Hukum

Mensos Tegaskan Kekompakan Masyarakat Cegah Kekerasan Anak

Wednesday, 07 Oktober 2015 | View : 604

JAKARTA-SBN.

Menteri Sosial (Mensos) Indonesia ke-27 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Dra. Khofifah Indar Parawansa mengatakan kekompakan positif di dalam masyarakat dapat mencegah tindak kekerasan terhadap anak sehingga kasus memilukan PNF (9 tahun) yang tewas dibunuh dan dibungkus kardus dapat dicegah.

"Inilah pentingnya membangun kohesivitas masyarakat di sekitar anak sehingga memberi perlindungan. Sebagaimana yang berkembang adalah peran masyarakat diperkuat dengan dibentuknya satuan tugas perlindungan anak di tingkat RT/RW," kata Mensos Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Masyarakat, sambung mantan Wakil Ketua DPR RI bidang Industri, Perdagangan, dan Pembangunan dengan masa jabatan 1 Oktober 1999-26 Oktober 1999, memiliki peranan penting dalam memberi perlindungan bagi anak selain dari orang tua anak.

Masyarakat sekitar merupakan pihak di luar keluarga yang dapat mengetahui berbagai hal perilaku, teruama jika ada ancaman, sehingga menjadi salah satu unsur pelindung aktif anak itu sendiri. Kendati demikian, peran perlindungan orang tua anak juga harus terus diperkuat.

Menurut Mensos Khofifah Indar Parawansa, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri telah menginstruksikan pembentukan satuan tugas yang ada di tingkat RT/RW, yaitu Satgas Perlindungan Sosial. Instruksi ini telah diedarkan kepada kepala daerah seluruh Indonesia pada pertengahan 2015.

Kendati tidak secara spesifik untuk anak saja, satgas tersebut memiliki tugas dalam perlindungan sosial.

"Sesungguhnya Mendagri sejak Mei lalu itu sudah mengrim surat kepada bupati/walikota untuk menyiapkan Satgas Perlindungan Sosial. Atas surat Kemsos saat itu maka Kemendagri sudah menyurati agar ada Satgas Perlindungan Sosial di tiap RT hendaknya 5-10 orang satgas," tambah dia.

Satgas ini, lanjut Mensos, diharapkan dapat memberikan langkah-langkah perlindungan dan pencegahan terhadap anak, lansia telantar dan proteksi sosial yang lainnya.

Seharusnya, kata mantan Wakil Ketua DPR RI bidang Industri, Perdagangan, dan Pembangunan dengan masa jabatan 1 Oktober 1999-26 Oktober 1999, masing-masing kota/kabupaten sudah melaksanakan surat edaran Mendagri Mei lalu untuk membentuk satgas ini. Sehingga kasus kekerasan, termasuk pembunuhan PNF, relatif bisa termonitor dan perlindungannya lebih maksimal.

"Kita juga mendapatkan suasana yang memprihatinkan semua pihak bahwa kekerasan kepada anak termasuk kekerasan seksual fisik masih ditemukan di bebeberapa tempat. Ini harus jadi koreksi kita bersama untuk perhatian dan perlindungan maksimal terutama untuk anak di masa mendatang," pungkas mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke-5 dengan masa jabatan 26 Oktober 1999-9 Agustus 2001. (ant)

See Also

Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua KPK Melantik 1.271 Pegawai KPK Sebagai ASN
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk Indonesia
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
KPK Sita 13 Sepeda Lapierre Terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.730 Since: 05.03.13 | 0.171 sec