Hukum

Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri

Wednesday, 19 Mei 2021 | View : 122

DENPASAR-SBN.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) ke-15 yang mulai menjabat sejak 3 Oktober 2019, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A. atau lebih akrab disapa Bamsoet mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Mengusung visi transformasi menjadikan “Polri Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri terus meningkatkan kinerjanya menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas, melainkan juga memiliki personel yang solid, professional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.

Mantan Ketua DPR RI periode 2018-2019 ini mengatakan Polri mengusung visi transformasi 'Polri Presisi' (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Selain itu, Bamsoet menilai Polri telah sukses meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, Polri sebagai lembaga penegak hukum tak hanya tegas, tapi juga memiliki personel yang solid, profesional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.

Ia pun menyebutkan Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Adapun keberhasilan ini tampak dari fungsi Lantas Polri yang telah menerapkan sejumlah inovasi, antara lain aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplikasi e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional.

"Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Untuk fungsi Lantas, antara lain, dengan menerapkan aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplikasi e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional. Sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM secara online. Tinggal duduk manis di rumah, SIM akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah," tutur Bamsoet dalam keterangannya di Bali, Rabu (19/5/2021).

Selain itu, Bamsoet juga menjelaskan peran Polri dalam fungsi Intelkam, Polri juga telah menerapkan melalui pengajuan SKCK online. Begitupun di berbagai fungsi lainnya. Ia pun menyebutkan Polri pada kepemimpinan Jenderal Sigit melakukan sejumlah fungsi lainnya seperti antara lain di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Bareskrim melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online, di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi, dan di Divpropam Polri melalui Propam Presisi.

"Polri juga terus menambah fasilitas tilang elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga akhir Maret 2021, sebanyak 244 titik kamera tilang elektronik telah tersebar di 12 wilayah Polda. Antara lain 98 titik di Polda Metro Jaya, 5 titik di Polda Riau, 55 titik di Polda Jawa Timur, 10 titik di Polda Jawa Tengah, 16 titik di Polda Sulawesi Selatan, 21 titik di Polda Jawa Barat, 8 titik di Polda Jambi, 10 titik di Polda Sumatera Barat, 4 titik di Polda DIY, 5 titik di Polda Lampung, 11 titik di Polda Sulawesi Utara, dan 1 titik di Polda Banten. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah," jelas mantan Ketua DPR RI ke-18 masa jabatan 15 Januari 2018-30 September 2019.

Meski begitu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini pun mengungkapkan bahwa Polri juga masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah yang tidak ringan, salah satunya terkait soal pengembangan sumber daya Polri.

Mengutip dari makalah yang disampaikan Kapolri saat mengikuti fit and proper test di DPR RI pada Januari 2021 lalu, Bamsoet menyebutkan total SDM Polri yang tercatat per Oktober 2020 lalu mencapai lebih dari 438.387. Adapun jumlah ini terdiri dari 24.500 anggota Polri Mabes, 393.543 anggota Polri Polda, 3.950 PNS Mabes Polri, dan 16.391 PNS Polda.

"Besarnya jumlah SDM juga membawa persoalan yang tidak mudah. Polri harus memastikan tidak ada ketentuan yang diskriminatif, yang dapat menghambat pengembangan sumber daya Polri. Antara lain terkait ketentuan personel yang dapat mengikuti sekolah staf dan pimpinan untuk latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi Kapolda, hingga standar terhadap polisi wanita," pungkas Bamsoet. (jos)

See Also

Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.249 Since: 05.03.13 | 0.1852 sec