Nasional

Presiden Jokowi Belepotan Lumpur Pantau Evakuasi Longsor Banjarnegara

BANJARNEGARA-SBN.

Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ tiba lokasi bencana, Minggu (14/12/2014) siang.

Presiden Jokowi telah menginjakkan kaki di lokasi tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah.

Presiden Jokowi meninjau langsung lokasi longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah.

Presiden Jokowi ingin evakuasi para korban dilakukan secepat mungkin. Presiden Jokowi pun memperhatikan proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan.

Mantan Wali Kota Solo tersebut sempat beberapa kali berpindah tempat. Presiden Jokowi ingin memastikan jika evakuasi dilakukan lebih cepat.

Seperti biasa Presiden Jokowi datang dengan mengenakan celana panjang hitam, kemeja lengan panjang, dan sepatu kets.

Dengan mengenakan kemeja lengan panjang warna putih, pria kurus itu ikut menyaksikan proses evakuasi para korban yang masih hilang.

Sepatu dan celana hitam yang dikenakan Presiden Jokowi ikut terkena noda lumpur. Kondisi tanah yang basah membuat celana hitam dan sepatu Presiden Jokowi dipenuhi tanah merah.

Dia meniti jalan di atas balok-balok kayu dengan dipegangi beberapa orang. Sejumlah petugas menemani Presiden Jokowi ke beberapa titik.

Sementara tim evakuasi berseragam oranye masih sibuk dengan cangkul dan peralatan lain untuk menggali timbunan tanah. Sambil berharap ada korban baru yang ditemukan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyempatkan diri untuk turun ke permukiman yang tertimbun tanah longsor untuk melihat lebih dekat proses evakuasi.

Tak cuma melihat proses evakuasi, selanjutnya, ayah 3 anak itu juga mengunjungi posko pengungsian. Di sana dia menyempatkan diri untuk berdialog.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo mengunjungi tempat pengungsian warga Dusun Jemblung di Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah.

Presiden Jokowi duduk di atas hamparan karpet merah dengan ditemani Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo.

Di tempat itu, Presiden Jokowi memberikan bantuan kepada para pengungsi khususnya yang rumahnya tertimpa tanah longsor. Usai memberikan bantuan, Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana meninggalkan lokasi bencana.

Mantan Wali Kota Surakarta ini meminta evakuasi korban longsor diselesaikan lebih dulu sebelum kegiatan yang lain. “Yang paling penting sekarang evakuasi dulu. Saya sudah pesan tadi, dirampungkan dulu evakuasinya, kita tidak akan bicara yang lain, konsentrasi evakuasi,” tegas Presiden Jokowi.

Hingga semalam, proses evakuasi memang masih menghadapi sejumlah kendala, Badan SAR nasional (Barnas) bersama tim gabungan personel TNI, Polri, Banser, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta relawan, sejak Jumat (12/12/2014) malam, masih terus berusaha mencari korban yang tertimbun longsor. Namun, hal itu bukan upaya mudah. Pencarian korban hampir sebagian besar dilakukan dengan peralatan manual, seperti cangkul dan sekop. Padahal, medan sangat berat dan tingkat kesulitan pencarian korban sangat tinggi.

Peralatan pendukung untuk pencarian korban, seperti alat pendeteksi keberadaan detak jantung dan suara dalam timbunan longsor, disiapkan Kantor Badan SAR nasional (Barnas) Semarang. Namun, peralatan tersebut belum memadai. Begitu pula dengan alat-alat berat.

Terkait dukungan sarana untuk evakuasi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa hal itu akan dilakukan dengan bantuan ekskavator. "Nanti kalau jalannya sudah didorong (material yang menutup ruas jalan), sudah bisa dibuka, ekskavator masuk. Diperkirakan besok ekskavator masuk karena memang kondisinya seperti itu," terang Presiden Jokowi.

Saat ditanya mengenai batasan waktu evakuasi, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa hal itu akan dilihat di lapangan.

Kondisi hujan yang sangat ekstrem juga menjadi salah satu pemicu bencana tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. Untuk itu, daerah-daerah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan harus mewaspadai ancaman serupa.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut terjadi Kamis (11/12/2014) dan Jumat (12/12/2014) berturut-turut.

Berdasarkan data BMKG, curah hujan tertinggi di Banjarnegara tercatat di Sigaluh, yakni 153 mm, pada Jumat (12/12/2014).

Curah hujan harian yang menembus 100 mm juga terpantau di dua daerah sekitar Banjarnegara, yaitu Wonosobo dan Wonogiri. Di Wonosobo, curah hujan tertinggi ada di Bedekah pada Kamis (11/12/2014) yang mencapai 150 mm. Di Wonogiri, curah hujan tertinggi terpantau di Jati Purno pada Jumat (12/12/2014), menyentuh angka 139 mm.

Presiden Jokowi mengakui bahwa titik-titik rawan longsor di Jawa Tengah banyak sekali. Oleh karena saat ini musim hujan, Presiden Jokowi mengimbau seluruh warga untuk berhati-hati dan waspada terutama yang berada di daerah rawan longsor. (jos)

See Also

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Perbaiki Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Istri Gubernur Jawa Barat Dikabarkan Positif Virus Corona
BMKG Prediksi Jakarta Hari Ini Hujan Disertai Angin Kencang
Menristek Berharap Vaksin Merah Putih Penuhi Kebutuhan Jangka Menengah Dan Panjang
Pesantren Al Mawaddah Kudus Ciptakan Rekor Prestasi Dunia
Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.957.942 Since: 05.03.13 | 0.1866 sec