Nasional

Dirut Garuda Indonesia Melapor Ke Dewan Pers

Monday, 12 Mei 2014 | View : 1299

JAKARTA-SBN.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.  pada hari ini, Senin (12/5/2014) mendatangi kantor Dewan Pers Indonesia di kawasan Kebon Sirih, Jakarta. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah melaporkan keberatan terhadap pemberitaan sebuah media online www.asatunews.com mengenai Garuda Indonesia yang tanpa dasar yakni perihal Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di BUMN itu kepada Dewan Pers Indonesia, di kantor Dewan Pers, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No.32-34, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014). PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan laporan keberatan kepada Dewan Pers berkaitan dengan adanya pemberitaan media online www.asatunews.com mengenai maskapai tersebut, PT. Garuda Indonesia yang tidak berdasar.

Laporan tersebut disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Sattar dan Direktur SDM dan Umum PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Heriyanto AP, didampingi penasihat hukumnya, Todung Mulya Lubis.

Laporan tersebut ikut diterima langsung oleh Ketua Dewan Pers Indonesia Bagir Manan.

Dalam laporannya, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan keberatan atas pemberitaan laman di media online www.asatunews.com (PT. Asatu Perdana Bangsa) dengan judul "Ada Apa dengan BUMN Garuda Indonesia?" yang dipublikasikan pada tanggal 30 April 2014 lalu dan "Perilaku Nyonya Besar Direktur Utama PT. Garuda Indonesia" yang dipublikasikan pada tanggal 1 Mei 2014.

Direktur Utama maskapai PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Satar melakukan pertemuan dengan Dewan Pers di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Senin (12/5/2014).

Belum diketahui apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu, tapi yang pasti Ketua Dewan Pers Bagir Manan ikut hadir dalam pertemuan yang digelar tertutup tersebut.

Resepsionis Kantor Dewan Pers ini mengatakan, pertemuan dilakukan tertutup dan tidak boleh untuk konsumsi publik. “Ini acaranya tertutup,” kata salah seorang resepsionis Dewan Pers.

Emirsyah Satar datang bersama rombongan sekira pukul 12.30 WIB. Dia datang menggunakan batik berwarna coklat.

Satu jam kemudian, rombongan Emirsyah Satar keluar dari ruang pertemuan dan tidak bersedia memberikan keterangan. Saat ditemui, Emir Satar tidak mau berkomentar apa-apa. “Nanti saja ya, nanti,” katanya sambil meninggalkan lokasi.

Sementara itu, pihak Dewan Pers pun juga memilih bungkam dan tidak mau membuka isi pertemuan.

Menurut Vice President (VP) Corporate Communications PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pujobroto di Jakarta, dalam laporan yang disampaikan, perusahaan atau perseroan yakni PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menilai informasi yang disampaikan dalam pemberitaan di dalam laman-laman tersebut melanggar norma dan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pers dan informasi.

Pemberitaan tersebut juga dinilai tidak berimbang (bersifat one-sided) karena tidak melalui mekanisme cek dan recheck ataupun permintaan konfirmasi kepada pihak PT. Garuda Indonesia Tbk. “Pemberitaan juga dinilai tidak berimbang (bersifat one-sided) karena tidak melalui mekanisme cek dan recheck ataupun permintaan konfirmasi kepada pihak Garuda," cetus VP Corporate Communications PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pujobroto.

Lebih lanjut, perusahaan menilai isi pemberitaan-pemberitaan tersebut sama sekali tidak benar dan tidak berdasar sehingga karenanya dapat mencemarkan nama baik PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dalam kapasitasnya sebagai perusahaan milik negara dan milik publik, termasuk jajaran Direksi sebagai pribadi maupun keluarga. VP Corporate Communications PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pujobroto menegaskan, isi pemberitaan tersebut sama sekali tidak benar dan tidak berdasar sehingga dapat mencemarkan nama baik PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dalam kapasitasnya sebagai perusahaan milik negara dan milik publik, termasuk jajaran Direksi sebagai pribadi maupun keluarga.

Menurut pihak PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., pemberitaan di www.asatunews.com tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Berkaitan dengan hal tersebut, maka sesuai dengan fungsi Dewan Pers yang diatur dalam Undang-Undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan permintaan konfirmasi mengenai status perusahaan PT. Asatu Perdana Bangsa sebagai Perusahaan Pers atau badan hukum yang dapat menyelenggarakan Pers berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, apabila berdasarkan konfirmasi Dewan Pers Indonesia dinyatakan bahwa status perusahaan PT. Asatu Perdana Bangsa adalah Perusahaan Pers, maka PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mencadangkan haknya untuk mengambil upaya hukum, perdata maupun pidana, berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku. Menurutnya, apabila berdasarkan konfirmasi Dewan Pers Indonesia dinyatakan bahwa status perusahaan PT. Asatu Perdana Bangsa adalah Perusahaan Pers, maka PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mencadangkan haknya untuk mengambil upaya hukum, perdata maupun pidana, berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku. (tri/jos)

See Also

Bamsoet: Drone Official IMI E-Hang 216 & POLRI Bantu Petakan Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Tutup Program Magang Di DPR RI, Puan Bicara Demokrasi Tak Hanya Soal Bicara Tapi Juga Mendengarkan
Selamat Hari Guru Nasional
Indonesia International Book Fair
63 Titik Penyekatan Di Jakarta Saat PPKM Darurat
Titik Penyekatan Di Jalan Tol Jasa Marga Group Dalam Rangka Mendukung PPKM Darurat
Daftar Exit Tol Yang Tutup Saat PPKM Darurat
Puan Menyatakan Berduka Atas Tenggelamnya KMP Yunicee Dan Meminta Pencarian Korban Terus Dilakukan
Di Sesko AU, Puan Sampaikan Pentingnya Kekuatan Pertahanan Dan Ancaman Serangan Cyber
Presiden Joko Widodo Tinjau Langsung Pelaksanaan PPKM Mikro Di Kelurahan Rawasari
Presiden Joko Widodo Sebut PPKM Mikro Kebijakan Paling Tepat Untuk Saat Ini
Puan Sebut Perempuan Berperan Penting Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Ketua DPR RI Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi Kasus Virus Corona
Dorong Percepatan Vaksinasi, Ketua DPR RI Bawa Tambahan Vaksin Untuk Warga Jateng
Megawati Sebut Ayah Saya Dilengserkan Namun Roda Kehidupan Berputar
Megawati Soekarnoputri Resmi Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan Di Universitas Pertahanan
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Perlu Amandemen Sekali Lagi Untuk Hadirkan Kembali PPHN
Megawati Bingung Dicap Komunis
Megawati Cerita Soekarno Dilengserkan
Megawati Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri
Bamsoet: Ibu Megawati Tegaskan Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Menyusun Dan Menetapkan Haluan Negara
Ketua MPR RI Sebut Hari Lahir Pancasila Momentum Bangun Kembali Kebersamaan
Ketua DPR RI Minta Negara Hadir Lebih Nyata, Kebijakan Harus Tepat Dan Bermanfaat Untuk Rakyat
Presiden Joko Widodo Dorong Kerja Sama Daerah Untuk Bersama Tangani Pandemi Virus Corona
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Di Bintan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.584 Since: 05.03.13 | 0.1664 sec