Agama & Masyarakat

Haedar Nashir Sebut 5 Masalah Pokok Penanganan Virus Corona

Friday, 25 Juni 2021 | View : 54

JAKARTA-SBN.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, ada lima masalah pokok yang ikut memperburuk penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Pertama, kata dia, banyaknya masyarakat yang tidak mau memperhatikan para ahli atau epidemiolog, namun justru mengikuti tokoh-tokoh yang mempromosikan pemikiran konspirasi soal corona dan vaksin.

"Karena kalau terus-terusan dikembangkan pandangan anti Covid, anti vaksin itu masyarakat lengah, kemudian mereka yang kerja di rumah sakit tambah berat beban kerjanya dan itu kan tidak mustahil menciptakan disharmoni di kalangan masyarakat," kata Haedar seperti dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Jumat (25/6/2021).

Masalah kedua, menurutnya, adalah pernyataan kelompok anti Covid dan anti vaksin yang menganggap bahwa pasien dan korban meninggal covid adalah rekayasa semata.

Haedar menilai, besarnya dukungan masyarakat kepada kelompok ini berkaitan dengan masalah ketiga, yaitu disharmoni dan inkonsisten pemerintah pusat dan daerah dalam menerapkan suatu kebijakan.

Ia mencontohkan soal pelarangan mudik dan pembukaan tempat wisata beberapa waktu lalu.

"Ini biasanya sering ada disharmoni antarpusat, antardaerah, antarbidang. Di satu sisi melarang mudik, tapi bidang lain membuka wisata. Nah, ini kan tidak harmonis sebenarnya," katanya.

Masalah keempat, kata dia, adalah karakter masyarakat yang dikenal tidak disiplin, suka melanggar dan apatis.

Menurutnya, saat ini sebagian masyarakat sudah bosan dengan keadaan hingga tidak disiplin dalam protokol kesehatan.

"Sebagian masyarakat mungkin karena sudah lelah, sudah capek, sudah bosan, lalu tidak disiplin lagi. Menganggap remeh, menganggap enteng, padahal itu dampaknya luas," ujarnya.

Masalah kelima, menurutnya, adalah dampak pandemi yang menambah beban, baik dari sektor ekonomi maupun budaya.

Apalagi, kata dia, pemerintah selama ini seringkali bimbang antara memulihkan ekonomi terlebih dahulu atau memulihkan kesehatan masyarakat.

"Dengan lima hal itu tidak membuat kita pesimis. Tapi musibah ini berat bukan karena musibahnya, tapi karena sikap kita dalam menghadapi musibah yang tidak selalu seirama, sejalan dan harmonis yang membuat musibah itu semakin berat," jelasnya. (jos)

See Also

Merawat Hubungan Antaragama
Mewujudkan Panggilan Gereja Di Tengah Covid 19
Sidang Istimewa Gereja Presbyterian Indonesia
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Said Aqil Siradj Sebut Beliau Tokoh Nasionalis Dan Religius
Ketua DPR RI Sebut Masjid At-Taufiq Dibangun Untuk Kenang Jasa Almarhum Taufiq Kiemas
Haul Sewindu Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Sebut Sudah Sewindu Bapak Wafat Tapi Masih Terasa Jasanya
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Katakan Saya Bersyukur Pernah Digembleng Pak Taufiq
Indonesia Resmi Tak Berangkatkan Ibadah Haji 2021
Menteri Agama Akan Umumkan Kepastian Ibadah Haji 2021 Kamis Besok Siang
Bamsoet Sebut Pesan Gus Dur Soal Agama & Suku
Bamsoet Tekankan Menjaga Kebhinekaan Dalam Pluralitas Adalah Fitrah Bangsa Indonesia
Teliti Bisnis Sufistik Al-Ghazali Kiai Pesantren Raih Gelar Doktor
Gereja Katolik Tolak Memberkati Pernikahan Pasangan Sejenis
Agenda Pemimpin Tertinggi Katolik Di Irak
Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rasisme Tumbuh Di Indonesia
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.114 Since: 05.03.13 | 0.1782 sec