Ekonomi

The Fed Setujui Rencana Modal Goldman Sachs Dan JPMorgan Chase

Tuesday, 03 Desember 2013 | View : 752

WASHINGTON-SBN.

The Federal Reserve (The Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS), Senin (2/12/2013) waktu setempat menyetujui revisi rencana permodalan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs Group, Inc. Delapan bulan lalu, The Fed mengembalikan rencana tersebut karena dinilai masih mengandung beberapa kelemahan. The Federal Reserve, Senin (2/12/2013), menyatakan telah menyetujui rencana permodalan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs, delapan bulan setelah permintaan revisi atas temuan kelemahan dalam rencana kerja kedua bank investasi itu.

Pada Maret 2013, bersamaan uji ketahanan (stress test) atas industri perbankan di Amerika Serikat, The Fed mengajukan pertanyaan soal rencana alokasi modal. Di dalamnya harus tercakup program terkait pembagian deviden untuk para pemilik saham maupun mekanisme pembelian kembali saham untuk mengapresiasi investor.

Dalam uji ketahanan itu JPMorgan dan Goldman hanya mendapatkan persetujuan bersyarat. Mereka mendapatkan waktu sampai akhir kuartal ketiga 2013 untuk mengatasi kelemahan dalam proses perencanaan permodalan mereka.

"Kelemahan mereka cukup signifikan untuk mendapatkan perhatian segera," ujar pernyataan The Fed pada Maret. Bila tak ditangani dengan tepat, kelemahan itu akan menjadi alasan keberatan persetujuan perencanaan dan distribusi modal kedua perusahaan.

Adapun dalam pernyataan Senin, The Fed hanya menulis singkat. "Tidak keberatan dengan rencana ulang yang disampaikan." Saat ini Bank Sentral Amerika sudah memulai putaran baru uji ketahanan industri perbankan yang hasilnya akan diumumkan pada Maret 2014.

Pada uji ketahanan Maret 2013 terhadap bank-bank papan atas AS, The Fed mempertanyakan rencana pengalokasian modal dua bank tersebut. Hal ini mencakup program pembagian dividen dan pembelian kembali saham.

JPMorgan Chase dan Goldman Sachs hanya mendapatkan persetujuan bersyarat sehingga diwajibkan menyerahkan rencana permodalan baru pada akhir kuartal III-2013. Tujuannya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan dalam proses perencanaan permodalannya.

Kelemahan itu, kata The Fed ketika itu, cukup besar sehingga harus segera mendapatkan perhatian. Pada pernyataan singkatnya, The Fed tidak menolak rencana permodalan hasil revisi itu.

The Fed segera menggelar putaran baru uji ketahanan terhadap bank-bank papan atas. Hasilnya diperkirakan keluar pada Maret 2014. (afp)

See Also

Bursa Eropa Datar
Bursa Asia Ditutup Positif
Memilih Domain And Hosting
Mau Belanja Gadget Komputer Murah?
Meraup Uang Via Media Sosial
Start Making Money With Click Wealth System
Piano For All-Click Bank
Pembongkaran Bangunan Dan Pedagang Kaki Lima Di Perumahan Duta Indah, Jati Makmur, Bekasi
Presiden Joko Widodo Sebut Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Bursa Asia Pasifik Melonjak
Bursa Eropa Turun
Penambang Bitcoin Lari Ke Kazakhstan Hingga Amerika Serikat
Saat Ketua DPR RI Keliling Solo Ditemani Gibran
Minister Suharso Monoarfa Elaborate Bappenas Work Plan In 2022
Menteri PPN Paparkan Rencana Kerja Bappenas Tahun 2022
Bertemu Ketua DPR RI, Warga Pulau Talise Sulut Berharap Aliran Listrik 24 Jam
Berkunjung Ke Pulau Talise, Ketua DPR RI Minta Pemda Genjot Pembangunan
Menteri PPN Pimpin Multilateral Meeting, Bahas Reformasi Sistem Kesehatan Nasional
Ketua DPR RI Minta APBN 2022 Antisipasi Ketidakpastian Akibat Virus Corona
Luncurkan Buku Cegah Negara Tanpa Arah, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara
Bamsoet Ajak UMJ Mencegah Negara Tanpa Arah Dengan Menghadirkan Kembali PPHN Pasca 2024
Perdana Menteri Polandia Tolak Tutup Pertambangan Batu Bara
Bursa Eropa Dibuka Menguat
Elon Musk Menghentikan Penggunaan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Mobil Listrik Tesla
Nilai Tukar Cryptocurrency Anjlok
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.512.806 Since: 05.03.13 | 0.1608 sec