Olah Raga

Garuda Muda Terkapar Di Laga Perdana

Wednesday, 03 Juni 2015 | View : 1044

SINGAPURA-SBN.

"Garuda Muda" demikian julukan Timnas Indonesia U-23 melakoni laga perdana SEA Games ke-28 Singapura 2015 dengan menghadapi Myanmar di Jalan Besar Stadium, 100 Tyrwhitt Rd., Kallang, Singapura, Selasa (2/6/2015) malam WIB.

"Merah Putih" demikian julukan lain Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Myanmar U-23 dengan skor 2-4 dalam pertandingan pertama di penyisihan Grup B cabang sepakbola SEA Games 2015, di Stadion Jalan Besar, 100 Tyrwhitt Rd., Kallang, Singapura, Selasa (2/6/2015). Tampil tertekan sejak menit awal, skuad Garuda pun harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 2-4.

Gawang Indonesia jebol oleh aksi Shine Thura pada menit ke-21, Si Thu Aung (37 dan 52), serta Lwin Kyaw Zin (66). Pasukan Aji Santoso memperkecil ketinggalan berkat gol Muhammad Abduh Lestaluhu di pengujung babak pertama serta Ahmad Nufiandani (68).

Akibat kekalahan ini Indonesia kini berada di posisi terbawah klasemen Grup B yang juga diisi Singapura, Kamboja, dan Filipina tersebut.

Hasil minor tersebut pun membuat kans tim arahan Aji Santoso itu untuk berprestasi di SEA Games 2015 kian menipis. Pasalnya, skuad Timnas Indonesia sudah ditunggu dua lawan relatif kuat, yakni tim tuan rumah, Singapura dan juga Filipina.

"The White Angels" demikian julukan Timnas Myanmar U-23 kini bertengger di urutan teratas klasemen Grup B, unggul selisih gol atas Singapura yang pada pertandingan sebelumnya sukses menundukkan Filipina, 1-0.

Myanmar tampil menyerang sejak awal. Barisan penyerang mereka kerap merepotkan barisan belakang Tim Merah Putih. Bek tengah, Manahati Lestusen pun harus bekerja keras untuk meredam serangan Myanmar yang dimotori Naing Kaung Sat.

Tanpa disangka, Myanmar tampil lebih ngotot ketimbang Indonesia di 10 menit pertama.

Sisi sayap menjadi andalan Myanmar, terutama area kiri yang dihuni pemain lincah yakni Thura Shine. Ye Ko Oo melewati beberapa pemain Indonesia dan mengakhiri aksinya dengan sebuah tendangan yang masih menyamping.

Garuda Muda kewalahan dengan tekanan-tekanan yang dilancarkan tim lawan. Saat menguasai bola, Evan Dhimas dan kawan-kawan terlihat gegabah.

Para pemain Indonesia sering melakukan kesalahan mendasar seperti salah umpan. Sementara setiap serangan Indonesia selalu berhasil diredam karena koordinasi permainan yang tidak bagus.

Evan Dimas yang menjadi andalan sebagai playmaker tak bisa berbuat banyak dalam pertandingan ini. Dia kerap tak mampu lepas dari hadangan pemain lawan.

Pressing Myanmar mulai berkurang, giliran Indonesia yang sekarang mengendalikan jalannya laga. Menit 17, Nufiandani Ahmad melepaskan tendangan yang cukup keras namun bola jatuh tepat ke pelukan Phyo Kyaw Zin.

Serangan Indonesia berlum berakhir, peluang yang cukup emas diraih Muchlis Hadi. Pada menit ke-18, Indonesia mendapat peluang lewat Muchlis Hadi. Putra mantan striker timnas Indonesia Ning Syaifulloh ini berhasil merangsek masuk ke kotak penalti lawan. Namun, tendangan kaki kirinya terlalu lemah dan melebar di sisi kiri gawang Myanmar. Sempat pamer skill, namun penyelesaian akhirnya masih jauh dari harapan. Striker bernomor punggung 9 itu seharusnya berhasil menciptakan gol pertama timnya.

Menit 22, Indonesia tertinggal 1-0 dari Myanmar. Tiga menit kemudian, gawang Indonesia justru kebobolan. Gol berawal dari aksi Kaung Sat Naing. Pemain berbadan gempal ini tetap mampu melewati jegalan bek Indonesia. Bola yang dibawanya kemudian lepas namun mengarah ke rekannya sendiri. Shine Thura memanfaatkan peluang ini dan berhasil menaklukkan kiper Muhamad Natshir Fadhil meski tendangannya tak terlalu keras. Berawal dari bola liar di dalam kotak penalti Merah Putih, Thura Shine langsung melepaskan tendangan dengan kaki kirinya dan bola melaju mulus ke gawang Fadhil Muhammad.

