Hukum

Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Ibu Dan Anak Di Cakung

Friday, 16 Oktober 2015 | View : 1589

JAKARTA-SBN.

Tim Satgas Khusus berhasil mengungkap kasus pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) di Perumahan Aneka Elok, Blok A13, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Setelah sepekan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelakunya, Heri Kurniawan alias GE (39).

Di balik kesuksesan tim Satgas, ada kendala-kendala yang dihadapi aparat polisi dalam mengungkap kasus tersebut. Di antaranya mimimnya saksi, tidak ada CCTV dan kurang terbukanya pihak keluarga kepada aparat polisi.

"Kami melakukan olah TKP berulang-ulang untuk mendapatkan petunjuk, kami juga bekerjasama dengan Labfor Polda Metro dan DVI Mabes Polri. Kami analisa berulang-ulang secara kontinyu," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan jejak-jejak pelaku. Di antaranya dari bercak darah di TKP yang dijejaki sepatu sandal tersangka. Polisi juga menemukan darah bekas telapak tangan pelaku di dinding kamar korban.

Awalnya, polisi tidak memiliki kecurigaan jika ibu dan anak itu menjadi korban perampokan. Namun kemudian muncul petunjuk, ternyata ada handphone korban yang hilang di rumah tersebut.

"Dari keterangan keluarga korban tidak ada barang yang hilang, tetapi kemudian suami korban teringat jika ia pernah memberi sebuah handphone merek HTC kepada istri korban dan handphone tersebut hilang," jelas Kombes Pol. Krishna Murti.

Dari petunjuk itu, polisi kemudian mempersempit arah penyelidikan ke pelaku dengan menelusuri residivis-residivis. Petunjuk lainnya didapat dari anjing pelacak yang sempat. Berputar-putar di gang menuju rumah tersangka di Jl. Pahlawan Komarudin Ujung Krawang, Pulogadung, Cakung, Jaktim yang berada di belakang TKP.

"Kemudian kami menurunkan puluhan tim survailance untuk mencari residivis," ungkapnya.

Hasil penyelidikan, polisi mendapatkan petunjuk sosok tersangka. Tersangka merupakan residivis kasus narkotika yang baru bebas pada Juni 2015 lalu.

Di sisi lain, polisi melakukan tes DNA pada sampel keringat di gagang pintu rumah bagian dpn, 3 gagang pintu kamar,dan di shower kloset di kamar mandi. Didukung dengan keterangan salah satu saksi yang sempat melihat pelaku saat meninggalkan TKP.

"Kemudian berdasarkan keterangan saksi, kami buat sketsa pelaku yang mensketsa adalah profesional," ungkapnya.

Dari sketsa wajah pelaku itu, polisi semakin mengarah kepada pelaku. Sejumlah saksi mengetahui jika foto sketsa tersebut adalah tersangka Heri Kurniawan.

Setelah sepekan, pelaku pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5), akhirnya berhasil dibekuk tim Satgas Khusus.

Tersangka bernama Heri Kurniawan (39) itu, ditangkap saat sedang 'fly'. "Tersangka saat kami tangkap dia sedang menggunakan ganja," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Dari hasil pemeriksaan tes urine, tersangka positif menggunakan 3 dimensi yakni sabu, putaw dan ganja.

Heri Kurniawan (39), tersangka pembunuh Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) sudah tidak asing dengan dunia hitam penjara. Tersangka Heri Kurniawan juga diketahui merupakan seorang residivis kasus narkotika yang pernah dipenjara selama 4 tahun. "Tersangka ini merupakan residivis kasus narkoba. Dia baru keluar 6 bulan yang lalu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Kombes Pol. Krishna Murti mengatakan, tersangka mendapatkan vonis 6 tahun penjara atas kasus narkotika. Ia kemudian bebas setelah menjalani masa tahanan 4 tahun. "Tersangka di kasus narkotika divonis 6 tahun penjara, tetapi mendapatkan pembebasan bersyarat (PB) dan setelah 4 tahun menjalani hukuman, baru bebas. Tersangka bebas pada Juni 2015 lalu," jelas Kombes Pol. Krishna Murti.

Tersangka dibekuk tim Satgas Khusus di bawah koordinator Kombes Pol. Krishna Murti dan Kapolres Jaktim Kombes Pol. Umar Faroq serta Kasatgas AKBP Eko Hadi Santoso (Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya) dan 2 timnya Kompol Handik Zusen dan Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jl. Raya Bekasi Km 21 Pulogadung, Jaktim pada Kamis (15/10/2015) pagi.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso menambahkan, tersangka bebas dari penjara pada Juni 2015 lalu.

"Tersangka mendapatkan pembebasan bersyarat (PB), sehingga setelah 4 tahun dia bebas," kata AKBP Eko Hadi Santoso.

AKBP Eko Hadi Santoso menambahkan, tersangka memang sudah mengenal dunia hitam kriminal. Tersangka dikenal sebagai preman yang sering memalak.

"Dia ini suka ngemel, minta japrem (jatah preman) ke sopir-sopir truk," lanjutnya.

HK alias GE (39), tersangka pembunuh ibu dan anak di Cakung resmi ditahan di Polda Metro Jaya, Jumat (16/10/2015).

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti handphone merek HTC. Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo/dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. (det/jos)

See Also

Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.790 Since: 05.03.13 | 0.1694 sec