Hukum

KPK Segel Ruangan DYL Di DPR RI

Wednesday, 21 Oktober 2015 | View : 660

JAKARTA-SBN.

Penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang anggota DPR RI dari Fraksi Hanura, DYL, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015). Petugas lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (21/10/2015) siang menyegel kamar kerja anggota DPR RI asal Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), DYL yaitu ruang 1628 Gedung MPR/DPD/DPR RI.

Penyegelan ini terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap DYL dan enam orang lainnya, pada Selasa (20/10/2015) malam.

"Kami bertugas menyegel dan meminta agar ada dua petugas pengamanan dalam yang menjaga," kata salah satu petugas KPK, Ahmad Rifai.

Penyegelan dilakukan oleh tiga petugas KPK pukul 10.30 WIB. Penyidik KPK yang terdiri dari tiga orang tiba di ruang Fraksi Hanura, Lantai 16 Gedung Nusantara I sekitar pukul 10.45 WIB. Tiga petugas KPK tersebut langsung mengurus administrasi sebelum menyegel ruangan DYL bernomor 1628.

Petugas memasang pita segel di depan pintu tersebut. Terlihat segel berlambang KPK di ruangan DYL agar untuk mencegah pihak-pihak yang tak berkepentingan untuk masuk ke dalam.

"Kami hanya melakukan penyegelan, dan kita minta dua orang pamdal untuk menajaga ini," kata salah satu penyidik, Imam.

Setelah selesai melakukan penyegelan dan mengurus administrasi, penyidik meninggalkan ruang Fraksi Hanura sekitar pukul 11.45 WIB.

Setelah itu, tiga petugas KPK itu datang ke Sekretariat DPR RI.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota DPR RI dari Fraksi Hanura yaitu DYL, ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). DYL dicokok dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (20/10/2015), pukul 18.45 WIB.

Begitu informasi yang diperoleh awak media. Kabarnya, adik Gubernur Sulawei Selatan Syahrul Yasin Limpo itu ditangkap di Jakarta.

Kabarnya juga, DYL ditangkap saat melakukan transaksi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait sebuah kasus di Makkasar.

Berdasarkan informasi yang didapat, Selasa (20/10/2015) malam. Penangkapan itu terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam mega proyek yang jadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Informasi itu menyebutkan, DYL diciduk Tim Satgas KPK terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam megaproyek yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). DYL adalah adik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Berdasar informasi yang diperoleh, DYL merupakan anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi masalah energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, dan lingkungan hidup. 

Pada saat operasi, KPK tak hanya mengamankan DYL, tetapi turut mengamankan lima orang lainnya yang diduga dari pihak swasta. Selain DYL, dalam OTT yang dilakukan di sebuah lokasi di Jakarta itu, Tim Satgas KPK juga mengamankan lima orang lainnya.

Saat ini, para pihak yang diamankan, termasuk DYL sudah berada di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan dan tengah diperiksa secara intensif untuk mendalami ada atau tidaknya suatu Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diduga dilakukan keenam orang tersebut. Saat ini, status DYL dan lima orang lainnya masih terperiksa. (ant/kom)

See Also

Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.528 Since: 05.03.13 | 0.1508 sec