Internasional

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000

Wednesday, 16 Juni 2021 | View : 57
Tags : Malaysia

KUALA LUMPUR-SBN.

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa mereka akan tetap menerapkan aturan lockdown total hingga kasus harian Virus Corona (Covid-19) di Negeri Jiran di bawah 4.000.

Malaysia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melonggarkan tindakan penguncian nasional (lockdown) bila infeksi harian masih berada diatas 4.000 kasus perhari.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Senior untuk Urusan Keamanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob. Ia mengatakan bahwa angka 4 ribu itu telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan bila belum menyentuh 4 ribu maka perintah kawalan pergerakan atau MCO tidak akan dilonggarkan.

Menteri Senior untuk Urusan Keamanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengatakan bahwa target tersebut ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan untuk memastikan angka Covid-19 dapat berkurang.

Menurut Ismail, pemerintah Malaysia tak akan membahas kemungkinan pelonggaran aturan Perintah Pengendalian Pergerakan (MCO) jika kasus harian Covid-19 belum di bawah 4.000.

"Saya telah diinformasikan Menkes Adham Baba bahwa ketika kasus di bawah 4.000, kami baru akan meninjau ulang MCO. Itu juga bukan berarti kami akan mengakhiri MCO, tapi meninjau kembali SOP untuk menentukan mana yang bisa dilonggarkan sedikit," ujar Ismail, seperti dikutip Bernama, Minggu (13/6/2021).

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa saat ini pihak pemerintah sedang dalam koordinasi penuh untuk mencari jalan keluar agar dapat menekan angka penyebaran infeksi.

"Kementerian Kesehatan akan melihat dan memberi tahu kepada Dewan Keamanan Nasional (MKN) saat rapat untuk melihat yang dapat kami lakukan ketika tingkat infeksi turun ke 4 ribu kasus. Kami tidak berjanji akan mendengarkannya. Hanya mendengarkan masukan," tuturnya.

Ia kemudian berkata, "MOH akan melihat dan menginformasikan kepada Dewan Keamanan Nasional (MKN) saat rapat untuk melihat yang dapat kami lakukan ketika level infeksi turun ke 4.000 kasus. Kami tidak janji akan mengakhirinya. Hanya mendengarkan masukan."

Bagaimana pun, Ismail berharap warga tetap patuh aturan lockdown dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar kasus harian Covid-19 di Negeri Jiran dapat di bawah 4.000 pada pekan depan.

Hingga saat ini ia juga mengatakan selagi kasus belum turun, masyarakat dihimbau agar tetap mengindahkan protokol Covid-19.

Malaysia sendiri sedang dalam posisi penguncian nasional mulai 1 Juni lalu. Sejak 1 Juni lalu, Malaysia menerapkan lockdown karena kasus Virus Corona (Covid-19) di Negeri Jiran sempat melonjak bulan lalu.

Awalnya penguncian ini direncanakan hingga 14 Juni, namun karena kasus infeksi masih tinggi, MCO diteruskan hingga 28 Juni mendatang. Pemerintah menetapkan lockdown sampai hari ini, Senin (14/6/2021). Namun karena kasus harian Covid-19 masih di atas 4.000, Malaysia memutuskan untuk memperpanjang lockdown.

Pada Minggu (13/6/2021) saja, Malaysia masih melaporkan 5.304 kasus Covid-19 baru.

Secara keseluruhan, Malaysia sudah mencatat 657 ribu kasus dengan angka kematian total 3.908 sejak pandemi Virus Corona (Covid-19) melanda tahun lalu. (bernama)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.064 Since: 05.03.13 | 0.1718 sec