Internasional

Pewaris Kerajaan Inggris Telah Lahir

Wednesday, 24 Juli 2013 | View : 826

LONDON-SBN.

Royal baby yang dinanti-nanti akhirnya lahir dan misteri teka-teki jenis kelamin royal baby terjawab sudah. Masyarakat dunia bergembira menyambut kehadiran bayi laki-laki dari pasangan Pangeran William dan Putri Catherine "Kate" Elizabeth Middleton. Karena menjalani proses kelahiran secara normal, pada Selasa (23/7), Duchess of Cambridge bahkan sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit St. Mary. Bayi kerajaan (royal baby) dari pasangan Kate dan William lahir pada Senin sore (22/7/2013), pukul 16.24 waktu setempat, 11 jam setelah Kate Middleton dikabarkan dibawa ke rumah sakit St. Mary, Paddington, London. Bayi laki-laki itu lahir di kamar pribadi kerajaan di Lindo Wing, Rumah Sakit Saint Mary, Paddington, London tengah. Lahirnya sang pangeran baru yang belum diberi nama itu mengusik rasa keingintahuan publik terkait pertanyaan akan seperti apa Duke dan Duchess of Cambridge akan membesarkan putra mereka.

Bayi Duke dan Duchess of Cambridge, gelar Pangeran William dan Kate Middleton, menjadi bayi kerajaan calon raja terberat dalam sejarah Inggris selama 100 tahun ini. Ia dilahirkan dengan berat 8 lb 6 oz, setara dengan 3,8 kilogram. Ayahnya, Pangeran William, ketika lahir (1982) bobotnya 7 lb 1,5 oz (setara 3,22 kg), sedangkan kakeknya, Pangeran Charles, ketika lahir tahun 1948 bobotnya 7 lb 6 oz, atau setara 3,35 kg.

Putra dari pasangan Pangeran William dan Putri Catherine "Kate" Elizabeth Middleton berada di urutan ketiga dalam tahta kerajaan Inggris setelah sang kakek Charles dan William, dan menempatkan Pangeran Harry, adik William di urutan keempat.

Istana Kensington mengatakan bayi laki-laki tersebut lahir setelah proses persalinan selama empat jam. Pangeran William dan Kate Middleton mengucapkan terima kasih kepada staf sumah sakit yang telah membantu proses persalinan. Kelancaran proses persalinan Kate tidak terlepas dari dukungan keluarga kerajaan, warga Inggris, dan bahkan warga dunia. Hal ini disampaikan Istana Kensington menyusul ramainya pemberitaan proses kelahiran bayi pertama Kate, yang juga penerus ketiga tahta Inggris. “Ibu, bayi, dan ayah semua dalam keadaan baik-baik saja,” kata pihak Istana dalam pernyataan, Selasa (23/7/2013), sekaligus pernyataan pertama sejak kelahiran bayi pada Senin (22/7/2013). Istana juga menyatakan, Kate dan William ‘mengucapkan terima kasih kepada staf Rumah Sakit Lindo Wing dan seluruh staf RS atas perhatian yang diterima selama proses persalinan’. “Kami menyadari ini adalah masa yang sangat sibuk bagi rumah sakit dan kami mengucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit, staf, pasien, dan pengunjung, atas pengertian mereka selama ini,” demikian bunyi pernyataan Istana. Pihak kerajaan menyatakan keluarga berbahagia ini akan meninggalkan rumah sakit pada Selasa atau Rabu. 

Ada dua orang sederhana nan luar biasa di balik kelahiran bayi laki-laki yang belum diketahui namanya ini. Kedua orang itu adalah asisten pribadi William dan sekretaris pribadi Kate. “Miguel Head dan Rebecca Deacon adalah dua orang yang turut sibuk menyiapkan persalinan cucu pertama Pangeran Charles,” tulis Daily Mail. Mereka berdua terlihat sigap dalam mengatur semua rangkaian acara dan prosesi kelahiran anak The Duke dan Duchess. Rebecca Deacon telah bekerja sebagai sekretaris pribadi Kate sejak pertunangannya diumumkan pada tahun 2010.

Becca, panggilan akrabnya, ibarat tangan kanan bagi Kate. Wanita berusia 30 tahun ini terlihat selalu mendampingi Kate. Becca adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia lahir dari pasangan Selina dan Michael. Ayahnya yang seorang mayor tentara telah meninggal pada tahun 1986. Sementara ibunya, kini menjadi pendeta di Gereja St. John, di Wiltshire, Inggris. Ini merupakan peran paling senior di dalam rumah tangga Duchess. 

Miguel Head, asisten pribadi William, telah menjadi jantung penting yang berperan sebagai penasihat dan pembimbing pasangan serasi ini melalui tahap awal kehidupan publik mereka bersama-sama. Mig, begitu ia akrab disapa, memulai karirnya saat bergabung dengan Departemen Pertahanan di kantor pers pada usia 20-an. Saat itu, ia menjadi penghubung dengan Clarence House ketika Harry pergi berperang di tahun 2007. Tidak hanya mampu bekerja di kantor pers, ia juga mampu menangani kearogansian sang pangeran di medan perang. Atas dedikasinya, ia pun mendapat kepercayaan untuk menjadi asisten pribadi Duke of Cambridge pada tahun 2012.

Sedari awal, Pangeran Willam dan Putri Kate Middleton sudah sepakat ingin membesarkan anak-anak mereka dalam kehidupan "normal", dan ingin melindungi kehidupan privasi mereka dari sorotan kamera. Maka, tak heran, saat meninggalkan rumah sakit, Kate tampak berusaha menutupi dan melindungi bayinya dari sorotan lensa kamera televisi dan juru foto yang berusaha mengambil gambar bayinya untuk segera disebarkan ke seluruh dunia. Sebagai ibu, Kate sadar betul bahwa mulai saat itu, kehidupan putranya akan menjadi konsumsi publik. “Saya yakin Willam dan Kate akan berusaha keras memberikan pola asuh dan pendidikan kepada putra mereka seperti yang mereka alami dulu,” kata penulis kerajaan, Claudia Joseph, Selasa (23/7/2013). (rtr/daily mail/telegraph)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.664 Since: 05.03.13 | 0.1686 sec