Ekonomi

Boeing Pangkas 300 Pekerjaan Di Australia

Friday, 04 April 2014 | View : 1548

MELBOURNE-SBN.

Produsen atau Perusahaan pesawat terbang terbesar di dunia, Boeing Co. akan memangkas hingga sekitar 300 lapangan pekerjaan dari pabriknya di unit usahanya di  Port Melbourne, negara bagian Victoria, Australia menjelang akhir tahun ini.

Boeing Co., yang merupakan produsen pesawat terbesar di dunia, akan memangkas sekitar 300 pekerjanya di unit Australia yang mana ini merupakan pukulan terbaru untuk industri manufaktur Australia.

Juru Bicara Boeing, Caroline Bell mengatakan lapangan kerja itu akan dipangkas pada akhir tahun ini. Para pekerja akan di pangkas di akhir tahun ini, papar Juru Bicara Boeing, Caroline Bell pada hari ini dalam pernyataannya di email.

Unit usaha ini di Australia adalah fasilitas manufaktur operasional Boeing yang terbesar di luar Amerika Utara dan  dengan mempekerjakan jumlah pekerja sekitar 1,300 orang, menurut situs perusahaan.

Dikatakan, sebagian besar yang di-PHK adalah tenaga kontrak tetap. Pabrik Boeing di Port Melbourne mempekerjakan 1,300 orang.

Perusahaan itu menyatakan sudah mencapai tingkat produksi penuh dan tidak lagi membutuhkan semua staffnya.

“PHK itu sejalan dengan perkiraan keuangan sejak lama. Kami tetap berupaya mempertahankan program pesawat stabil pada skala produksi penuh,” bunyi pernyataan Boeing.

CEO Boeing W. James McNerney mengatakan kekurangan pasokan mencapai rekor nilai US$ 374 miliar setelah pelanggan mengajukan permintaan 1,531 pesawat selama tahun 2013 lalu.

Serikat Pekerja Perpabrikan Craig Kelly mengatakan, pengurangan itu tidak menandakan bahwa bisnis menurun.

Ditambah dengan penguatan nilai tukar dollar Australia yang berada hingga mendekati level tertinggi dalam empat bulan, pemangkasan itu akan semakin menambahkan tantangan untuk penciptaan dan peningkatan lapangan kerja bagi upaya Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott, yang usai memenangkan pemilu pada tahun lalu dengan berjanji untuk mengembalikan tingkat kepercayaan terhadap perekonomian.

Bulan lalu, Boeing telah menjadi pembicaraan pada Reserve Bank of Australia sebagai contoh untuk sektor manufaktur di masa depan di negara ini dengan dimana tercatat perusahaan-perusahaan mulai dari BP Plc. hingga Toyota Motor Corp. telah mengumumkan pemangkasan kerja lebih dari 4,000 orang pada tahun ini.

Hari Rabu (2/4/2014) perusahaan minyak global BP Plc. mengatakan akan menutup sarana penyulingan Bulwer Island di Brisbane dan mem-PHK lebih dari 300 staff di tahun 2015.

Dan 180 orang akan kehilangan pekerjaan di pabrik rokok Philip Morris, setelah perusahaan itu mengumumkan akan memindahkan produksi ke Korea Selatan.

“Australia tidak dapat bersaing,” ungkap Peter Gahan, Direktur Center for Workplace Leadership di University of Melbourne di Melbourne, Kamis (3/4/2014). “Tingginya dollar Aussie merupakan ancaman riil dan nyata bagi kelangsungan hidup manufaktur di sini,” bebernya lagi, Kamis (3/4/2014).

Brendan O'Connor dari pihak oposisi mendesak pemerintah Australia untuk fokus pada upaya mempertahankan pekerjaan tetap berada di Australia. "Pemerintah perlu berpikir ulang tentang sektor manufaktur dan menciptakan kondisi agar pekerjaan manufaktur tetap bertahan di negara ini," cetusnya.

Brendan O'Connor menandaskan hilangnya banyak pekerjaan di maskapai penerbangan Qantas, akan membuat peluang bagi pekerja Boeing di Australia semakin kecil.

Pabrik Boeing di Melbourne awalnya didirikan sebagai unit pembuatan pesawat Inggris de Havilland Aircraft Co. pada 1927. Pabrik ini membuat komponen sayap atau pengendali sayap untuk sejumlah pesawat, termasuk 747 dan 787 Dreamliner. (bloomberg)

See Also

Bursa Eropa Datar
Bursa Asia Ditutup Positif
Memilih Domain And Hosting
Mau Belanja Gadget Komputer Murah?
Meraup Uang Via Media Sosial
Start Making Money With Click Wealth System
Piano For All-Click Bank
Pembongkaran Bangunan Dan Pedagang Kaki Lima Di Perumahan Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.795 Since: 05.03.13 | 0.2166 sec