Internasional

Melacak Tempat Yang Aman Presiden Terguling

Saturday, 13 Juli 2013 | View : 951

KAIRO-SBN.

Keberadaan presiden terguling, Mohamed Moursi masih gelap hingga sekarang ini. Tidak ada yang tahu pasti, di mana “tempat yang aman” Mohamed Moursi berada.

“Mohamed Moursi dalam kondisi aman,” ujar seorang pejabat Mesir. “Mohamed Moursi ada di tempat yang aman,” tutur Juru Bicara Kementerian luar negeri, Badr Abdelatty kepada wartawan, Rabu (10/7/2013). “Mohamed Moursi diperlakukan dengan hormat dan ditaruh di tempat yang aman untuk keamanannya,” kata Badr Abdelatty. “Mohamed Moursi belum dikenai dakwaan apapun,” ucap Juru Bicara tersebut.

Rencananya, pada Jumat (12/7/2013) ini, kelompok pro-Moursi akan menggelar aksi dekat benteng pertahanan Garda Republik di Kairo, lokasi yang dipercaya sebagai tempat ditahannya Mohamed Moursi dan di lapangan Masjid Rabaa al-Adawiya, tempat aksi demo berdarah yang Senin (8/7/2013) lalu merenggut 53 korban jiwa.

Menurut laporan AFP, pengadilan Mesir telah memerintahkan penangkapan pemimpin Persaudaraan Muslim, partai yang pro-Moursi atas dugaan melakukan kekerasan dalam unjuk rasa baru-baru ini. Polisi terus memburu pemimpin persaudaraan muslim atas tuduhan membunuh para demonstran anti-Mohamed Moursi dalam unjuk rasa dua pekan lalu. Pada Rabu (10/7/2013), pengadilan telah memerintahkan penangkapan Mohammed Badie, pentolan persaudaraan muslim dan senior lainnya, atas tuduhan menyerang kelompok anti-Moursi, presiden Mesir yang terguling pekan lalu. “Mohammed Badie dan pemimpin partai Persaudaraan Muslim lainnya dituduh menjadi otak aksi kekerasan yang menewaskan lusinan orang di pihak kelompok anti-Moursi sebelum terjadi penggulingan presiden Mohamed Moursi tersebut,” demikian kata sumber di Pengadilan. “Pengadilan juga sedang mencari figur lain yakni Mohammed al-Beltagui, Mahmud Ezzat, dan Safwat Hegazi,” kata sumber di pengadilan.

“Pemimpin Persaudaraan Muslim belum ditangkap,” ujar Juru Bicara Persaudaraan Muslim, Gehad El Hadad. Mereka masih mengikuti protes di Masjid Rabaa Adawiya yang dijadikan basis Persaudaraan Muslim sejak protes dua pekan lalu. Dia mengatakan tuduhan menghasut kekerasan yang dialamatkan terhadap mereka “tidak lebih dari sebuah upaya oleh polisi untuk membongkar kamp Persaudaraan di Rabaa Adawiya”.

“Apa yang bisa kita lakukan? Dalam negara hukum di mana pasukan polisi adalah penjahat, lembaga peradilan adalah pengkhianat, dan para penyelidik adalah penipu, apa yang bisa kita lakukan?” ketus Juru Bicara Persaudaraan Muslim, Gehad El Hadad. 

Sebelumnya, pidato Mohamed Moursi yang mengatakan bahwa Mohamed Moursi menolak setiap kompromi dan secara tegas menyebutkan akan mengorbankan darah dan nyawanya sebagai “harga bagi keabsahan”. Kekerasan yang pecah di Kairo yang akhirnya memicu aparat militer mengeluarkan keputusan kudeta terhadap Mohamed Moursi dari jabatan kepresidenannya. Selain itu, adanya ancaman rawan kekurangan pangan yang berpotensi kian memurukkan stabilitas ekonomi dan politik di Mesir yang mulai terasa sejak dua setengah tahun lalu sewaktu Mohamed Moursi masih berkuasa dan belum sanggup membenahi perekonomian dalam negeri Mesir. Runtuhnya perekonomian yang diiringi kaburnya sejumlah investor dan turis membuat cadangan devisa negeri firaun tersebut terkuras. Efeknya adalah tersendatnya impor bahan makanan bagi 84 juta penduduk Mesir. “Cadangan pangan saat ini sudah menipis dan kekhawatiran kekurangan pangan mengancam di depan mata,” jelas mantan Menteri Pengadaan Pangan, Bassem Ouda yang disampaikannya kepada Reuters, Rabu (10/7/2013). “Pemerintah hanya punya stok cadangan pangan sebesar 500 ribu ton gandum. Cadangan ini akan habis dalam tempo dua bulan,” kata Bassem Ouda. (afp/rtr)

 

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.790 Since: 05.03.13 | 0.1733 sec