Hukum

FAS Pertanyakan Sikap Oknum Anggota DPR RI Paksa Kejati Hentikan Pengusutan Korupsi Kadin Jatim

Thursday, 25 Februari 2016 | View : 2034

SURABAYA-SBN.

Forum Arek Suroboyo (FAS) mempertanyakan sikap DPR RI yang terkesan memaksa dan menekan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) agar menghentikan pengusutan kasus korupsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim.

"Apalagi dengan mengancam, bahwa DPR RI akan mebuat Panja (panitia kerja), untuk menyorot kinerja Kejati Jatim jika kasus itu tidak dihentikan pengusutannya,” ungkap Ketua FAS Sholeh M.K.

Sholeh MK. menyatakan, janganlah dengan alasan bahwa dalam kasus itu sudah ada pelaku yang dihukum maka kasus harus dianggap mempunyai kekuatan hukum yang tetap (inkracht van gewijsde) dan tidak usah diteruskan penyidikannya.

Padahal ada bukti baru atau keadaan baru atau novum serta dalam sidang pengadilan ditemukan fakta bahwa ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus korupsi itu, lalu DPR RI memaksa agar Kejaksaan Tinggi memasukkan kasus ini kedalam peti es.

"DPR kok membuat alasan yang dibuat-buat yang bisa mengelabui masyarakat dan berpotensi melanggar hukum serta keadilan. Ini akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat, mengapa dengan keras DPR RI menghalang-halangi pengusutan kasus korupsi secara tuntas?” bebernya.

Menurut FAS, karena asas nebis in idem, dalam aturan hukum itu jelas menyatakan bahwa orang yang sama tidak bisa dihukum lagi untuk kasus yang sama yang sudah mempunyai kekuatan tetap (inkracht van gewijsde) yaitu seseorang tidak dapat dituntut atas kesalahan yang sama apabila telah diputuskan hakim sebagai keputusan akhir. Ini berlaku untuk pelaku yang sama yang sudah dihukum/divonis.

“Tapi, jika ditemukan bukti baru (novum), dan atau dalam sidang pengadilan ditemukan fakta bahwa ada pelaku lain dalam kasus itu, maka pelaku lain itu ya wajib diusut tuntas. Karena itu bukan nebis in idem,” jelas Sholeh MK.

Sholeh MK. memaparkan, jika ada kasus perampokan yang dilakukan oleh 5 orang. lalu yang 2 orang sudah diadili dan dihukum oleh vonis hakim di pengadilan. Lalu dalam perkembangannya 3 pelaku lain berhasil ditemukan. Maka 3 pelaku yang lain itu ya harus diusut dan dibawa ke sidang pengadilan untuk diadili.

"Tidak bisa lalu 3 orang pelaku yang ditemukan belakangan itu kemudian beralasan bahwa dalam kasus perampokan itu sudah ada 2 orang yang mewakili untuk dihukum, lalu pelaku yang 3 orang itu tidak mau diusut untuk diadili,” paparnya.

“Bisa dilihat juga dalam kasus-kasus korupsi yang lain yang sudah pernah terjadi, dimana sudah ada pelaku yang mendapat vonis dari hakim, tapi dalam pengembangannya ternyata ditemukan bukti baru serta dalam sidang pengadilan ditemukan fakta baru bahwa ada pelaku lain yang terlibat. Maka pelaku yang lain itu tetap bisa diusut dan diadili oleh pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” terang ketua FAS ini.

"Apakah ini sikap resmi DPR RI, atau hanya karena Adies Kadir itu punya hubungan akrab dengan Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur (Jatim), La Nyalla Mattalitti yang sekarang mulai diusut oleh Kejati Jatim, lalu lembaga DPR RI diduga dimanfaatkan untuk menekan aparat hukum agar jangan mengusut korupsi dengan tuntas?” pungkas Sholeh MK.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh berbagai media, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Kadin Jatim, dimana politikus Partai Golongan Karya (Golkar) kelahiran Balikpapan pada 17 Oktober 1968 yang juga merupakan mantan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya periode 2009-2014 itu, Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum. menyatakan pada media mengaku heran mengapa Kejati Jatim meneruskan pengusutan kasus itu.

Bahkan, pengurus Motor Besar Club Jawa Timur (Jatim) tersebut, Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum. yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golongan Karya (Golkar) Surabaya menganggap Komisi III DPR RI perlu membentuk Panitia Kerja (Panja) guna mencari penyimpangan dan penyelewengan  yang dilakukan Kejati Jatim dalam pengusutan kasus tersebut.

“Kenapa diusut terus? Jangan sampai hukum dibolak-balik,” tukas anggota Komisi III DPR RI mewakili daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur (Jatim) I, meliputi Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya serta lolos ke Senayan dengan raihan 30.093 suara pada Pemilu Legislatif 2014 lalu, Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum. dalam pernyataannya. (jarak/bt)

See Also

Ketua MPR RI Dorong Menteri ATR/Kepala BTN Tegas Berantas Mafia Tanah
Anak TKI Yang Ditinggal Ibunya Resmi Mendapat Kewarganegaraan Malaysia
Kabareskrim Minta Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka
Kapolri Jamin Korban Begal Jadi Tersangka Dapat Keadilan
Kapolda NTB Menyatakan Penyidikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka Dihentikan
Kronologi Ade Armando Dikeroyok Massa Demo Di Depan Gedung DPR RI
Terawan Diberhentikan Dari IDI, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia Protes Keras
Ketua MPR RI Dukung Polri Terapkan Restorative Justice Dalam Berbagai Perkara Yang Relatif Ringan
Bamsoet Sebut KADIN Indonesia Dan Polri Siapkan MOU Pendampingan Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Sebut KADIN Dan Kejakgung Akan Berikan Edukasi Hukum Kepada Para Pengusaha
Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja Mahkamah Agung Di Tahun 2021
Bamsoet Dukung Polri Perkuat Sosialisasi Dan Pemberian Efek Jera Investasi Bodong
Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.474.135 Since: 05.03.13 | 0.2126 sec