untuk menguji efektivitas vaksin yang ada terhadap varian tersebut. Setidaknya 11 negara lain juga telah melaporkan kasus infeksi Delta Plus.

Di Maharashtra, negara bagian berpenduduk sekitar 126 juta orang, hanya sekitar 30 juta yang telah menerima dosis pertama vaksin.

Pada Jumat (15/6/2021), India melaporkan 51.667 kasus baru dan 1.329 kematian, menjadikan total kasus infeksi berjumlah 30,13 juta kasus dengan 393.310 kematian. (reuters/channelnewsasia)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.342.590 Since: 05.03.13 | 0.1772 sec