Nasional

Riau Diselimuti Asap Kiriman Sumsel Dan Jambi

Saturday, 04 Juli 2015 | View : 801

PEKANBARU-SBN.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam beberapa pekan terakhir di Sumatera mulai berdampak terhadap kualitas udara di Riau. Sejumlah daerah mulai diselimuti kabut asap, bahkan kabut asap sudah menganggu jadwal penerbangan di Bandara Pinang Kampai Dumai.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Provinsi Riau diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi.

"Kondisi Riau diselimuti kabut asap tipis pada malam dan pagi hari. Ini asap kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi yang beberapa hari terakhir ini juga terjadi kebakaran," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (4/7/2015).

Ia mengatakan asap dari kedua provinsi tersebut terbawa angin yang berhembus dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 5-15 knots atau setara 9-29 kilometer per jam. Bahkan, di Kota Pekanbaru asap sudah menyelimuti sejak Jumat (3/7/2015) malam yang membuat jarak pandang menurun drastis.

Kondisi asap kiriman ini, lanjutnya, akan diperparah dengan asap yang berasal dari kebakaran di sejumlah daerah di Riau. Pada Sabtu pagi ini Kota Dumai juga diselimuti asap dengan jarak pandang menurun tinggal satu kilometer, sedangkan Kota Pekanbaru, Pelalawan dan Rengat diselimuti asap tipis dengan jarak pandang berkisar 3-5 kilometer. Meski begitu, kondisi asap dinilai belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Kondisi polusi asap berdasarkan penghitungan alat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di enam daerah di Riau menunjukan kualitas udara terus menurun ke level "Sedang".

Dengan melihat pola pergerakan angin, kemungkinan asap mencapai Semenanjung Malaka untuk mencemari Singapura dan Malaysia semakin tinggi peluangnya, apabila tindakan antisipasi tidak segera dilakukan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan.

"Penanganan kebakaran tidak bisa hanya di Riau saja karena kebakaran di daerah lainnya juga bisa mengirimkan asap sampai ke negara tetangga," kata Sugarin.

Ia mengatakan peluang kebakaran masih tinggi karena kemarau yang membuat temperatur udara maksimal bisa mencapai 34 derajat dengan kelembaban 97 persen.

Berdasarkan pantauan Satelit Terra dan Aqua terakhir pada pukul 07.00 WIB menunjukan bahwa di Pulau Sumatera terdapat 36 titik panas (hotspot). Jumlah paling banyak adalah di Jambi dengan 11 titik, kemudian Riau 10 titik, Sumsel sembilan, Aceh dan Lampung masing-masing dua titik, serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

"Dari 10 hotspot di Riau, lokasinya paling banyak di Kabupaten Indragiri Hulu ada tujuh titik," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger kepada wartawan mengatakan, hingga kini masih ditemukan titik api di sejumlah daerah.

Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru saat ini terdapat 45 hotspot yang tersebar di 7 Kabupaten Kota di Riau.

"Hari ini data terbaru menunjukkan jumlah hotspot masih cukup tinggi. Dari 96 hotpsot yang terdeteksi di Sumatera, 45 titik diantaranya berada di Riau, paling banyak itu ada di Pelalawan dan Bengkalis yang masing-masing ditemukan 17 dan 15 titik panas," urai Edward Sanger, Selasa (30/6/2015).

Saat ini sambung Edward Sanger, beberapa daerah mulai diselimuti kabut asap. Seperti Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Pelalawan. Meskipun tidak terlalu tebal, namun akibat kabut asap ini me4mbuat kualitas udara menjadi menurun.

Lebih jauh dikatakan Edward Sanger, kabut asap yang terjadi di Riau saat ini bukan saja disebabkan oleh Karhutla yang terjadi disejumlah daerah di Riau. Tetapi lebih disebabkan Karhutla yang terjadi di Provinsi tetangga, Jambi dan Sumatera Selatan.

