Internasional

Matteo Renzi Perdana Menteri Italia Termuda

Saturday, 22 Februari 2014 | View : 1138

ROMA-SBN.

Pada Sabtu (22/2/2014), Italia resmi mempunyai Perdana Menteri (PM) baru. Matteo Renzi disumpah menjadi PM Italia. Pemimpin tengah-kiri Italia Matteo Renzi dilantik menjadi Perdana Menteri Italia pada Sabtu (22/2/2014), menghadapi tekanan untuk menunjukkan hasil cepat setelah dia memaksa pendahulunya mundur karena laju reformasi ekonomi yang lambat. Matteo Renzi, Sabtu (22/2/2014), dilantik menjadi perdana menteri baru Italia, di tengah keraguan bahwa pemerintahan baru ini memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah negeri itu.

Mantan Wali Kota Florence itu, Matteo Renzi merupakan PM termuda di Italia. Politisi kiri tengah Italia tersebut menduduki posisi terhormat itu pada usia 39 tahun. Perdana Menteri termuda Italia dalam usia 39 tahun itu dilantik Presien Giorgio Napolitano di Istana kepresidenan Roma, disaksikan istri dan ketiga anaknya.

Pemimpin berhaluan kiri-tengah itu mengambil alih pemerintahan di negeri dengan perekonomian terbesar ketiga Uni Eropa itu di saat resesi ekonomi mendera negeri itu. "Ini adalah tugas yang sulit dan berat. Tapi kami adalah Italia, kami akan sukses. Kami akan tetap jujur, bebas, dan sederhana," kata Matteo Renzi lewat akun Twitter-nya.

Pada Jumat (21/2/2014), Matteo Renzi telah menerima mandat untuk memimpin Italia. Mandat ini diterimanya bersamaan dengan titah pembentukan kabinet baru. "Pemerintahan baru akan bekerja mulai besok pagi," ucap Matteo Renzi, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (22/2/2014).

Menjabatnya Matteo Renzi sebagai kepala pemerintahan Italia menggantikan kolega satu partainya, Enrico Letta. Enrico Letta lengser akibat tidak bisa memperbaiki ekonomi Negeri Pizza, yang terbukti hanya jalan di tempat saat dipimpinnya. Mantan Wali Kota Florence, yang memenangi kendali atas Partai Demokrat di pemilihan awal beberapa bulan yang lalu, menggulingkan sesama anggota partainya, Enrico Letta, dalam pemungutan suara partai pekan lalu.

Matteo Renzi menggantikan Enrico Letta, yang menjadi perdana menteri kurang dari satu tahun. Dia dilantik pada bulan April 2013 menjadi kepala pemerintah koalisi yang dibentuk setelah tidak adanya kepastian selama berbulan-bulan seusai pemilihan umum. Namun dia dipaksa meninggalkan jabatannya pekan lalu di tengah frustrasi atas lambatnya reformasi yang dilakukannya terhadap Italia.

Negara-negara Eropa akan mengawasi dengan ketat apakah Matteo Renzi dapat melakukan revolusi untuk kembali mengangkat perekonomian Italia setelah pendahulunya Enrico Letta gagal melakukan reformasi di negara yang dililit korupsi dan birokrasi itu. Tak hanya itu, Enrico Letta juga dituduh gagal mengimplementasi janji reformasinya. Hal ini diperkuat dengan terjadi korupsi dan buruknya birokrasi pemerintahan Italia di bawah Enrico Letta.

Italia, yang kekuatan ekonominya terbesar ketiga di zona Eropa, dilanda kekacauan politik dalam beberapa tahun terakhir. Pemilu terakhir untuk menghasilkan pemimpin digelar tahun 2008, ketika Silvio Berlusconi menjadi perdana menteri untuk ketiga kalinya. Sejak itu, semua pemimpin Italia dipilih melalui proses penunjukkan.

Silvio Berlusconi, miliarder yang telah mendominasi politik Italia selama dua dekade, mengundurkan diri pada akhir 2011 setelah mendapat tekanan karena krisis ekonomi melanda Italia. Dia kemudian didepak oleh Parlemen setelah dihukum bersalah atas penipuan pajak dan tidak kembali dapat mencalonkan diri untuk jabatan ini.

Matteo Renzi, 39 tahun, dijuluki "il Rottomatore atau "Sang Pembongkar" karena gaya garangnya dalam berpolitik.

Seusai upacara pelantikan di Istana Presiden, ia menuju kantor Perdana Menteri Italia, Palazzo Chigi, untuk mengadakan rapat kabinet pertamanya. Deretan nama pemerintah baru Matteo Renzi sudah diterbitkan dalam di situsnya, Jumat (21/2/2014).

Matteo Renzi dilantik sebagai Perdana Menteri Italia bersama kabinet baru yang berisi 16 menteri, Sabtu (22/2/2014).

