Internasional

Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona

Tuesday, 04 Februari 2020 | View : 354

TOKYO-SBN.

Otoritas Jepang mengkarantina sedikitnya 3.711 orang di dalam sebuah kapal pesiar terkait wabah virus corona. 

Ini dilakukan setelah seorang penumpang kapal pesiar itu dinyatakan positif virus corona.

Seorang penumpang yang telah turun dari kapal pesiar itu dinyatakan positif virus corona di Hong Kong.

Kapal pesiar yang seluruh penumpangnya dikarantina itu bernama Diamond Princess.

Seperti dilansir AFP, Selasa (4/2/2020), juru bicara pemerintahan Jepang, Yoshihide Suga, menyebut delapan orang di dalam kapal pesiar itu mengalami gejala-gejala virus corona seperti demam, saat kapal pesiar itu tiba di Teluk Yokohama pada Senin (3/2/2020) waktu setempat.

Tayangan televisi setempat menunjukkan sejumlah petugas karantina menaiki kapal pesiar Diamond Princess yang sedang dikarantina di Yokohama pada Senin (3/2/2020) malam waktu setempat. Para petugas itu masuk ke dalam kapal pesiar untuk memeriksa 2.666 penumpang dan 1.045 awak yang ada di dalamnya.

Langkah karantina ini dilakukan setelah seorang penumpang berusia 80 tahun yang turun dari kapal pesiar itu di Hong Kong pada 25 Januari lalu, dinyatakan positif terinfeksi virus corona yang kini merajalela.

"Penumpang itu tidak mendatangi pusat medis di dalam kapal saat dia berlayar bersama kami," tutur operator kapal pesiar itu, Carnival Japan, dalam pernyataannya.

"Menurut rumah sakit tempat dia dirawat, kondisinya stabil dan infeksi tidak ditemukan di antara anggota keluarganya yang berlayar bersamanya," imbuh pernyataan Carnival Japan itu.

Secara terpisah, seorang wanita berusia 20-an tahun yang berlayar bersama ibunya di kapal pesiar itu menuturkan kepada media lokal, TBS, bahwa seluruh penumpang 'diminta untuk tetap di dalam kamar mereka untuk menunggu pemeriksaan virus'. Wanita itu telah menunggu sejak Senin (3/2/2020) waktu setempat dan hingga Selasa (4/2/2020) pagi, dia tidak tahu kapan dirinya dan sang ibunda akan diperiksa.

Pihak Carnival Japan menyatakan bahwa keberangkatan kapal pesiar ini dari Yokohama akan tertunda selama 24 jam hingga Rabu (5/2/2020) besok atau bisa lebih lama. Dituturkan seorang pejabat Kementerian Kesehatan Jepang yang enggan disebut namanya, bahwa para petugas karantina saat ini tengah memeriksa kondisi setiap orang di dalam kapal pesiar.

Suga dalam pernyataannya menyebut keputusan untuk mengizinkan kapal pesiar itu berlabuh dan membiarkan para penumpangnya turun ke daratan Jepang 'akan diambil di pusat karantina' dengan mempertimbangkan masa inkubasi 10 hari yang diperkirakan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Sejak Sabtu (1/2/2020) lalu, otoritas Jepang melarang setiap Warga Negara Asing (WNA) yang pernah mengunjungi Provinsi Hubei pusat wabah virus corona beberapa pekan terakhir, untuk masuk ke wilayahnya. Warga asing yang memegang paspor asal Hubei juga dilarang masuk. Siapa saja yang menunjukkan gejala virus corona juga akan dilarang masuk ke Jepang. Suga menyebut sejauh ini, ada delapan warga asing yang dilarang masuk ke Jepang.

Kementerian Kesehatan Jepang pada Senin (3/2/2020) waktu setempat mengonfirmasi ada 20 kasus virus corona di wilayahnya, dengan empat kasus tanpa gejala apapun. Otoritas Jepang juga telah memulangkan lebih dari 500 warganya dari kota Wuhan, yang menjadi asal virus ini. (afp)

See Also

Partai Buruh Ungguli Partai Liberal Di Pemilu Australia
Penembakan Di Gereja Los Angeles
Geger Penembakan Tragis Di Buffalo
Komitmen Amerika Serikat Meningkatkan Peluang Beasiswa Bagi Warga ASEAN
Polisi Buffalo Ungkap Motif Kekerasan Penembakan
Motif Di Balik Penembakan Di Buffalo New York
Penembakan Di Buffalo New York Tewaskan 10 Korban
Penembakan Di Supermarket New York
KTT Khusus ASEAN-AS Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pemulihan Virus Corona
Presiden Amerika Serikat Umumkan Era Baru Hubungan Amerika Serikat-ASEAN
Presiden Joko Widodo Sebut Penguatan Kemitraan ASEAN-AS Untuk Antisipasi Pandemi Di Masa Depan
Presiden Joko Widodo Dorong Kemitraan ASEAN-AS Dalam Penanganan Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo Menyerukan Hentikan Perang Sekarang Juga
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri KTT Khusus ASEAN-AS Hingga Bertemu Wapres AS
Presiden Joko Widodo Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Amerika Serikat
Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Pertemuan Dengan Kongres AS Hingga Presiden AS
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Iriana Tiba Di Washington DC
Karine Jean-Pierre Resmi Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat Di Kisaran 20.000 Kasus
Putaran Kedua Pemilihan Presiden Di Timor Leste
Kasus Virus Corona Di Korea Selatan Turun Ke Level Terendah
764.900 Dosis Vaksin Moderna Ditarik Dari Eropa
Kasus Virus Corona Muncul Di Kediaman Presiden Taiwan
Jumlah Kasus Harian Virus Corona Di Korea Selatan Tercatat 265.995 Kasus
Saat Ibu Iriana Ajak Istri PM PNG Keliling Kebun Raya Bogor
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.247.105 Since: 05.03.13 | 0.1772 sec