Internasional

Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme

Monday, 02 Januari 2017 | View : 583

ISTANBUL-SBN.

Perdana Menteri Turki Binali Yldrm bersumpah akan menghukum siapa pun pengguna media sosial (sosmed/social media) yang kedapatan memposting dukungan kepada serangan teror.
Ancaman ini disampaikan menyusul penembakan massal ke sebuah klub malam di Istanbul yang menewaskan 39 orang dan melukai 65 orang.
"Harap diketahui bahwa tindakan menyanjung teror adalah kejahatan dan terancam sanksi pidana," kata Binali Yldrm via akun Twitter resmi Perdana Menteri Turki.
Dia menambahkan bahwa tujuan sejati terorisme adalah menyebarkan ketakutan dan menarik perhatian orang. Dia menitikberatkan untuk tidak membagikan posting-posting yang dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan kelompok teroris.
PM Turki Binali Yldrm menegaskan tidak ada perbedaan di antara organisasi-organisasi teroris karena tujuan mereka sama, yakni membunuh orang tanpa pandang bulu dan tanpa belas kasih.
Sementara itu, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag menandaskan bahwa membuat propaganda teror dan organisasi teroris adalah perbuatan kriminal.
Lewat akun resmi Twitter-nya, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag menegaskan bahwa orang yang menyebarluaskan pesan mendukung organisasi teroris sebelum dan setelah serangan Istanbul adalah sama dengan melakukan perbuatan kriminal.
"Membuat propaganda teror dan organisasi teroris serta menganjurkan pertentangan dan permusuhan, kebencian dan diskriminasi adalah kejahatan menurut undang-undang kita dan menghadapi sanksi pidana," kata dia dalam laman koran Hurriyet.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengacara Turki (TTB) Metin Feyzioglu mengumumkan bahwa TTB akan mengajukan gugatan kepada semua orang yang menyelamati teror di media sosial.
Metin Feyzioglu juga meminta siapa pun masyarakat melaporkan posting-posting di media sosial yang menyanjung terorisme.

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.344.079 Since: 05.03.13 | 0.17 sec