Hukum

3 WN China Terkait Sindikat Carding Dirawat Di Rumah Sakit

Friday, 08 Mei 2015 | View : 13010

JAKARTA-SBN.

Puluhan Warga Negara Asing (WNA) asal China tepatnya 33 Warga Negara China diamankan petugas dari Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reskrimum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya di sebuah rumah mewah di Jalan Kenanga Kavling No.44, RT07/RW02 Kelurahan Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).

Polisi menduga kuat, para WNA ini melakukan kegiatan penipuan.

"Mereka diduga kuat melakukan penipuan cyber, karena di rumah ini juga kami menemukan sejumlah barang bukti yang terindikasi digunakan untuk penipuan," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herry Heryawan kepada awak media, Rabu (6/5/2015).

AKBP Herry Heryawan mengatakan, para WNA ini diduga melakukan tindak pidana modus lama yang biasa digunakan dalam kasus-kasus serupa sebelumnya.

Puluhan orang itu, dipekerjakan sebagai sindikat penipuan lewat online dan telepon dengan sasaran WNA China yang memiliki kartu kredit, atau biasa dikenal carding crime.

"Sasaran penipuan mereka ini adalah warga negaranya sendiri yang berada di China," tutur AKBP Herry Heryawan.

Para pelaku WNA tersebut berpura-pura sebagai pihak bank atau call data center dan menelepon korban, menyampaikan jika kartu kredit korban sudah habis atau bermasalah.

Intinya, para pelaku WNA itu meminta korban untuk menyebutkan nomor digit kartu kreditnya. Kalau ada yang merespons, kartu kredit korban akan digunakan pelaku.

Penggerebekan dilakukan sejak pukul 22.00 WIB. Hingga saat ini, puluhan polisi bersenjata menjaga ketat lokasi tersebut.

Dari 33 WN China ini, 19 di antaranya adalah laki-laki dan 14 lainnya perempuan. Salah satu di antaranya tewas setelah meloncat dari atas lantai 2 rumah tersebut, ketika hendak melarikan diri dari penggerebekan petugas ini.

Tiga dari 33 Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang digerebek Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, di sebuah rumah di Jalan Kenanga Nomor 44, RT07/RW02, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dirawat di rumah sakit akibat menderita luka.

"Tiga orang dirawat rumah sakit. Dua luka serius, satu tidak serius," ungkap Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Mirza Iskandar, di Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2015).

Kepala Sub Direktorat Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi, Bambang Catur, menyampaikan tiga orang berjenis kelamin perempuan itu mengalami luka diduga karena terjatuh atau terpeleset saat penggerebekan.

"Jatuh kepleset, terkilir, mungkin karena panik mau kabur saat digerebek," beber Bambang Catur.

Bambang Catur menyampaikan, 33 orang WNA China itu saat ini masih dalam pemeriksaan untuk menggali keterangannya.

"Mereka ada di Dirjen Imigrasi, karena Imigrasi Jakarta Selatan tidak punya detensi yang luas. Namun, sampai sekarang mereka masih diam. Belum ada yang terbuka," tandasnya. (sp/jos)

See Also

Ketua MPR RI Dorong Menteri ATR/Kepala BTN Tegas Berantas Mafia Tanah
Anak TKI Yang Ditinggal Ibunya Resmi Mendapat Kewarganegaraan Malaysia
Kabareskrim Minta Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka
Kapolri Jamin Korban Begal Jadi Tersangka Dapat Keadilan
Kapolda NTB Menyatakan Penyidikan Kasus Korban Begal Jadi Tersangka Dihentikan
Kronologi Ade Armando Dikeroyok Massa Demo Di Depan Gedung DPR RI
Terawan Diberhentikan Dari IDI, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia Protes Keras
Ketua MPR RI Dukung Polri Terapkan Restorative Justice Dalam Berbagai Perkara Yang Relatif Ringan
Bamsoet Sebut KADIN Indonesia Dan Polri Siapkan MOU Pendampingan Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum
Rapat Pimpinan TNI-Polri, Bamsoet Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Sebut KADIN Dan Kejakgung Akan Berikan Edukasi Hukum Kepada Para Pengusaha
Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja Mahkamah Agung Di Tahun 2021
Bamsoet Dukung Polri Perkuat Sosialisasi Dan Pemberian Efek Jera Investasi Bodong
Kejahatan Seksual Kian Marak, Puan Pastikan DPR RI Gas Selesaikan RUU TPKS
Dampak Pembongkaran Bangunan Pedagang Pinggir Sungai Duta Indah, Bekasi.
Pembongkaran Bangunan Pinggir Sungai Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Festival Cegah Korupsi
Ketua MPR RI Minta Pemerintah Investigasi Kebocoran Data 297 Juta Penduduk
Bamsoet Apresiasi Capaian 100 Hari Kinerja Kapolri
Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
jQuery Slider

Comments

Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 10.457.999 Since: 05.03.13 | 0.1927 sec