Internasional

Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan

Wednesday, 14 Oktober 2020 | View : 295

BERLIN-SBN.

Menteri Kerja Sama Pembangunan Jerman, Dr. Gerd Muller menyoroti kurangnya niatan politik global untuk memberikan bantuan tahunan sebesar € 14 miliar atau sekira dengan Rp 231 triliun sebagai upaya mengatasi krisis kelaparan di seluruh dunia.

"Dunia tanpa kelaparan hal yang mungkin," kata Gerd Muller kepada jurnalis DW Melinda Crane. Jika negara-negara industri bekerja sama untuk mengumpulkan dana yang diperlukan setiap tahun hingga tahun 2030, mereka "dapat membantu 500 juta orang, bahkan mungkin lebih, mengeluarkan mereka dari jerat kemiskinan dan menyelamatkan mereka dari kelaparan."

"Jadi mengapa kita tidak melakukan ini? Ada kurangnya kemauan politik di seluruh dunia, karena € 14 miliar (atau sekira dengan Rp 231 triliun) bukanlah jumlah global yang tidak mungkin," katanya.

Komentar Gerd Muller menyusul seruan yang dibuat oleh Program Pangan Dunia PBB (WFP), untuk mengumpulkan lebih banyak uang guna menghindari kelaparan di tengah pandemi virus Corona. WFP mengatakan pada Selasa (13/10/2020) bahwa mereka perlu mengumpulkan US$ 6,8 miliar (Rp 95,2 triliun) selama enam bulan ke depan untuk mencegah kelaparan yang dipicu oleh pandemi.

WFP mengatakan sejauh ini telah mengumpulkan US$ 1,6 miliar atau sekira dengan Rp 22,4 triliun. David Beasley, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB (WFP), mengatakan bahwa tujuh juta orang telah meninggal karena kelaparan tahun ini, seiring dengan pandemi yang juga merenggut lebih dari satu juta jiwa di seluruh dunia. Angka itu, kata Beasley, bisa meningkat lebih jauh lagi akibat efek pandemi.

"Jika kita tidak menyelesaikan COVID, tingkat kematian karena kelaparan bisa menjadi 3, 4, 5 kali lipat," kata David Beasley.

Mller mengkritik kurangnya dukungan finansial untuk menghapus kelaparan, membandingkan angka € 14 miliar (atau sekira Rp 231 triliun) dengan investasi global lainnya. "Pada tahun ini saja, belanja senjata telah meningkat dengan tambahan € 70 miliar (atau sekira Rp 1.200 triliun)," katanya.

Jerman juga menginvestasikan lebih dari sepertiga dari "total pengeluaran Kementerian Kerja Sama Pembangunan dalam ketahanan pangan," ungkap Mller.

Dia menambahkan bahwa kementerian juga berinvestasi lebih lanjut dalam pasokan energi terdesentralisasi, yang menurutnya akan digunakan untuk mendukung petani kecil.

''Apa yang juga kami lakukan adalah mengamankan hak properti dan membuat pendaftaran tanah. Dan kami juga meminta akses yang sama bagi perempuan atas tanah dan properti - dan juga untuk pinjaman,'' tambahnya.

Krisis kelaparan di seluruh dunia menurun selama beberapa dekade, tetapi sekarang kembali meningkat sejak 2016. Konflik dan perubahan iklim jadi faktor pendorong meningkatnya krisis kelaparan.

Menurut Indeks Kelaparan Global, sebanyak 37 negara akan gagal mencapai tingkat kelaparan yang rendah pada tahun 2030.

Proyeksi itu tidak termasuk negara-negara yang datanya tidak mencukupi untuk menghitung proyeksi 2030, dan tidak memperhitungkan dampak COVID-19, "yang dapat memperburuk kelaparan dan kekurangan gizi dalam waktu dekat dan mempengaruhi pertumbuhan negara-negara di masa depan." (dw)

See Also

Partai Buruh Ungguli Partai Liberal Di Pemilu Australia
Penembakan Di Gereja Los Angeles
Geger Penembakan Tragis Di Buffalo
Komitmen Amerika Serikat Meningkatkan Peluang Beasiswa Bagi Warga ASEAN
Polisi Buffalo Ungkap Motif Kekerasan Penembakan
Motif Di Balik Penembakan Di Buffalo New York
Penembakan Di Buffalo New York Tewaskan 10 Korban
Penembakan Di Supermarket New York
KTT Khusus ASEAN-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pemulihan Virus Corona
Presiden Amerika Serikat Umumkan Era Baru Hubungan Amerika Serikat-ASEAN
Presiden Joko Widodo Sebut Penguatan Kemitraan ASEAN-AS Untuk Antisipasi Pandemi Di Masa Depan
Presiden Joko Widodo Dorong Kemitraan ASEAN-AS Dalam Penanganan Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo Menyerukan Hentikan Perang Sekarang Juga
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri KTT Khusus ASEAN-AS Hingga Bertemu Wapres AS
Presiden Joko Widodo Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Amerika Serikat
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pertemuan Dengan Kongres AS Hingga Presiden AS
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Tiba Di Washington DC
Karine Jean-Pierre Resmi Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat Di Kisaran 20.000 Kasus
Putaran Kedua Pemilihan Presiden Di Timor Leste
Kasus Virus Corona Di Korea Selatan Turun Ke Level Terendah
764.900 Dosis Vaksin Moderna Ditarik Dari Eropa
Kasus Virus Corona Muncul Di Kediaman Presiden Taiwan
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat 265.995 Kasus
Saat Ibu Iriana Ajak Istri PM PNG Keliling Kebun Raya Bogor
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.247.302 Since: 05.03.13 | 0.1712 sec