Kedua tim masih jual-beli serangan, terutama Indonesia yang kian agresif demi gol penyeimbang. Namun, tim arahan Aji Santoso itu belum lagi menghasilkan peluang yang membahayakan gawang Myanmar.

Derita Indonesia semakin panjang setelah gawang Fadhil untuk kali kedua dijebol oleh Myanmar pada menit 37. Menit ke-37, Myanmar mampu menggandakan keunggulan. Sebuah umpan dari tendangan bebas semula akan disambut oleh Kaung Sat Naing dengan sundulan namun lepas dan kiper Natshir berusaha menangkap bola. Namun bola memantul dan langsung disambut Si Thu Aung dengan sundulan. Gawang kiper asal klub Persib ini pun bobol untuk kedua kalinya. Berawal dari tendangan bebas, Naing Kaung Sat tanpa kesulitan meneruskan bola rebound dan membuat skor menjadi 2-0 untuk Myanmar.

Pada menit ke-44, Adam Alis Setyanto mampu melewati keruunan pemain lawan dan menyerang dari sisi kanan gawang. Namun tendangan kaki kirinya lemah dan berhasil dihalau pemain Myanmar.

Asa bagi Indonesia muncul di pengujung babak pertama. Di pengujung babak pertama, Indonesia akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Muhammad Abduh Lestaluhu. Dia menerima umpan di sisi kanan gawang Myanmar lalu melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kiri meski sempat dihadang pemain lawan. Kiper Myanmar, Kyaw Zin Phyo berupaya menjangkau bola namun tak bisa. Bola pun melesak ke gawangnya. Berniat memberikan umpan tarik, tendangan Lestaluhu Muhammad justru menjebol gawang Myanmar sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.

Memasuki babak kedua, Myanmar tetap tampil agresif. Indonesia pun belum bisa lepas dari tekanan. Barisan gelandang Indonesia yang kebanyakan bertipe stylish sering kalah saat bertarung dengan lawan yang tampil ngotot dan tak gentar bertarung melawan siapa pun.

Saat pertandingan babak kedua baru berjalan delapan menit, Myanmar kembali menambah keunggulan. Paruh kedua baru berlangsung 8 menit, gawang Timnas Indonesia U-23 kembali dibobol oleh pemain pasukan Myanmar. Gol bermula dari kesalahan bek Hansamu Yama yang berusaha membawa bola namun berhasil dicuri Si Thu Aung. Bek kiri Myanmar ini kemudian berhadapan satu lawan satu dengan kiper Natshir dan dengan mudah menaklukkan penjaga gawang Indonesia itu. Berawal dari blunder yang dilakukan Hansamu Yama, bomber Myanmar langsung berhadapan dengan Fadhil dan tanpa kesulitan mengubah skor menjadi 3-1.

Empat menit berselang, Myanmar nyaris menambah keunggulan menjadi 4-1 andai peluang emas yang diperoleh Thura Shine berbuah gol. Dengan cerdik, penyerang Myanmar tersebut memanfaatkan lobang di lini belakang Indonesia dengan sepakan mendatar yang mampu diamankan oleh Fadhil Muhammad.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Indonesia kembali bergetar pada menit ke-66. Timnas Myanmar kembali menambah nestapa Garuda muda via gol yang dicetak oleh Zin Lwin Kyaw di pertengahan babak kedua. Memanfaatkan sepak pojok dari Tun Nay Lin, pemain yang baru masuk itu sukses melanjutkan umpan tersebut masuk ke gawang Indonesia. Sebuah tendangan bebas ke mulut gawang berhasil disundul Hansamu Yama namun bola mengarah ke Lwin Kyaw Zin dan dengan kaki kiri menaklukkan kiper Indonesia.

Namun, keunggulan 4-1 Myanmar hanya berlangsung dua menit. Indonesia langsung bereaksi dua menit kemudian. Pasalnya, Nufiandani Ahmad mampu memperkecil ketertinggalan Indonesia melalui tembakan setengah terjatuh di depan gawang kiper Myanmar Phyo Kyaw Zin. Ahmad Nufiandani berhasil masuk ke pertahanan lawan dan menjebol gawang Myanmar dengan tembakan kaki kanan. Skor pun berubah menjadi Indonesia 2-4 Myanmar.

Naing Kaung Sat hampir kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat Timnas Myanmar menjauh andaikan sepakan kaki kirinya di dalam kotak penalti menjadi gol di menit 76. Beruntung bagi Timnas Indonesia, tembakannya itu masih belum menemui sasaran.

Memasuki 10 menit waktu normal berakhir, Timnas Myanmar yang sudah unggul jauh coba memperlambat tempo permainan. Hal itu terlihat dari lebih banyaknya pasukan Myanmar memainkan bola di area pertahanannya sendiri.

