Hukum

KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung

Tuesday, 18 Februari 2020 | View : 393

JAKARTA-SBN.

Tim penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung, Jl. R.A. Kartini No.17, Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Senin (17/2/2020).

Penggeledahan ini terkait penyidikan kasus dugaan suap pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung yang menjerat Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.

"Tim Penyidik KPK melaksanakan kegiatan penggeledahan di kantor DPRD Tulungagung guna mengumpulkan alat bukti dan menyelesaikan proses penyidikan perkara atas nama tersangka SPR (Supriyono)," kata Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi awak media, Senin (17/2/2020).

Meski demikian, Ali masih enggan membeberkan ruangan yang digeledah maupun dokumen atau barang bukti lain yang disita tim penyidik dari penggeledahan ini. Hal ini lantaran proses penggeledahan masih berlangsung.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Supriyono diduga menerima uang sebesar Rp 4.880.000.000 selama periode 2015 hingga 2018 dari Bupati Tulung Agung saat itu, Syahri Mulyo. Suap berkaitan dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

Dalam persidangan Syahri Mulyo terungkap bahwa Supriyono menerima Rp 3.750.000 000 dengan rincian, penerimaan fee proyek APBD Murni dan APBD Perubahan selama empat tahun berturut pada 2014-2017 sebesar Rp 500.000.000 setiap tahunnya atau total sekitar Rp 2 miliar.

Selain itu, Supriyono juga menerima uang sebesar Rp 750 juta untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sejak 2014-2018. Tak hanya itu, Supriyono juga diduga menerima uang sebesar Rp 1 miliar terkait fee proyek di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2017.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Supriyono, Kamis (7/11/2019). Supriyono ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018.

Mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan tangan terborgol, Supriyono terlihat keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, Supriyono yang juga mengenakan topi berwarna biru tak berkomentar apapun saat dikonfirmasi awak media mengenai kasus yang menjeratnya. Supriyono memilih bungkam dan bergegas masuk ke mobil tahanan yang menunggunya di pelataran Gedung KPK.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, tim penyidik menahan Supriyono di Rutan belakang Gedung Merah Putih KPK. Supriyono bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari.

"Tersangka SPR ditahan di Rutan KPK cabang K4 untuk 20 hari ke depan," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi. (det/jos)

See Also

Ketua MPR RI Dorong Menteri ATR/Kepala BTN Tegas Berantas Mafia Tanah
Anak TKI Yang Ditinggal Ibunya Resmi Mendapat Kewarganegaraan Malaysia
Kabareskrim Minta Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka
Kapolri Jamin Korban Begal Jadi Tersangka Dapat Keadilan
Kapolda NTB Menyatakan Penyidikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka Dihentikan
Kronologi Ade Armando Dikeroyok Massa Demo Di Depan Gedung DPR RI
Terawan Diberhentikan Dari IDI, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia Protes Keras
Ketua MPR RI Dukung Polri Terapkan Restorative Justice Dalam Berbagai Perkara Yang Relatif Ringan
Bamsoet Sebut KADIN Indonesia Dan Polri Siapkan MOU Pendampingan Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Sebut KADIN Dan Kejakgung Akan Berikan Edukasi Hukum Kepada Para Pengusaha
Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja Mahkamah Agung Di Tahun 2021
Bamsoet Dukung Polri Perkuat Sosialisasi Dan Pemberian Efek Jera Investasi Bodong
Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.247.050 Since: 05.03.13 | 0.172 sec