Internasional

Kritik Tajam Perihal Penanganan Krisis Hilangnya MH 370

Saturday, 22 Maret 2014 | View : 996

KUALA LUMPUR-SBN.

Malaysia mendapat kritik tajam dalam penanganan krisis ini. Terutama oleh kerabat penumpang asal China yang menuduh pemerintah dan Malaysia Airlines memberikan informasi yang salah atau menyesatkan. Keluarga dari penumpang Malaysia Airlines di China menyatakan kemarahan dan frustrasi mereka atas temuan terakhir tersebut.

Delegasi pejabat pemerintah dan militer Malaysia terbang ke Beijing, China, Jumat (21/3/2014), dan disambut amarah para kerabat itu.

Acara dimulai dengan teriakan anggota keluarga pada delegasi supaya berdiri ketika diperkenalkan namanya. “Anda telah membuang-buang waktu,” teriak seorang kerabat.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kerabat penumpang Malaysia Airlines penerbangan MH370 asal Tiongkok berusaha mendobrak tempat konferensi harian upaya pencarian pesawat itu di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (19/3/2014). Hingga hari ke-12 upaya pencarian, belum juga ditemukan tanda-tanda keberadaan pesawat yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) dini hari itu.

Sambil berteriak-teriak dan menangis, sejumlah kerabat penumpang itu membentangkan spanduk bertuliskan “Kembalikan keluarga kami”. Mereka menuding pihak berwenang menahan informasi dan kurang berbuat banyak untuk menemukan pesawat itu.

Suasana kisruh itu terjadi sebelum para pejabat Malaysia tiba di tempat. Setiap harinya, mereka mengumumkan perkembangan pencarian. “Mereka setiap hari mengeluarkan pesan berbeda. Di mana pesawat itu sekarang? Kami sudah tidak tahan lagi!” seru salah seorang kerabat.

Ia merangsek sedemikian rupa ke lokasi konferensi pers sampai harus ditahan oleh para wartawan dan anggota kerabat yang lain. Tak lama kemudian, konferensi pers berlangsung tapi lebih pendek dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pihak Malaysia menyatakan, penyelidikan semakin fokus kepada pilot.

Pihak berwenang menyatakan, tim penyelidik mendapati ada data dihapus dari simulator penerbangan di rumah kapten pilot Zaharie Ahmad Shah.

Data itu dihapus sekitar satu bulan sebelum penerbangan MH 370 tersebut. Tapi, pihak berwenang tidak mau buru-buru menyimpulkan temuan itu. “Sejumlah data dihapus dari simulator dan proses forensik masih berlangsung untuk mendapatkannya lagi,” beber Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein.

Pilot Zaharie Ahmad Shah adalah pilot berpengalaman dan dihormati rekan-rekannya. Tapi, kecurigaan terhadap dia menyeruak sejak tim penyelidik menyimpulkan, sistem komunikasi pesawat dimatikan secara manual dan pesawat itu dibelokkan dari jalur penerbangannya oleh seorang penerbang terlatih.

Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein menambahkan Malaysia sudah menerima data latar belakang seluruh penumpang dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Pihak berwenang Malaysia menepis laporan dari Maladewa, bahwa warga setempat melihat pesawat berbadan besar terbang rendah pada hari hilangnya MH 370. Angkatan Laut (AL) Thailand juga mendeteksi pesawat pada sekitar hilangnya pesawat tapi tidak dilaporkan. Alasannya, pesawat itu terbang bukan di wilayah Thailand sehingga bukan ancaman keamanan.

Kenyataan itu membuat kerabat penumpang semakin geram atas ketidakmampuan pihak maskapai maupun pemerintah Malaysia untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Upaya pencarian juga terkendala masalah diplomatik, logistik, dan hal lain karena tim pencari lintas negara itu harus melewati wilayah-wilayah udara maupun perairan negara lain.

Upaya pencarian yang melibatkan 26 negara di dua koridor utara dan selatan yang luasnya setara benua Australia pada Rabu (19/3/2014) kembali tanpa hasil.

Dua pekan sejak hilang, keberadaan MH 370 tetap diselimuti misteri. Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370 hilang pada Sabtu (8/3/2014) mengangkut 239 jiwa.

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370 diduga sengaja dibelokkan ke arah barat, sekitar satu jam setelah bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, Tiongkok, pada Sabtu (8/ 3/2014) dini hari. Tim penyelidik Malaysia tetap berasumsi bahwa hal itu karena unsur kesengajaan seseorang di dalam kokpit.

Kevakuman informasi dari pihak berwenang membuat masyarakat berspekulasi macam mengenai penyebab hilangnya MH 370. Dari mulai dugaan pilot mengarahkan pesawat ke bandara udara terdekat, bersembunyi di bawah bayang-bayang radar pesawat lain, hingga ke hal-hal gaib.

Tiga skenario yang mendapatkan perhatian khusus adalah pembajakan, sabotase pilot, dan masalah berat di udara.

Para awak diduga membiarkan pesawat terbang dalam mode otopilot selama beberapa jam sampai kehabisan bahan bakar lalu jatuh.

Jika benda-benda di Samudera Hindia Selatan itu terbukti berasal dari MH 370, beberapa analisis percaya teori pembajakan terbantahkan. (afp)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.781 Since: 05.03.13 | 0.2292 sec