Pada menit-menit akhir jelang pertandingan usai, Paulo Sitanggang hampir kembali memperkecil ketertinggalan Timnas Indonesia. Berawal dari operan Evan Dimas, eks pilar Timnas U-19 itu langsung melepaskan sepakan ke arah sudut gawang Myanmar. Namun, tembakannya masih menyamping tipis dan hanya menghasilkan tendangan gawang untuk Myanmar.

Di waktu tersisa Indonesia berupaya menyamakan kedudukan. Namun meski permainan pasukan Aji Santoso mulai membaik mereka tetap tak mampu mencetak gol tambahan.

Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya laga, tak ada lagi gol tambahan yang mampu diciptakan oleh kedua kesebelasan. Timnas Indonesia pun harus mengakui keunggulan 2-4 dari Myanmar.

Pada pertandingan kedua Indonesia, akan berhadapan dengan Kamboja pada 6 Juni mendatang. Tim Merah Putih tentu harus memetik kemenangan dalam partai ini untuk menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.

Susunan Pemain:

Myanmar:

1. Kyaw Zin Phyo ; 5. Si Thu Aung , 14. Ko Ko Thein Phyo , 15. Hein Thiha Zaw , 26. Ye Win Aung ; 6. Hlaing Bo Bo, 8. Nay Lin Tun (22 Thiha Zaw 85’), 9. Kaung Sat Naing , 21. Ye Ko Oo, 29. Win Zin Oo; 20. Shine Thura.

Pelatih: Kyi Lwin.

Indonesia:

1. Muhammad Natshir Fadhil; 3. Muhammad Abduh Lestaluhu,4. Syaiful Indra Cahya, 13. Manahati Lestusen, 16. Hansamu Yana Pranata, 7. Ahmad Nufiandani, 6. Evan Dimas Darmono, 10. Wawan Pebriyanto, 18. Adam Alis Setyanto, 19. Zulfiandi (11 Sofyan Yandi 66’); 9. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Pelatih: Aji Santoso.

See Also

Ground Breaking Pembangunan Bintan International Green Circuit Akan Dilakukan Presiden Joko Widodo
Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Jakarta E-Prix 2022 Sukses Digelar
Ketua Umum IMI Bamsoet Pastikan Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) Siap Digelar Di Jakarta
Ketua MPR RI Ajak Komunitas Otomotif Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Ketua MPR RI Apresiasi Tarung Derajat Jadi Kurikulum Wajib STIN
IMI Bersama KNPI Akan Gelar Kejuaraan Balap Motocross Piala Ketua MPR RI
Lantik Pengurus IMI NTB, Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Prestasi Atlit Balap
Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Prestasi Olahraga Menembak Indonesia
IMI Bersama NMAA Gelar Perang Bintang IMX Black Stone LiveMods Challenge 2022
Ketua Umum IMI Bersama Gubernur NTB Resmi Kick Off Penyelenggaraan MXGP 2022 Di Samota
Ketua MPR RI Sebut Vespa World Days 2022 Siap Digelar Juni Di Bali
IMI Bersama Gallant Venture Pte Ltd Tetapkan Lagoi Sebagai Lokasi Bintan International Circuit
Ketua MPR RI Berikan Bonus Motor Vespa Kepada Timnas Futsal Putra Indonesia
Ketua MPR RI Lakukan Pre-Launching Super Apps, GASPOL! IMI
Ketua MPR RI Apresiasi Pengadaan EHang 216 Sebagai Official Aircraft IMI Dan Cargo
NMAA Siap Gelar Lomba Mobil Modifikasi IMX Black Stone LiveMods 2022 Perebutkan Piala Ketua MPR RI
Ketua MPR RI Bertekad Membawa IMI Mewarnai Percaturan Olahraga Otomotif Dunia
Miguel Oliveira Jadi Juara Perdana MotoGP Mandalika 2022
Ketua MPR RI Apresiasi Pengurus Dan Anggota IMI Sukseskan Gelaran MotoGP Mandalika 2022
Presiden Joko Widodo Apresiasi Masyarakat Hingga Penyelenggara MotoGP Mandalika 2022
Ketua MPR RI Apresiasi Trofi MotoGP Mandalika 2022 Karya Tuksedo Studio Bali
Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022 Berlangsung Sukses Meskipun Hujan
Ketua MPR RI Bersama Presiden Joko Widodo Melepas Parade Energy To Speed Up Parade Pembalap MotoGP
Bamsoet Bangga 5 Pembalap Jawa Timur Go Intermasional
Bamsoet Saksikan Kehebatan Bela Diri Para Prajurit Di Markas Besar Komando Armada II TNI AL Surabaya
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.247.209 Since: 05.03.13 | 0.1695 sec