Hukum

KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster

Friday, 19 Maret 2021 | View : 124

JAKARTA-SBN.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 13 sepeda merek Lapierre terkait kasus dugaan suap ekspor benih lobster atau benur yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, EP, sebagai tersangka.

Sepeda gunung yang berasal dari Prancis itu diduga dibelikan oleh para eksportir benur untuk keperluan EP.

"Hari ini (19/3/2021) tim penyidik KPK menerima penyerahan sepeda sebanyak 13 unit berbagai merek dari pihak yang mewakili tersangka SAF (Safri)," beber Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

"Pembelian sepeda tersebut diduga dilakukan oleh tersangka SAF yang berasal dari uang yang dikumpulkan para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benih bening lobster di KKP tahun 2020," imbuhnya.

Ali Fikri menduga Safri, yang juga tersangka dalam kasus ini, membeli sepeda itu dari uang yang dikumpulkan para eksportir untuk kepentingan EP. Namun, dia tak menjelaskan kepentingan yang dimaksud.

"Pembelian sepeda tersebut diduga untuk kepentingan tersangka EP selaku Menteri KKP saat itu," ucap Ali Fikri.

Ke-13 sepeda itu sebelumnya dikumpulkan di lobi gedung KPK. Sepeda-sepeda kebanyakan terlihat berwarna oranye.

Tim penyidik KPK juga memeriksa 6 saksi terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Mereka diperiksa untuk tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), EP.

"Enam saksi diperiksa untuk tersangka EP," kata Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

Pemeriksaan berlangsung Jumat (19/3/2021) hari ini. Salah satu saksi yang rencananya diperiksa adalah Esti Marina yang merupakan sekretaris pribadi staf khusus EP, Andreau Misanta Pribadi. Andreau juga berstatus tersangka dalam perkara ini.

Berikut daftar 6 saksi yang diperiksa penyidik KPK hari ini:
- Riza Priyanta (PNS)
- Selasih J Rusma (Notaris PPAT)
- Mulyanto (Karyawan swasta/Pjs. Kepala Divisi Keuangan PT. Gardatama Nusantara)
- Eko Irwanto (Swasta)
- Alayk Mubarrok (Wiraswasta)
- Esti Marina (Mahasiswa)

Sebelumnya, ada tujuh orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap ekspor benur. Dalam kasus dugaan suap ekspor benih lobster, total ada tujuh tersangka yang ditetapkan KPK, termasuk EP.

Selain EP, KPK juga menetapkan enam orang lainnya adalah mantan staf khusus EP, Safri dan Andreau Pribadi Misanta; pengurus PT. Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi; staf istri EP, Ainul Faqih, dan sespri EP, Amiril Mukminin sebagai tersangka penerima suap.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah menetapkan Suharjito selaku Direktur PT. DPP sebagai tersangka. Dia diduga memberi suap kepada EP terkait ekspor benur.

Dari keseluruhan nama itu, hanya Suharjito yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap, sisanya disebut KPK sebagai penerima suap.

Dari nama-nama tersangka di atas, Suharjito telah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dia didakwa memberi suap ke EP sebesar Rp 2,1 miliar terkait kasus ekspor benur.

Untuk diketahui, PT. DPP merupakan calon eksportir benur yang diduga memberikan uang kepada EP melalui sejumlah pihak, termasuk dua stafsusnya. Dalam urusan ekspor benur ini, EP diduga mengatur agar semua eksportir melewati PT. ACK sebagai forwarder dengan biaya angkut Rp 1.800 per ekor.

See Also

Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.262 Since: 05.03.13 | 0.1692 sec