Nasional

Anggita Sari Ragukan Pengakuan Vanny Rosyane

JAKARTA-SBN

Model majalah dewasa dan pacar gembong narkoba Freddy Budiman, Anggita Sari merasa heran lantaran Vanny Rosyane bisa melenggang masuk tanpa pemeriksaan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang. Pernyataan Anggita itu, menyusul pengakuan Vanny Rosyane yang mampu masuk tanpa pemeriksaan ke dalam lapas untuk bertemu, berhubungan intim, dan menikmati sabu-sabu dengan Freddy Budiman di satu ruangan khusus.

“Saya datang ke Lapas Cipinang pukul 11.00 WIB karena Bang Freddy baru bangun pukul 10.00 WIB. Kami bertemu di ruang khusus, menurut Bang Freddy itu ruang kerja Kalapas (Kepala Lapas Cipinang), sampai pukul 17.00 WIB,” ungkap Vanny Rosyane. “Ketika bertemu Freddy, saya tidak perlu menyerahkan kartu identitas dan menulis di buku kunjungan. Barang bawaannya juga tidak perlu masuk ke mesin x-ray,” aku Vanny Rosyane. “Biasanya ada seorang petugas yang menjemput saya di pintu masuk dan membawa ke ruangan Kalapas,” imbuh Vanny Rosyane. Menurut Anggita Sari yang mengklaim secara rutin mengunjungi terpidana mati itu, prosedur untuk masuk membesuk tahanan Lapas Cipinang, tidak sebebas yang diceritakan Vanny Rosyane. “Nyatanya tidak sebebas yang dikatakan Vanny. Tetap sesuai prosedur. Alat komunikasi sampai charger, dititipkan. Diperiksa pakai x-ray. Saya yang dekat sama Freddy Budiman, juga melakukan proses seperti itu,” tutur Anggita Sari di Wisma Nusantara, Sabtu (27/7/2013) malam. Karenanya, Anggita Sari menilai pengakuan Vanny patut dipertanyakan keabsahannya. Bahkan, Anggita Sari menantang untuk memeriksa daftar nama pengunjung lapas untuk membuktikan Vanny pernah berkunjung atau tidak. “Bisa diperiksa di daftar pengunjung. Kira-kira dua sampai tiga kali seminggu saya jenguk (Freddy) dan itu konsisten,” tandas Anggita Sari.

Sebelum bertemu dengan Vanny Rosyane, Thurman Saud Hutapea berulangkali mengungkapkan keinginannya bertemu Vanny Rosyane. Thurman Saud Hutapea mengaku penasaran ingin bertemu Vanny Rosyane,  perempuan foto model majalah pria dewasa, yang membuat dirinya terpental dari jabatannya. “Saya pengin banget bertemu Vanny. Kayak apa sih orangnya,” tegas Thurman Saud Hutapea, Sabtu (27/7/2013) malam. “Terus saya penasaran ingin bertemu secara langsung dengan orang bernama Vanny itu. Selama ini saya belum pernah bertemu, walaupun Vanny mengaku sering mengunjungi Freddy Budiman yang menghuni Lapas Narkoba, Cipinang,” ungkap Thurman Saud Hutapea, Sabtu (27/7/2013).

Apa yang akan dilakukan bertemu dengan Vanny? “Ya saya pengin dia lihat wajah saya. Apakah benar pernah bertemu saya di ruangan yang Vanny sebut ruang Kalapas itu,” terang Thurman. Keinginan mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Cipinang, Jakarta, Thurman Saud Hutapea (51 tahun) untuk bertemu dengan Vanny Rosyane terkabul.

Thurman bahkan sekaligus dipertemukan dengan Anggita Sari. Vanny Rosyane dan Anggita Sari adalah dua model cantik majalah dewasa, yang sama-sama mengklaim sebagai pacar terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman. Mereka berdua mengaku sebagai perempuan disekitar terpidana mati kasus kepemilikan 1,4 juta ekstasi, Freddy Budiman yang telah divonis mati Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada 15 Juli 2013 lalu. Pertemuan Thurman, Vanny, dan Anggita terjadi di studio TV One yang berada di Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2013). Pada pertemuan di Studio TV One, Thurman Saud Hutapea dan Vanny Rosyane sempat bersalaman. Vanny terlihat kikuk. Thurman kemudian meminta, “Lihat wajah saya ya,” ucap Thurman Saud Hutapea yang mengenakan batik warna biru.

