Ekonomi

Venezuela Jual Cadangan Emas

Friday, 05 Maret 2021 | View : 186
Tags : Emas, Venezuela

CARACAS-SBN.

Venezuela telah menjual cadangan emas negara ke Mali pada tahun 2020 melalui pesawat milik Rusia untuk ditukar dengan uang euro dan dolar Amerika Serikat (AS).

Seperti dilaporkan Reuters, uang hasil penjualan digunakan pemerintah Presiden Nicolas Maduro untuk tetap bertahan meskipun dijatuhi sanksi AS.

Pada Rabu (3/3/2021), Julio Borges, yang ditunjuk oleh pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai utusan utamanya di luar negeri, mengatakan bahwa emas itu dimurnikan di Mali dan kemudian dijual kembali terutama di Uni Emirat Arab (UEA). Penjualan itu untuk memungkinkan pemerintahan Maduro memperoleh setara dengan setidaknya 1 miliar euro (US$ 1,21 miliar atau Rp 17,2 triliun).

AS menuduh Maduro mencurangi pemilihan umum kembali tahun 2018. AS lantas menjatuhkan sanksi pada perusahaan minyak negara Venezuela pada awal 2019 dalam upaya untuk menekan Maduro agar mengundurkan diri.

Pemerintahan sosialis Maduro lalu beralih ke penjualan emas moneter sebagai sumber pendapatan, sehingga cadangan bank sentral turun ke level terendah dalam 50 tahun.

"Kami meminta pihak berwenang AS dan Eropa membuat sistem mereka untuk membongkar jenis kelompok kejahatan terorganisasi ini lebih canggih," kata Borges, menambahkan bahwa oposisi telah melacak perdagangan emas Venezuela selama setahun terakhir, yang berpuncak pada laporan yang disajikan Rabu.

Borges mengatakan bahwa Noor Capital - satu perusahaan Emirat yang pada awal 2019 menyatakan telah membeli tiga ton emas dari bank sentral Venezuela. Tetapi perusahaan akan menahan diri dari transaksi lebih lanjut sampai situasi Venezuela stabil. Noor Capital telah terlibat dalam transaksi emas ini pada tahun 2020.

Noor Capital tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Rabu (3/3). Tapi perusahaan telah menyatakan pada Januari 2019 bahwa pembelian emas Venezuela sesuai dengan “standar dan hukum internasional yang berlaku” per tanggal 21 Januari tahun 20219.

Kantor berita Reuters tidak dapat memverifikasi pernyataan Borges secara independen. Satu orang yang dekat dengan pemerintah Venezuela mengatakan bahwa sebagian besar emas yang meninggalkan negara itu ditujukan ke UEA setelah dua perhentian. Tetapi dia tidak memberikan rincian lebih lanjut. (reuters)

See Also

Memilih Domain And Hosting
Mau Belanja Gadget Komputer Murah?
Meraup Uang Via Media Sosial
Start Making Money With Click Wealth System
Piano For All-Click Bank
Pembongkaran Bangunan Dan Pedagang Kaki Lima Di Perumahan Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
Microsoft Corporation Bangun Pusat Data Di Malaysia
Perum Bulog Akan Serap 50.000 Ton Beras Petani Sumatera Selatan
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.389.384 Since: 05.03.13 | 0.1684 sec