Nasional

Amien Rais Biarkan Bima Arya Sugiarto Dukung Pilkada Langsung

Friday, 12 September 2014 | View : 1601

JAKARTA-SBN.

Salah satu Wakil Sekretaris Jenderal (WaSekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Herman Kadir mengungkapkan Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Prof. DR. H. Amien Rais tak mempersoalkan pilihan politik Wali Kota Terpilih Bogor periode 2014-2019, Bima Arya Sugiarto yang mendukung pemilihan kepala daerah langsung.

Politikus yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 1999-2004, Amien Rais justru mengapresiasi pilihan politik kader PAN itu. “Bima Arya malahan disuruh tetap melanjutkan kiprahnya sebagai Wali Kota,” beber Herman Kadir saat dihubungi wartawan, Jumat (12/9/2014).

Menurut Herman Kadir, Amien Rais juga tak meminta Wali Kota terpilih Bogor untuk periode 2014-2019, Bima Arya Sugiarto mengikuti langkah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang memilih hengkang dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) lantaran berbeda sikap soal mekanisme pemilihan kepala daerah.

Mantan Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) RI ke-10 dengan masa jabatan 1999-2004, Amien Rais mengatakan PAN sangat terbuka dengan perbedaan pendapat. “Bima enggak usah seperti Ahok,” tutur Herman Kadir menirukan pernyataan Amien Rais.

Pernyataan mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ke-1 Amien Rais dengan masa jabatan 1998-2005 ini, menurut Herman Kadir, disampaikan dalam rapat internal partai yang digelar di kantor DPP PAN, Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, kemarin malam. Selain Herman Kadir dan Amien Rais, turut hadir Sekretaris Jenderal Taufik Kurniawan dan sejumlah petinggi partai. Bima Arya Sugiarto juga hadir dalam rapat itu.

Meski membiarkan langkah Bima Arya Sugiarto, PAN sebagai partai tetap mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Sikap ini sejalan dengan sikap partai Koalisi Merah Putih pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Di sisi lain, PAN tak akan memecat kader-kader yang bersikap berbeda soal pilkada. "Partai kami ini demokratis. Tak asal main pecat," tukas anggota Komisi II DPR RI, Herman Kadir.

Dikabarkan sebelumnya, komentar Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kembali menuai pro dan kontra.

Kali ini, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke-12 dengan masa jabatan 1995-2000 ini membuat komentar mendukung pelaksanaan pemilihan kepala daerah dilakukan lewat DPRD.

Perubahan sikap mantan Ketua MPR RI ini setelah berada di barisan koalisi Merah Putih. Seperti diketahui, koalisi Merah Putih yaitu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), PKS, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (PD) termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pilkada tak langsung. Koalisi ini pada pilpres lalu mendukung pencalonan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hatta Rajasa adalah Ketua Umum PAN.

Ketua Ketua Majelis Pertimbangan Partai DPP PAN, Amien Rais, menilai pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat menghindarkan adanya politik uang saat proses Pilkada.

Bahkan, Amien Rais mengaku menyesal atas kenyakinannya terdahulu, yang percaya bahwa Pilkada secara langsung dipilih rakyat dapat memberantas tindakan kecurangan, seperti halnya politik uang untuk membeli suara rakyat. Mantan Ketua Umum PAN yang lahir di Solo pada 26 April 1944 ini, Amien Rais mengaku menyesal pascareformasi sempat mendukung pilkada dilakukan secara langsung.

Sikap politik mantan Ketua PP Muhammadiyah ini sekarang berubah. Dia tak sepakat jika pilkada dilakukan secara langsung. Alasannya banyak terjadi politik uang jika pilkada dilakukan secara langsung. "Jadi saya termasuk yang yakin sekali dulu termasuk pemilihan langsung dulu itu, politik uang bisa diatasi karena tidak mungkin keluhan puluhan atau ratusan juta lebih penduduk bisa diamankan dengan uang. Tapi ternyata saya keliru,” cetus Amien Rais yang ikut mendeklarasikan Partai Amanat Nasional (PAN) di rumah Akbar Tandjung, Jakarta Selatan, Rabu (10/9/2014) malam.