Thurman Saud Hutapea masih merasa kesal dan kecewa, lantaran dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Narkotika Cipinang. Apalagi, pencopotannya tersebut hanya didasari oleh foto yang diyakini Vanny Rosyane, merupakan ruang kerja Thurman merangkap ruang khusus bagi Vanny dan terpidana mati Freddy Budiman untuk menikmati sabu-sabu dan berhubungan badan. Bahkan, saking kesalnya, Thurman mengaku heran ada perempuan yang mau berpacaran dengan terpidana mati, apalagi bandar narkoba. Dalam dialog, Thurman Hutapea dan Vanny Rosyane serta Anggita Sari sempat terlibat emosi yakni, ketika Thurman mengutarakan bahwa perempuan adalah tiang negara. “Kita harus sadar, perempuan adalah tiang negara. Kalau ada 100 perempuan seperti itu, bisa runtuh negara kita. Lalu dia bilang mencintai narapidana hukuman mati, itu sungguh tidak masuk akal,” jelas Thurman, menyindir pengakuan Vanny Rosyane, Sabtu (27/07/2013) malam. “Freddy Budiman itu adalah terpidana mati  yang diperebutkan dua perempuan,” cetus Thurman Hutapea. Anggita Sari pun langsung menyahut. “Masalah pribadi jangan dibawa-bawa di sini,” kata Anggita Sari.  Vanny Rosyane pun tak kalah sengit. Vanny Rosyane menyangkal, bahwa ini adalah masalah perempuan. “Kita bicara masalah Lapas di sini,” pungkas Vanny Rosyane. (tri/tempo/id)

See Also

Bamsoet: Drone Official IMI E-Hang 216 & POLRI Bantu Petakan Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Tutup Program Magang Di DPR RI, Puan Bicara Demokrasi Tak Hanya Soal Bicara Tapi Juga Mendengarkan
Selamat Hari Guru Nasional
Indonesia International Book Fair
63 Titik Penyekatan Di Jakarta Saat PPKM Darurat
Titik Penyekatan Di Jalan Tol Jasa Marga Group Dalam Rangka Mendukung PPKM Darurat
Daftar Exit Tol Yang Tutup Saat PPKM Darurat
Puan Menyatakan Berduka Atas Tenggelamnya KMP Yunicee Dan Meminta Pencarian Korban Terus Dilakukan
Di Sesko AU, Puan Sampaikan Pentingnya Kekuatan Pertahanan Dan Ancaman Serangan Cyber
Presiden Joko Widodo Tinjau Langsung Pelaksanaan PPKM Mikro Di Kelurahan Rawasari
Presiden Joko Widodo Sebut PPKM Mikro Kebijakan Paling Tepat Untuk Saat Ini
Puan Sebut Perempuan Berperan Penting Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Ketua DPR RI Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi Kasus Virus Corona
Dorong Percepatan Vaksinasi, Ketua DPR RI Bawa Tambahan Vaksin Untuk Warga Jateng
Megawati Sebut Ayah Saya Dilengserkan Namun Roda Kehidupan Berputar
Megawati Soekarnoputri Resmi Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan Di Universitas Pertahanan
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Perlu Amandemen Sekali Lagi Untuk Hadirkan Kembali PPHN
Megawati Bingung Dicap Komunis
Megawati Cerita Soekarno Dilengserkan
Megawati Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri
Bamsoet: Ibu Megawati Tegaskan Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Menyusun Dan Menetapkan Haluan Negara
Ketua MPR RI Sebut Hari Lahir Pancasila Momentum Bangun Kembali Kebersamaan
Ketua DPR RI Minta Negara Hadir Lebih Nyata, Kebijakan Harus Tepat Dan Bermanfaat Untuk Rakyat
Presiden Joko Widodo Dorong Kerja Sama Daerah Untuk Bersama Tangani Pandemi Virus Corona
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Di Bintan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.750 Since: 05.03.13 | 0.1967 sec