Nasional

Megawati Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri

Friday, 11 Juni 2021 | View : 72

BOGOR-SBN.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketum PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi untuk menambah personel Polri dan TNI. Menurutnya, tidak usah memikirkan anggaran belanja kedua instansi tersebut terlebih dahulu.

"Saya bilang pada Pak Jokowi begini, bapak itu mesti nambahin yang namanya baik TNI kita, maupun polisi kita jumlah anggotanya. Jangan pikirin anggaran belanjanya dulu," tutur Megawati Soekarnoputri, dalam pidatonya saat menerima gelar profesor kehormatan di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Sentul, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Jumat (11/6/2021).

Megawati lantas menyinggung kesulitan menangani keamanan di Papua. Padalah menurutnya, keamanan itu dapat diatasi jika jumlah personel diperbanyak.

"Boleh kita lihat sekarang 514, kalo TNI itu koramil (namanya) di sini saya nggak tau ya. TNI AD di koramil kita satu koramil orangnya piro. Saya bilang ke Pak Budi Gunawan ya. Saya bilang piye toh urusan Papua itu," ujarnya.

Megawati mengatakan sebaiknya TNI Polri merekrut anak Papua untuk turut mengamankan wilayahnya. Sebab, mereka lah yang mengerti celah-celah kondisi wilayah Papua.

"Menurut saya itu kan mereka yang tuan rumah toh, tau jalan-jalan tikus. Itu yang saya bilang sangat perlu strategi perang gerilya. Mereka tahu kok, naik pohon bisa, opo bisa, apalagi yang di pegunungan bisa," ujarnya.

Jangan malah menurutnya, mendatangkan BKO dari luar daerah yang tidak tahu seluk beluk wilayah Papua. Mega lantas heran bagaimana strategi yang dijalankan untuk mengamankan Papua.

"Kepolisiannya jadi apa itu namanya ya BKO. Kalau perlu datangin dari sana terus dari sini, BKO saja anak-anak tuh ngga tau daerah, yang di situ yang tau daerah, coba tolong dong, ini gimana, ini strategi yang gimana, jangan setengah hati," ujarnya.

Megawati mengatakan agar TNI Polri tidak perlu menentukan angagran terlebih dahulu. Dia mengatakan sebaiknya instansi itu harus turun ke lapangan dulu baru menganggarkan. Dengan begitu, diketahui apa-apa saja yang dibutuhkan.

"Pak Bambang Soesatyo dan Ibu Puan Maharani, 514 kab/kota, nah itu koramilnya berapa satu koramil, terus kalau polisi di sini ada polisi opo enggak? Saya sudah ngomel saja, itu namanya apa, Polsek. Polseknya satu polsek berapa orang, ini kan harusnya kita sudah punya, saya selalu meng-encourage, ndak usah kita suka sistem terbalik," ujarnya.

"Apa, disodorkan dengan perencanaan anggaran dulu? Menurut saya salah, Kamu bikin realita ke lapangan, yang diperlukan ini apa. Nah, urusannya kemudian. Ini kan ndak, gimana ya, saya pikir gimana mau maju," lanjut Mega.

See Also

Selamat Hari Guru Nasional
Indonesia International Book Fair
Pengurus Baru Sinode Gereja Presbyterian Indonesia: Berubahlah Oleh Pembaharuan Budimu
Festival Cegah Korupsi
63 Titik Penyekatan Di Jakarta Saat PPKM Darurat
Titik Penyekatan Di Jalan Tol Jasa Marga Group Dalam Rangka Mendukung PPKM Darurat
Daftar Exit Tol Yang Tutup Saat PPKM Darurat
Puan Menyatakan Berduka Atas Tenggelamnya KMP Yunicee Dan Meminta Pencarian Korban Terus Dilakukan
Di Sesko AU, Puan Sampaikan Pentingnya Kekuatan Pertahanan Dan Ancaman Serangan Cyber
Presiden Joko Widodo Tinjau Langsung Pelaksanaan PPKM Mikro Di Kelurahan Rawasari
Presiden Joko Widodo Sebut PPKM Mikro Kebijakan Paling Tepat Untuk Saat Ini
Puan Sebut Perempuan Berperan Penting Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Ketua DPR RI Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi Kasus Virus Corona
Dorong Percepatan Vaksinasi, Ketua DPR RI Bawa Tambahan Vaksin Untuk Warga Jateng
Megawati Sebut Ayah Saya Dilengserkan Namun Roda Kehidupan Berputar
Megawati Soekarnoputri Resmi Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan Di Universitas Pertahanan
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Perlu Amandemen Sekali Lagi Untuk Hadirkan Kembali PPHN
Megawati Bingung Dicap Komunis
Megawati Cerita Soekarno Dilengserkan
Bamsoet: Ibu Megawati Tegaskan Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Menyusun Dan Menetapkan Haluan Negara
Ketua MPR RI Sebut Hari Lahir Pancasila Momentum Bangun Kembali Kebersamaan
Ketua DPR RI Minta Negara Hadir Lebih Nyata, Kebijakan Harus Tepat Dan Bermanfaat Untuk Rakyat
Presiden Joko Widodo Dorong Kerja Sama Daerah Untuk Bersama Tangani Pandemi Virus Corona
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Di Bintan
Presiden Joko Widodo Kunjungan Kerja Bertolak Menuju Provinsi Riau Dan Kepulauan Riau
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.241 Since: 05.03.13 | 0.198 sec