Internasional

Rusia Musnahkan 350 Ton Makanan Dari AS Dan Eropa

Sunday, 09 Agustus 2015 | View : 434

MOSCOW-SBN.

Rusia memusnahkan lebih dari 350 ton produk makanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa berdasarkan surat keputusan (SK) Presiden Vladimir Putin. Tindkan tersebut memicu kemarahan warga Rusia yang dilanda kekurangan pangan.

Presiden Vladimir Putin memerintahkan agar produk-produk makanan yang dilarang dimusnahkan begitu dikirim lewat perbatasan.

"Anda tak boleh menghancurkan makanan ketika terdapat begitu banyak orang yang kesulitan mencari makan," kata aktivis Olga Saveleva, yang membuat petisi di Change.org melawan kebijakan itu dan telah mendapat lebih dari 320.000 tanda tangan sejak Kamis (6/8/2015) lalu.

"Media secara terang-terangan memperlihatkan bagaimana makanan itu dibakar. Kami memiliki banyak orang yang lapar dan miskin. Ada juga veteran Perang Dunia II yang masih ingat blokade Leningrad, ketika ratusan ribu orang tewas karena kelaparan. Ini seperti ejekan buat kami," kata Olga Saveleva.

Moskwa melarang banyak produk daging, buah-buahan dan susu dari AS dan negara-negara Eropa tahun lalu, sebagai balasan atas sanksi negara-negara Barat terhadap Rusia menyusul pencaplokan wilayah Crimea dan keterlibatan militer Rusia di wilayah Timur Ukraina. Rusia sendiri membantah campur tangan militer di Timur Ukraina.

Bulan lalu, pemerintah mengusulkan agar produk terlarang yang terus masuk perbatasan dan dipajang di toko dimusnahkan saja. Putin menandatangani SK yang berlaku mulai Kamis untuk mengancurkan produk yang terlanjur masuk wilayah Rusia. SK ini tidak mencakup produk yang dibawa masuk warga negara untuk dikonsumsi sendiri.

Sejak SK ini berlaku, sejumlah stasiun televisi milik pemerintah terus memperlihatkan bagaimana keju, buah-buahan dan daging dibakar dan dibuldozer ke tanah. (usatoday)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.798 Since: 05.03.13 | 0.1387 sec