Agama & Masyarakat

Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Katakan Saya Bersyukur Pernah Digembleng Pak Taufiq

Tuesday, 08 Juni 2021 | View : 24

JAKARTA-SBN.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024, DR. (H.C.) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.I.Kom.hadir dalam acara mengenang sewindu wafatnya Ketua MPR RI periode 2009-2013, Taufiq Kiemas, Selasa (8/6/2021). Dalam kesempatan itu, Puan kembali teringat akan jasa dan ajaran Taufiq, serta bersyukur pernah digembleng langsung oleh mendiang yang dikenal sebagai ‘perajut silaturahmi kebangsaan’ tersebut.

Puan mengungkapkan, keluarga besarnya merasakan kehilangan mendalam ketika Taufiq Kiemas berpulang menghadap sang pencipta delapan tahun lalu. 

“Sebuah kehilangan bukan hanya beliau sebagai seorang suami bagi Ibu Megawati, dan ayah bagi kami. Tetapi juga kami merasa kehilangan seorang guru, mentor, dan panutan politik dalam perjuangan serta pembimbing kami dalam kehidupan,” tutur Puan.

“Saya merasa sangat bersyukur, bahwa sebagai seorang putri dan sekaligus kader almarhum Pak Taufiq, saya telah banyak belajar dan berguru tentang berbagai hal termasuk dalam perjuangan di dunia politik semasa beliau hidup,” sambung Puan, yang menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu mengungkapkan, gemblengan Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri yang membentuk karakter politiknya saat ini. 

“Semuanya adalah berkat penggemblengan tangan dingin kedua orang tua saya,” kata Puan.

Gemblengan itu, kata Puan, sudah dia dapat saat mendampingi Megawati berjuang di era Orde Baru, dan kemudian dirinya menjadi pengurus DPP PDI Perjuangan, lalu terpilih menjadi anggota dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta kini menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI.

“Kaderisasi dan penggemblengan yang saya alami dan rasakan sejak zaman ketika ikut Ibu saya ‘bergerilya’ saat dikuyo-kuyo zaman Orde Baru,” ungkap Puan.

Acara mengenang sewindu wafatnya Taufik Kiemas dilaksanakan dari Masjid At Taufiq dan diawali salat maghrib berjemaah, serta diikuti secara virtual oleh Megawati Soekarnoputri dan keluarga besarnya, serta masyarakat luas. 

Masjid At Taufiq merupakan masjid keluarga almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri, yang dibangun untuk mengenang jasa-jasa penggagas Empat Pilar MPR RI tersebut. 

“Peringatan ini kami laksanakan sebagai pengingat kami untuk terus berjuang melanjutkan semangat dan cita-cita serta api perjuangan almarhum Pak Taufiq Kiemas,” ujar Puan.

Pada acara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siraj  menyampaikan testimoninya, bahwa Taufiq Kiemas adalah seorang figur negarawan yang sangat nasionalis, relijius, dan memegang teguh nilai-nilai kebinekaan.

“Banyak hikmah yang saya ambil dari Pak Taufiq Kiemas, yang saya ambil pelajaran ketika mendampingi Bu Mega melewati masa-masa sulit, sabar dan tawakal,” ucap Said.

“Beliau nasionalis 100 persen, relijius. Seorang juru damai. Saat saya mendampingi beliau naik haji, bacaan Al Qur’an-nya sangat fasih,” sambung Said.

Selain itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga menyampaikan testimoni bahwa Taufik Kiemas merupakan figur yang menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Haedar menilai Taufiq sebagai figur yang ramah, pergaulan lintas batas, peduli dan empati pada kaum muda.

“Bagi Muhammadiyah, beliau selalu bersama kami merajut hubungan personal dan kebangsaan,” ungkap Haedar.

See Also

Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Said Aqil Siradj Sebut Beliau Tokoh Nasionalis Dan Religius
Ketua DPR RI Sebut Masjid At-Taufiq Dibangun Untuk Kenang Jasa Almarhum Taufiq Kiemas
Haul Sewindu Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Sebut Sudah Sewindu Bapak Wafat Tapi Masih Terasa Jasanya
Indonesia Resmi Tak Berangkatkan Ibadah Haji 2021
Menteri Agama Akan Umumkan Kepastian Ibadah Haji 2021 Kamis Besok Siang
Bamsoet Sebut Pesan Gus Dur Soal Agama & Suku
Bamsoet Tekankan Menjaga Kebhinekaan Dalam Pluralitas Adalah Fitrah Bangsa Indonesia
Teliti Bisnis Sufistik Al-Ghazali Kiai Pesantren Raih Gelar Doktor
Gereja Katolik Tolak Memberkati Pernikahan Pasangan Sejenis
Agenda Pemimpin Tertinggi Katolik Di Irak
Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rasisme Tumbuh Di Indonesia
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.086.492 Since: 05.03.13 | 0.1955 sec