Internasional

Pangkalan Militer Amerika Serikat Di Irak Dihantam 5 Roket

Wednesday, 21 April 2021 | View : 59

BAGHDAD-SBN.

Sedikitnya lima roket dilancarkan ke sebuah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak pada Minggu (18/4/2021) waktu setempat. Serangan roket itu melukai lima kontraktor dan tentara yang ada di pangkalan militer tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/4/2021), seorang sumber keamanan setempat menuturkan kepada AFP bahwa dua roket di antaranya ditembakkan ke arah pangkalan udara Balad, sebelah utara ibu kota Baghdad, pada Minggu (18/4/2021) waktu setempat.

Dua roket itu dilaporkan mengenai sebuah asrama dan sebuah kantin milik perusahaan AS, Sallyport yang ada di kompleks militer tersebut.

Lebih lanjut, disebutkan sumber keamanan tersebut bahwa dua kontraktor asing dan tiga tentara Irak mengalami luka-luka akibat serangan roket itu. Asal kewarganegaraan kontraktor asing yang menjadi korban luka-luka belum diketahui secara jelas.

Belum ada klaim dari pihak maupun kelompok tertentu terkait serangan roket tersebut.

Namun AS biasanya menyalahkan faksi-faksi Irak terkait Iran atas serangan-serangan terhadap tentara dan diplomatnya di negara tersebut.

Diketahui bahwa sejumlah jet tempur F-16 ditempatkan di pangkalan udara Balad, dan sejumlah perusahaan pemeliharaan memiliki kantor di sana, dengan mempekerjakan warga Iran dan staf-staf asing.

Sejak Presiden Amerika Serikat (AS) ke-46, Joseph Robinette Biden Jr. yang lebih dikenal dengan nama Joe Biden menjabat pada Januari lalu, tercatat sekitar 20 serangan bom atau roket menargetkan kepentingan-kepentingan AS di Irak, termasuk pangkalan-pangkalan militer yang menjadi markas tentara AS di negara tersebut.

Puluhan serangan lainnya terjadi selama musim gugur tahun 2019 saat AS masih dipimpin mantan Presiden AS ke-45, Donald John Trump. Dua warga AS dan seorang warga sipil Irak tewas dalam serangan semacam itu sejak akhir tahun 2019.

Pangkalan udara Balad juga menjadi target serangan pada awal bulan ini, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Pada Februari lalu, belasan roket menargetkan kompleks militer di dalam bandara Arbil, Irak, yang juga digunakan sebagai markas tentara koalisi pimpinan AS. Serangan itu menewaskan seorang warga sipil Irak dan seorang kontraktor asing yang bekerja dengan tentara AS.

Serangan-serangan semacam itu terkadang diklaim oleh kelompok bersenjata Syiah yang beraliansi dengan Iran, yang menuntut pemerintahan Biden menetapkan tanggal penarikan tentara AS di Irak, seperti yang ditetapkan untuk Afghanistan.

Pekan lalu, otoritas AS menyatakan komitmen untuk menarik pasukan militer yang tersisa di Irak. Namun baik AS maupun Irak belum menetapkan kerangka waktu untuk penarikan tentara tersebut, yang akan menjadi penarikan tentara AS kedua sejak invasi ke Irak tahun 2003 silam yang melengserkan Saddam Hussein. (afp)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.370.149 Since: 05.03.13 | 0.1491 sec