"Kabut asap di Riau saat ini kiriman dari Jambi dan Sumsel. Ini faktor arah angin yang memang mengarah dari Selatan ke Utara. Makanya sekarang beberapa daerah di Riau terpapar kabut asap," tandasnya.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger, hingga kini Satgas Karhutla masih berupaya melakukan pemadaman titik api dan modifikasi cuaca. "Tim satgas masih berupaya melakukan pemadaman titik api dan tetap berupaya melakukan modifikasi cuaca," cetusnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger, mengatakan upaya pemadaman dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) akan terus dilakukan karena mulai terlihat membuahkan hasil. Menurut dia, penyemaian awan dengan garam yang dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) itu sudah menghasilkan hujan disejumlah wilayah pada Sabtu dini hari seperti di Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan.

"Jumlah titik panas juga mengalami tren penurunan, karena itu TMC makin kita gencarkan," pungkas Edward Sanger.

Berikut update jumlah hotpsot di Riau berdasarkan data dari BMKG Pekanbaru:

- Bengkalis = 15.

- Pelalawan = 17.

- Siak = 4.

- Inhu = 3.

- Rohil = 3.

- Dumai = 2.

- Meranti = 1.

(ant/jos)

See Also

Hari Bhayangkara Ke-76, Ketua MPR RI Apresiasi Polri Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi
Gibran Sowan Ke Megawati Dan Prabowo
Ketua MPR RI Tegaskan Pancasila Menjadi Orientasi Visi Dan Misi Bangsa Indonesia
Ketua MPR RI Tegaskan Butuh Kerja Kolektif Seluruh Elemen Bangsa Dalam Membumikan Nilai Pancasila
Ketua MPR RI Dorong STIN Lahirkan Prajurit Perang Pikiran Berkelas Dunia
Ketua MPR RI Apresiasi Peresmian Smart Campus Dan Medical Intelligence Wangsa Avatar
Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan
Ketua MPR RI Apresiasi Kiprah 70 Tahun Fadel Muhammad
Ketua MPR RI Apresiasi ESQ Leadership Center Bentuk Karakter Sumber Daya Manusia Indonesia
Ketua MPR RI Apresiasi 76 Tahun Pengabdian BIN Jaga Kedaulatan Bangsa
Melihat Kehangatan Presiden Joko Widodo Bersama Cucunya Naik Mobil Golf
Secercah Asa Di Ujung Ramadan
Warga Yogyakarta Terharu Bertemu Presiden Joko Widodo Dan Dapat THR
Tiba Di Yogyakarta, Presiden Joko Widodo Bagikan Sembako Untuk Masyarakat
Ketua MPR RI Meresmikan Monumen Empat Pilar MPR RI Di Bali
Satu Arah Dan Ganjil Genap Di Jalan Tol Akan Mulai Diterapkan 28 April 2022
Ketua MPR RI Dorong Kerjasama Pengusaha Bantu Tingkatkan Keamanan Dan Pertahanan Siber Nasional
Ketua MPR RI Dorong Hadirnya Undang-Undang Keamanan Dan Ketahanan Siber
Perwira Brimob Gugur Ketika Mengamankan Demo Di Kendari
Ketua DPR RI Meminta Pemerintah Lindungi Nelayan Kecil Dari Kapal-Kapal Besar
Presiden Joko Widodo Meresmikan Penataan Kawasan Kota Kupang
Presiden Joko Widodo Tiba Di Bali Dalam Rangka Kunker Akan Buka Sidang Ke-144 IPU
Ketua MPR RI Tegaskan Pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara Harus Berlanjut Siapapun Presidennya
Ketua MPR RI Ajak Seluruh Elemen Bangsa Dukung Pembangunan IKN Nusantara
Ketua MPR RI Dorong Prajurit TNI Raih Prestasi Di Kejuaraan Menembak Internasional
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.247.079 Since: 05.03.13 | 0.1749 sec