Agama & Masyarakat

Teliti Bisnis Sufistik Al-Ghazali Kiai Pesantren Raih Gelar Doktor

Thursday, 15 April 2021 | View : 114
Tags : Kudus

KUDUS-SBN.

Di kalangan pesantren, tokoh Sufi Imam Al Ghazali sangat populer. Karangannya kitab ihya’ ulumuddin dijadikan panduan bagi mereka yang ingin menyelami dunia tasawuf. Tapi siapa sangka, ternyata Al-Ghazali memiliki pemikiran ekonomi yang brilian.

Passionnya di bidang spiritualitas bisnis mendorong Sofiyan Hadi, pengasuh pesantren entrepreneur Al Mawaddah Kudus, untuk melakukan penelitian mendalam mengenai konsep Bisnis Sufistik Al-Ghazali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam sangat mendorong umatnya untuk bekerja dan menjadi produktif. Kegiatan produksi adalah bagian dari kewajiban sosial (fard kifayah). Al-Ghazali telah berhasil mendamaikan dikotomi antara dunia dan akhirat, antara bisnis dan tasawuf, antara menjadi pengusaha kaya dan masuk golongan al-Shiddiqin,” ungkap alumni Al-Azhar Mesir tersebut. 

Konsep Bisnis Sufistik Al-Ghazali dibangun di atas tiga pilar utama, yakni Keadilan (‘adl), kebaikan (Ihsan) dan Kasih Sayang (Syafaqah). Dari nilai-nilai inti (core values) ini muncul 19 karakter mulia, sebagaimana yang sekarang dipandang sebagai pondasi spiritual bagi pelayanan unggul yang sustainable. Yaitu bahwa pelayanan sejatinya harus lahir dari komitmen yang tidak bersyarat terhadap orang lain. Dan ini adalah hasil dari merasakan keadaan (empathy), kasih sayang (compassion), rendah hati (humility), dan cinta (love) kepada orang lain. Untuk meraih keselamatan, termasuk dalam dunia bisnis, manusia perlu menempuh gradasi spiritual (maqamat) melalui metode sufistik (al-Tariqah al-Sufiyah). Di antaranya yaitu taubat, sabar dan syukur, khauf dan raja’, zuhud,  tawakal, dan Mahabbah. 

Bisnis dengan pendekatan Sufistik menarik perjalanan mi’raj ke dunia atas (langit, ruh) di mana diri (self) mendapatkan pencerahan. Selanjutnya, untuk menjalankan misi ‘imarat al-ard sebagai khalifah Allah, manusia melakukan perjalanan kembali turun dengan kesadaran baru. Bisnis sufistik menjadi perangkat yang menghubungkan antara keduniaan (harta) dengan spiritualitas. 

“Seorang pengusaha bisa menjalani kehidupan secara seimbang dan harmonis: Menjadi sufipreneur,” tegasnya. 

Argumentasi motivator spiritual dan pembimbing haji ini dituangkan dalam bentuk disertasi berjudul “BISNIS SUFISTIK; Studi Pemikiran Ekonomi Al-Ghazali (W. 1111 M.)” yang mengantarkan Sofiyan meraih gelar doktor ke-164 dengan predikat sangat memuaskan di UIN Walisongo Semarang saat ujian promosi Doktor Di hadapan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. H Abdul Ghofur, M.Ag., Prof. Dr. Imam Suprayogo, M.A. (Penguji eksternal dari UIN Malang, Prof. Dr. H. Suparman, M.Ag., Dr. H. Abdul Muhaya, M.A., Dr. Ali Murtadlo, M.Ag., Dr. Sulaiman, M.Ag., Dr. Muhammad Sulthon, M.Ag., Dr. Muhyar Fanani, M.Ag., pada Senin (12/4/2021). 

Menurut Sofiyan Hadi, disertasi ini merupakan praksis pengembangan pesantren entrepreneur Al Mawaddah Kudus. Sekaligus upaya melestarikan warisan Sunan kudus berupa budaya Gusjigang (Bagus-ngaji-Dagang). Dalam implementasinya, setiap santri dibekali materi spiritualitas, leadership dan entrepreneurship. Beberapa unit usaha produktif menjadi sarana praktik untuk mencetak santri menjadi pengusaha. Beberapa prestasi membanggakan pun diraih. Tahun 2018 mendapat penghargaan Santri of the Year 2018 untuk kategori pesantren enterpreneur inspiratif. Tahun berikutnya mendapat penghargaan Santripreneuer awards 2019 dan tahun 2020 menjadi pemenang lomba kewirausahan pesantren yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. (sh/jos)

See Also

Merawat Hubungan Antaragama
Mewujudkan Panggilan Gereja Di Tengah Covid 19
Sidang Istimewa Gereja Presbyterian Indonesia
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Said Aqil Siradj Sebut Beliau Tokoh Nasionalis Dan Religius
Ketua DPR RI Sebut Masjid At-Taufiq Dibangun Untuk Kenang Jasa Almarhum Taufiq Kiemas
Haul Sewindu Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Sebut Sudah Sewindu Bapak Wafat Tapi Masih Terasa Jasanya
Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Katakan Saya Bersyukur Pernah Digembleng Pak Taufiq
Indonesia Resmi Tak Berangkatkan Ibadah Haji 2021
Menteri Agama Akan Umumkan Kepastian Ibadah Haji 2021 Kamis Besok Siang
Bamsoet Sebut Pesan Gus Dur Soal Agama & Suku
Bamsoet Tekankan Menjaga Kebhinekaan Dalam Pluralitas Adalah Fitrah Bangsa Indonesia
Gereja Katolik Tolak Memberkati Pernikahan Pasangan Sejenis
Agenda Pemimpin Tertinggi Katolik Di Irak
Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rasisme Tumbuh Di Indonesia
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.344.104 Since: 05.03.13 | 0.1696 sec