Pelantikan perdana menteri termuda dalam sejarah Italia ini adalah langkah terbaru yang diharapkan akan membawa stabilitas politik yang sangat dibutuhkan negara ini.

Perdana menteri Italia termuda yang kini berusia 39 tahun itu memasukkan nama-nama yang kurang dikenal dalam daftar menterinya dengan campuran antara politisi dan teknokrat.

Kabinetnya yang terdiri atas 16 menteri dengan rata-rata usia di bawah 48 tahun adalah kabinet terkecil dan termuda dalam sejarah kini Italia.

Kabinet baru bentukan perdana menteri ketiga Italia yang diangkat tanpa pemilihan umum itu akan melakukan pertemuan pertama pada Sabtu (22/2/2014).

Matteo Renzi menghadapi tangangan sangat besar sebagai pemimpin negara zona euro ketiga yang berjuang untuk bangkit dari kemerosotan ekonomi terburuk sejak Perang Dunia II, dengan beban hutang publik dua triliun euro atau US$ 2,75 triliun dan basis industri yang hancur dalam dekade terakhir.

Pemimpin usaha dan serikat pekerja telah berulangkali mengingatkan bahwa pemerintah harus mengambil langkah penting untuk menyelamatkan Italia dari industri yang memburuk dengan ribuan perusahaan tidak bisa melanjutkan bisnis dan jutaan orang kehilangan pekerjaan. "Tanggung jawab yang sangat besar dan ini tidak boleh gagal," kata Rocco Palombella, sekretaris jenderal serikat UILM, yang mewakili pekerja sektor teknik, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Matteo Renzi, yang memenangkan kepemimpinan Partai Demokratik pada Desember tahun lalu, memaksa pesaing satu partainya Enrico Letta mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri pekan lalu, setelah berulangkali menyerang dia karena tidak bergerak cepat mereformasi ekonomi.

Sebagai perdana menteri yang baru, Matteo Renzi sudah menetapkan agenda ambisius dalam satu bulan kepemimpinannya, menjanjikan perbaikan sistem pemilihan dan konstitusi supaya Italia punya pemerintahan yang lebih stabil di masa depan, serta mereformasi sistem tenaga kerja dan pajak, juga administrasi pemerintahan yang gembung.

Menteri Keuangan Italia yang baru adalah Pier Carlo Padoan, yang saat ini merupakan wakil sekretaris jenderal dan kepala ekonom Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Anggota tertua kabinet, Menteri Ekonomi Pier Carlo Padoan, bekas kepala ekonom Organisation for Economic Cooperation and Development yang berusia 64 tahun, akan menjadi pemeran kunci dalam menjaga keyakinan mitra, dari European Central Bank sampai para investor asing.

Sementara menteri ekonomi utama lainnya, Menteri Industri Federica Guidi bekas pejabat dalam asosiasi pekerja Confindustria, dan Menteri Perburuhan Giuliano Poletti bekas kepala asosiasi Legacoop, akan menghadapi tekanan untuk membuat kebijakan industri. Sedangkan Menteri Dalam Negeri Italia adalah Angelino Alfano, dari partai Nouvo Centro Destra.

Separuh anggota kabinetnya atau setengah menteri Matteo Renzi adalah perempuan, proporsi yang paling tinggi selama ini dan terbesar dalam sejarah politik Italia, menggarisbawahi citra awal baru dalam reputasi yang dibangun Matteo Renzi.

Matteo Renzi diharapkan menguraikan kebijakan barunya di Senat Italia, Senin (24/2/2014). Matteo Renzi diharapkan sudah mempresentasikan program-programnya di majelis tinggi pada Senin (24/2/2014), sebelum menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya di majelis rendah sehari sesudahnya. Untuk membantunya, Matteo Renzi membentuk kabinet beranggotakan 16 orang menteri dan setengah dari menterinya adalah perempuan.

Sebagian besar menteri itu berusia muda menurut standar Italia, dengan rata-rata usia menterinya 47,8 tahun, maka kabinet Matteo Renzi adalah yang termuda sepanjang sejarah Italia. "Renzi berjudi dengan kesegaran, wajah baru dan energi baru. Namun, keraguan muncul terkait pengalaman dan kemampuan pemerintah menanggulangi krisis ekonomi terburuk Italia sesudah perang," kata pengamat politik Italia, Mario Calabresi kepada harian La Stampa.

Menduduki kursi top di politik Italia, sejumlah pekerjaan rumah langsung dihadapkan kepada Matteo Renzi. Dia pun berjanji mengadakan reformasi dengan memperluas lapangan kerja, mengevaluasi pajak, dan memperbaiki sistem pendidikan, tak tanggung-tanggung Matteo Renzi bernazar akan memperbaiki itu semua dalam waktu empat bulan. (afp/rtr/cnn/bbc)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.342.710 Since: 05.03.13 | 0.181 sec