Olah Raga

Juan Martin Del Potro Juarai Basel Terbuka

Monday, 28 Oktober 2013 | View : 730

BASEL-SBN.

Petenis Argentina Juan Martin del Potro berhasil merebut gelar juara turnamen tenis Basel Terbuka setelah di partai puncak menundukkan petenis tuan rumah Roger Federer, di Basel, Swiss, Minggu (27/10/2013) waktu setempat. Masa sulit Roger Federer pada musim ini berlanjut pada Minggu (27/10/2013), ketika ia kalah atas Juan Martin del Potro pada pertandingan final Basel Terbuka untuk kedua kalinya berurutan. Juan Martin del Potro berhasil mempertahankan gelar juara Basel Terbuka yang diraihnya tahun lalu. Sama seperti tahun lalu, di final kali ini pun, Delpo kembali menumbangkan bintang tenis asal Swiss, Roger Federer. Dari Basel Terbuka, Roger Federer asal Swiss kembali hampa gelar. Melaju ke final, mantan petenis nomor satu dunia itu kalah dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-4 dari petenis Argentina, Juan Martin del Potro.

Kemenangan Delpo ini sekaligus menambah koleksi gelar ATP 500 Delpo tahun ini menjadi empat gelar.

Sebelumnya, petenis berusia 25 tahun itu sukses menyabet titel juara di Rotterdam, Washington, dan Tokyo. Petenis dari Argentina itu juga berhasil memastikan satu tempat di Final ATP, yang digelar 4-11 November di London.

Petenis Swiss itu menunjukkan permainan tenis terbaiknya tahun ini tapi ia tidak mampu mengatasi kecepatan lawannya dari Argentina yang memiliki pukulan servis dengan kecepatan 220 km per jam itu, sehingga laga berakhir dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-4 dalam tempo dua jam 21 menit.

Setelah Juan Martin del Potro memenangi set pertama, permainan jadi berimbang pada set kedua dan Roger Federer menemukan bentuk permainannya dan mematikan servis lawannya pada game kedua.

Tapi permainan berbalik lagi pada set penentu yang ketiga, ketika Roger Federer, yang hanya berhasil memenangi satu laga lawan pemain urutan 10 besar dunia dan hanya satu turnamen dalam tahun ini, mengalami masalah ketika servisnya dimatikan lawan setelah ia sempat memimpin dengan angka 40-15.

Petenis Argentina ini, Juan Martin del Potro menunjukkan kemampuan akuratnya untuk mematikan bola lawan, kendati pesaingnya dari Swiss masih mampu mendapatkan satu poin lewat pukulan backhand menakjubkan. Juan Martin del Potro berada di atas angin ketika lawannya memukul bola melebar ke luar lapangan.

Juan Martin del Potro asal Argentina ini akhirnya memenangi pertandingan. Gelar di Basel ini merupakan gelar keempat Juan Martin del Potro pada musim ini setelah sebelumnya menang di Tokyo, Washington dan Rotterdam.

Bila ia menang atas Kevin Anderson atau Mikhail Youzhny pada putaran kedua Rabu (30/10/2013), maka ia akan maju ke putaran final turnamen akhir musim, dengan rekor 12 kali berurutan, menyamai rekor Ivan Lendl dalam seluruh penampilannya.

Juan Martin del Potro mengakui ia seperti kehilangan bentuk permainannya pada set kedua, sebelum akhirnya ia bangkit lagi. "Saya membuat banyak kesalahan tapi saya berhasil memperbaikinya pada set berikutnya," ujarnya. "Peluang saya adalah mendekat dengan urutan empat besar dunia dan untuk itu saya harus melawan mereka," ucap dia lagi.

Petenis Swiss, Roger Federer, yang memenangi turnamen grand slam terakhir di Wimbledon pada tahun 2012 sebelum mendapat medali perak di Olimpiade London, gagal maju ke final turnamen besar musim ini. Petenis tuan rumah ini sukses hanya ketika tampil di turnamen kecil di Halle tapi ia kalah di final turnamen Roma. Petenis dari Swiss ini kalah di semi final Australia Terbuka atas petenis Britain Raya, Andy Murray dan kalah di putaran delapan besar atas Jo-Wilfried Tsonga di Prancis Terbuka dan kalah lagi dengan mengejutkan di putaran kedua Wimbledon atas Sergiy Stakhovsky sebelum kandas di tangan Tommy Robredo di putaran keempat AS Terbuka. Kemenangannya atas Jo-Wilfried Tsonga di perempat final Australia Terbuka merupakan satu-satunya kemenangannya atas petenis peringkat 10 besar tahun ini.

Roger Federer seharusnya lolos ke turnamen delapan orang Final Tur Dunia ATP di London bulan depan, bila ia menang di Basel, kendati masih harus unggul dalam turnamen Paris Masters minggu depan. Namun, kegagalan itu kian memberatkan Roger Federer melaju ke ATP World Finals bulan depan di London. Bagi Roger Federer, kekalahan ini membuat langkahnya menuju ajang Final ATP semakin berat. Roger Federer kini menduduki peringkat tujuh dunia dan wajib bekerja ekstra keras untuk memastikan tempat di London. Harapan tersisa baginya ialah harus bisa memenangi turnamen Paris Masters pekan depan. (ant/met)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.537.469 Since: 05.03.13 | 0.1347 sec