Hukum

Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International

Saturday, 14 Maret 2020 | View : 321

JAKARTA-SBN.

Bareskrim Mabes Polri menetapkan 13 tersangka terkait PT. Hanson International. Emiten properti yang sempat terkait dengan Benny Tjokrosaputro itu diduga membuka praktik bank gelap.

“Penyidik telah melakukan gelar perkara dan telah menetapkan 13 tersangka terdiri dari dua badan hukum dan 11 individu. Yaitu PT. Hanson dan koperasi PT. Hanson,” ungkap Kabag Penum Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.IK., M.Si., M.H. di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No.3, Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Perorangannya adalah RAS, AT, RA, R, JI, RM, J, JS, AI, MR, SI. Tujuh di antaranya sudah dilakukan penahanan yaitu RAS, AT, R, RM, RA, J, dan JI. Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 59 saksi terdiri dari Direksi dan Komisaris PT. Hanson International.

“Juga pengurus MTN/STB/RPH PT. Hanson, pengurus koperasi, marketing, investor/nasabah dari wilayah Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya, saksi manajemen investasi PT. Hanson, saksi properti PT. Hanson serta saksi ahli dari OJK dan Kementerian Koperasi,” imbuh mantan Kapolres KP3 Tanjung Priok pada tahun 2012 itu.

Dijelaskan, barang bukti yang disita penyidik berupa akta pendirian, bilyet MTN/STB/RPH yang dikeluarkan PT. Hanson International, bilyet koperasi, disposisi pengeluaran dana, cek, perjanjian utang, data nasabah, dan buku daftar anggota atau calon anggota.

Kasus itu bermula dari temuan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyebutkan mereka melakukan pelanggaran Undang-Undang Perbankan. Itu dilakukan karena telah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan hingga trilunan Rupiah. Padahal, PT. Hanson International bukanlah bank, melainkan perusahaan properti milik Benny Tjokrosaputro yang juga terseret dalam kasus Asabri yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). (bs/sp)

See Also

Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.517.711 Since: 05.03.13 | 0.1781 sec