Internasional

Pemilu Thailand Akhirnya Berlangsung Hari Ini

Sunday, 02 Februari 2014 | View : 822

BANGKOK-SBN.

Pemilihan umum negeri Gajah Putih, Thailand akhirnya telah dimulai hari ini pada Minggu (2/2/2014) sejak pukul 08.00 waktu setempat (08.00 WIB) di tengah kekhawatiran akan kekerasan dan pertumpahan darah yang mungkin akan mengganggu jalannya pemilu kontroversial ini. Lebih dari 48 juta pemilih akan menggunakan hak suaranya di lebih dari 90 ribu tempat pemilihan umum.

Seperti dikutip dari berita Xinhua, pemilu yang akan berakhir pada pukul 15.00 waktu setempat (15.00 WIB) nanti akan dilakukan oleh lebih dari 48 juta pemilik di 93.305 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Thailand.

Sejumlah masalah datang menjelang pemilu. Pada Sabtu (1/2/2014) malam menjelang pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa membatalkan pemilu di semua TPS di distrik Lak Si, Bangkok, menyusul bentrokan antara pro-pemerintah dan para demonstran. Bentrokan ini membuat delapan orang mengalami cedera. Sebelumnya, pengiriman surat suara ke beberapa provinsi selatan telah diblokir oleh pengunjuk rasa.

Meski pemilihan umum Thailand akhirnya berjalan sesuai jadwal, sejumlah kekerasan mewarnai pesta demokrasi tersebut. Sejumlah orang, bahkan wartawan, turut menjadi korban dalam bentrokan yang digencarkan pada demonstran.

Seorang wartawan asal Amerika, James Nachtwey, harus merelakan kakinya terkena timah panas tapi tidak mengalami luka serius. “Saya menganggap diri saya masih beruntung,” katanya kepada Wall Street Journal yang dikutip oleh BBC.

Pada Sabtu (1/2/2014) kemarin, sejumlah pengunjuk rasa anti-pemerintah telah memblokir gedung dan melepaskan tembakan dengan pistol dan senapan hingga membuat sejumlah wartawan dan orang yang lewat melarikan diri untuk berlindung selama baku tembak selama sekitar 30 menit.

Bentrokan ini juga membuat sejumlah demonstran pro-pemerintah menderita cedera lantaran tembakan dari demonstran anti-pemerintahan.

Kekhawatiran muncul di sejumlah daerah lainnya. Suthep Thaugsuban, pemimpin demonstran, mengklaim akan membuat gerakan boikot pemilu pada hari ini. Mereka mengancam akan melumpuhkan Ibu Kota negeri Gajah Putih, Bangkok. (xinhua/bbc/wall street journal)

See Also

SURVIVAL MINDSET
Malaysia Akan Cabut Lockdown Kalau Kasus Virus Corona Dibawah 4.000
Naftali Bennett Perdana Menteri Israel Yang Baru
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia Jadi Insiden Pertama Sejak 23 Tahun
Perdana Menteri Malaysia Perintahkan Tabrakan 2 Kereta LRT Diusut
2 Kereta LRT Bertabrakan Di Malaysia
Tabrakan 2 Kereta LRT Di Malaysia
Penembakan Massal Terjadi Di Indianapolis
Thailand Dan Vietnam Segera Tarik Warganya Dari Myanmar
Banjir Di Vietnam Dan Kamboja Telan 40 Korban
PM Polandia Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19
Kanselir Jerman Peringatkan Eropa Soal Situasi Serius Akibat Covid-19
Menteri Kerjasama Pembangunan Jerman Kritik Kurangnya Kesadaran Global Atasi Krisis Kelaparan
Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
jQuery Slider
Arsip :2022202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.511.673 Since: 05.03.13 | 0.1862 sec