Nasional

Gibran Rakabuming Raka Copot Lurah Gajahan

Sunday, 02 Mei 2021 | View : 10

SOLO-SBN.

Lurah Gajahan, Solo, berinisial S terseret dalam dugaan pungutan liar (pungli) bersama petugas linmas dengan modus pemungutan zakat dan sedekah lebaran.

Kasus pungli bermodus zakat ini terungkap saat masyarakat mengeluhkan praktik tersebut oleh petugas linmas.

Warga melaporkan adanya penarikan uang zakat dan sedekah oleh petugas linmas. Petugas linmas tersebut membawa surat dengan bertanda tangan Lurah Gajahan.

Wali Kota Surakarta yang menjabat sejak tanggal 26 Februari 2021, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menangani kasus tersebut tadi malam. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan.

"Pertama-tama saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang kurang nyaman ini. Terutama untuk warga Gajahan," kata Gibran dalam keterangan persnya, Sabtu (1/5/2021).

"Kasus ini sudah kami tangani kemarin malam. Uang yang terkumpul juga akan segera kami kembalikan ke warga," imbuhnya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mencopot Lurah Gajahan berinisial S karena diduga terlibat pungutan liar (pungli). Gibran Rakabuming Raka akhirnya mencopot Lurah Gajahan berinisial S yang diduga terlibat pungutan liar (pungli) bermodus zakat dan sedekah bersama petugas linmas.

Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo berinisial S dicopot karena diduga terlibat pungutan liar (pungli) bermodus zakat dan sedekah bersama petugas linmas. Selanjutnya, S akan diperiksa oleh dinas terkait.

"Hari Senin (lurah) dibebastugaskan. Pokoknya nanti habis ini semuanya akan diproses oleh Inspektorat dan dinas terkait," kata Gibran usai memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Balai Kota Solo, Jl. Jenderal Sudirman No.2, Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Minggu (2/5/2021).

Menurutnya, penarikan zakat tersebut melanggar aturan, sehingga akan dilakukan pemeriksaan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Namun Gibran masih belum menjelaskan sejauh mana keterlibatan lurah dalam peristiwa itu.

"Ada tanda tangan Pak Lurah di suratnya. Untuk selanjutnya BKPPD akan melakukan pemeriksaan dan penjatuhan sanksi sesuai dengan PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 53/2010," ujar dia.

Gibran menyebut tindakan tersebut dilarang dalam Surat Edaran (SE) Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya. Pada poin 4 tertulis larangan meminta dana dengan mengatasnamakan Tunjangan Hari Raya ataupun sebutan lain.

"Tertulis jelas (penarikan dana) shodaqoh, zakat, fitrah itu salah makanya ini langsung kita bebas tugaskan. Nggak mau lama-lama, sudah sangat bikin warga kurang nyaman," ujar dia.

Menurut Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, kop surat yang dipakai ialah Satlinmas dan dengan cap Satlinmas Gajahan. Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menerangkan kop surat yang dipakai ialah Satlinmas dan dengan cap Satlinmas Gajahan. Di bagian bawah tertulis bahwa lurah dan Ketua LPMK Gajahan mengetahui surat itu dan bertanda tangan tanpa cap.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan aksi para linmas itu adalah kebiasaan lama. Namun kondisi saat ini sudah jauh lebih baik sehingga tidak seharusnya kebiasaan itu dilanjutkan.

"Dulu saat mereka tidak mendapatkan honor, mereka dapatnya ya dari keliling saat 17 Agustus, saat hari raya. Tapi sekarang kan dana kelurahan sudah ada, linmas juga dapat sembako lebaran, bantuan sosial dan sebagainya. Jadi tradisi ini harus diluruskan," katanya.

Sementara itu, Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto, mengatakan telah memberi peringatan tertulis kepada linmas yang bersangkutan. Sanksi ini berbeda karena linmas bukan tenaga kontrak maupun PNS.

"Mereka sudah dapat SP-1, kalau mengulangi lagi tentu kita SP-2 ,SP-3, kita berhentikan. Mereka kan bekerja berdasarkan SK saja, bukan kontrak, tetapi digaji sesuai tugasnya," kata Ari.

Gibran juga berencana mengembalikan uang hasil pungli itu kepada masing-masing warga yang telah menyetorkan uang. Total ada Rp 11,5 juta yang sudah terkumpul dalam kisaran waktu 15 hari.

"Nanti kita kembalikan satu per satu ke toko-toko area Gajahan, sejumlah Rp 11,5 juta," ujarnya.

Kini Camat Pasar Kliwon bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berkeliling kawasan pertokoan di Coyudan untuk mengembalikan uang pungli tersebut.

Gibran terlihat tiba di kawasan pertokoan Coyudan bersama Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto, Minggu (2/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka lalu mendatangi toko pakaian PJP dan menemui pegawai toko.

Di toko itu, Gibran mengembalikan uang sebesar Rp 100 ribu sesuai data dari linmas. Pegawai toko pun membenarkan dirinya memberikan uang Rp 100 ribu kepada linmas.

"Lain kali kalau ada yang meminta uang jangan dikasih ya. Yang boleh menarik zakat itu Baznas. Jangan takut, foto saja orangnya, kirim ke saya," kata Gibran kepada pegawai itu.

"Saya dengan Pak Camat mengembalikan uang yang kemarin. Saya mohon maaf," ujar dia.

Dia kemudian melanjutkan berkeliling ke toko lain. Nilai dari pemberian uang itu bervariasi di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu yang tersebar di 145 titik.

"Di datanya ada 145 titik. Memang saya yakin dari pemberi pasti ikhlas, tapi tetap kembalikan semua karena melanggar aturan," ungkap Gibran.

Dari pihak pemberi pun menyampaikan jika praktik penarikan uang zakat dan sedekah itu sudah terjadi sejak sekitar 4 tahun lalu. Praktik pungli itu biasa dilakukan menjelang Idul Fitri.

"Saya tegaskan lagi, kita ini harus membiasakan yang benar. Jangan membenarkan yang biasa," tutupnya.

See Also

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Perbaiki Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Istri Gubernur Jawa Barat Dikabarkan Positif Virus Corona
BMKG Prediksi Jakarta Hari Ini Hujan Disertai Angin Kencang
Menristek Berharap Vaksin Merah Putih Penuhi Kebutuhan Jangka Menengah Dan Panjang
Pesantren Al Mawaddah Kudus Ciptakan Rekor Prestasi Dunia
Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.958.050 Since: 05.03.13 | 0.1821 sec