Internasional

Matteo Renzi Berjanji Perangi Keputusasaan Italia

Tuesday, 18 Februari 2014 | View : 778

ROMA-SBN.

Sehari setelah mendapat mandat untuk membentuk pemerintahan baru, Perdana Menteri (PM) terpilih Italia, Matteo Renzi, Selasa (18/2/2014), langsung menggelar pembicaraan untuk membentuk koalisi.

Dalam usia baru 39 tahun, Matteo Renzi dinominasikan menjadi Perdana Menteri (PM) termuda Italia maupun Uni Eropa (UE). Matteo Renzi pada Senin (17/2/2014) mendapat mandat dari Presiden Italia, Giorgio Napolitano untuk membentuk pemerintahan baru, setelah Enrico Letta mengundurkan diri akhir pekan lalu.

Tak lama setelah menerima mandat, pria kelahiran kota Firenze atau Florence itu langsung menyatakan rencana reformasi yang ambisius.

Ia berjanji membawa energi, antusiasme, dan komitmen untuk merevitalisasi Italia, negara dengan perekonomian terbesar ketiga di zona euro dan Eropa.

Hal-hal yang mendesak, sebut dia, adalah pasar lapangan kerja, pengangguran, dan nestapa rakyat Italia. “Prioritas pertama adalah menurunkan tingkat pengangguran dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi. Saya berjanji akan melakukan segalanya untuk mengatasi nestapa rakyat Italia,” kata Matteo Renzi pada konferensi pers di Istana Quirinale, Roma.

Setelah menerima mandat itu, Matteo Renzi berjanji untuk merombak Undang-undang Perburuhan, meningkatkan pendidikan, memangkas pajak, merampingkan parlemen, dan mereformasi sistem pemilu.

Ketua Partai Demokrat dan Wali Kota Firenze itu memberi harapan adanya perubahan.

Enrico Letta yang juga berasal dari partai sama digusur karena dianggap gagal memenuhi janji-janji reformasinya.

Matteo Renzi, ketua Partai Demokrat, menggusur PM sebelumnya, Enrico Letta, pekan lalu karena dinilai gagal mewujudkan janji-janji reformasi. Enrico Letta juga berasal dari partai yang sama.

Matteo Renzi mengatakan akan memulai pembicaraan untuk membentuk pemerintahan koalisi pada Selasa (18/2/2014). Pria berusia 39 tahun yang masih menjabat Wali Kota Florence itu menggelar pertemuan dua hari dengan pimpinan partai-partai politik yang memiliki wakil di parlemen.

Ia memprediksikan butuh beberapa hari untuk membentuk kabinet dan pemerintahan yang stabil hingga pemilihan umum pada 2018. “Kami akan memanfaatkan waktu yang ada tanpa mengesampingkan kemendesakan untuk mengatasi situasi sulit ini,” tandas Matteo Renzi.

Matteo Renzi berjanji jika ia berhasil membentuk pemerintahan akan melaksanakan reformasi politik dan elektoral bulan ini juga. Ia juga berjanji untuk segera merombak pasar tenaga kerja, pendidikan, serta perpajakan dalam bulan-bulan pertama masa jabatan.

Pada saat yang sama, ribuan pemilik usaha kecil berunjuk rasa di Roma menuntut aksi kongkret dan cepat dari pemerintah karena Italia sudah dua tahun resesi. “Pengusaha sudah menunggu terlalu lama pemulihan tapi hingga sekarang belum juga muncul,” bunyi pernyataan Rete Impresa Italia selaku penggagas unjuk rasa itu.

Rete Impresa menambahkan lesunya permintaan dan tingginya pajak bisa meningkatkan jumlah keluarga yang jatuh miskin. Tingkat pengangguran juga sangat mengkhawatirkan. (afp)

See Also

Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.342.852 Since: 05.03.13 | 0.1877 sec