Amien Rais pun, melihat proses pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang berlangsung beberapa waktu lalu, sangat kental dengan politik uang guna mecapai tujuannya sebagai pemenang. " Ternyata kami keliru, pilpres pun itu politik uang berbicara dengan sangat lantang," tukasnya.

Perubahan pikiran Amien Rais ini dikritisi oleh mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin. "Ini seperti arah jarum jam yang kemudian ditarik mundur kembali. Dari beberapa kejadian seperti pada pilpres kemarin saya melihat ada perubahan pada sikap Pak Amien," ketus Izzul Muslimin kepada awak media, Kamis (11/9/2014). “Jika pilkada langsung ada kekurangannya, bukan berarti mekanismenya diubah menjadi model lama. Sebaiknya model pilkada langsung diperbaiki pelaksanaannya, bukan dikembalikan lagi menggunakan sistem lama,” tambah dia.

"Dari hasil pilkada langsung setidaknya memunculkan mutiara-mutiara hitam yang terpendam. Ini berkat proses pilkada langsung. Contohnya ya Pak Jokowi yang menjadi bagian dalam proses pilkada langsung," terangnya.

Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin menyesalkan sikap Amien Rais sebagai salah satu lokomotif reformasi. Model pilkada tak langsung sama saja membawa sistem kembali ke zaman Orde Baru. "Reformasi telah melahirkan banyak hal, salah satunya ya pilkada langsung," tegas Koordinator Relawan Matahari Indonesia (RMI) tersebut. (jos)

See Also

Bamsoet: Drone Official IMI E-Hang 216 & POLRI Bantu Petakan Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Tutup Program Magang Di DPR RI, Puan Bicara Demokrasi Tak Hanya Soal Bicara Tapi Juga Mendengarkan
Selamat Hari Guru Nasional
Indonesia International Book Fair
63 Titik Penyekatan Di Jakarta Saat PPKM Darurat
Titik Penyekatan Di Jalan Tol Jasa Marga Group Dalam Rangka Mendukung PPKM Darurat
Daftar Exit Tol Yang Tutup Saat PPKM Darurat
Puan Menyatakan Berduka Atas Tenggelamnya KMP Yunicee Dan Meminta Pencarian Korban Terus Dilakukan
Di Sesko AU, Puan Sampaikan Pentingnya Kekuatan Pertahanan Dan Ancaman Serangan Cyber
Presiden Joko Widodo Tinjau Langsung Pelaksanaan PPKM Mikro Di Kelurahan Rawasari
Presiden Joko Widodo Sebut PPKM Mikro Kebijakan Paling Tepat Untuk Saat Ini
Puan Sebut Perempuan Berperan Penting Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Ketua DPR RI Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi Kasus Virus Corona
Dorong Percepatan Vaksinasi, Ketua DPR RI Bawa Tambahan Vaksin Untuk Warga Jateng
Megawati Sebut Ayah Saya Dilengserkan Namun Roda Kehidupan Berputar
Megawati Soekarnoputri Resmi Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan Di Universitas Pertahanan
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Perlu Amandemen Sekali Lagi Untuk Hadirkan Kembali PPHN
Megawati Bingung Dicap Komunis
Megawati Cerita Soekarno Dilengserkan
Megawati Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri
Bamsoet: Ibu Megawati Tegaskan Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Menyusun Dan Menetapkan Haluan Negara
Ketua MPR RI Sebut Hari Lahir Pancasila Momentum Bangun Kembali Kebersamaan
Ketua DPR RI Minta Negara Hadir Lebih Nyata, Kebijakan Harus Tepat Dan Bermanfaat Untuk Rakyat
Presiden Joko Widodo Dorong Kerja Sama Daerah Untuk Bersama Tangani Pandemi Virus Corona
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Di Bintan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.650 Since: 05.03.13 | 0.1709 sec