Olah Raga

Sebastian Vettel Raih Juara Dunia Termuda Empat Kali Beruntun

GREATER NOIDA-SBN.

Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel mengukir gelar juara dunia Grand Prix Formula 1 (GP F1) untuk keempat kali secara beruntun.

Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel yang berusia 26 tahun ini mengukuhkan dirinya sebagai pebalap termuda yang meraih gelar dunia dunia keempat kali berturut-turut di ajang balap Formula 1 (F1) seiring menyusul kemenangan dan keberhasilannya menjuarai Grand Prix India di Buddh International Circuit, Minggu (27/10/2013).

Ini merupakan gelar ketiga beruntun di India bagi Sebastian Vettel setelah tahun 2011 dan tahun 2012.

Dengan kemenangan itu, Sebastian Vettel berhasil menuntaskan rangkaian 20 seri balapan dengan status juara dunia. Pebalap asal Jerman ini merebut gelar juara keenam berturut-turut dalam musim balap tahun ini.

Sebastian Vettel yang saat itu usianya baru tiga tahun mengenal ajang motosport ketika ayahnya Norbert memberikan hadiah Natal sebuah gokart Bambini 60cc tersebut menjadi orang keempat dalam sejarah balap GP F1 yang meraih empat gelar juara dunia.

Sebastian Vettel yang ayahnya merupakan seorang penggemar olahraga balap itu dapat disamakan dengan legenda balap GP F1, Juan Manuel Fangio, Alain Prost, dan Michael Schumacher. Berkat keberhasilan itu, Sebastian Vettel menyamai rekor legenda balap, Juan Manuel Fangio, dan Michael Schumacher, yang pernah mengukir empat kemenangan beruntun di pentas F1. Michael Schumacher merebutnya pada 2000-2004, sementara Juan Manuel Fangio pada 1954-1958.

Sebastian Vettel yang sebelumnya sering hadir sebagai penonton dalam beberapa ajang balapan besar di Jerman seperti GP F1, MotoGP, dan balap turing lokal itu juga menyamai rekor Alain Prost, yang merebut empat gelar tidak secara beruntun.

Sebastian Vettel yang lahir pada 3 Juli 1987 itu yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara juga menjadi pebalap termuda yang mencetak rekor juara empat kali.

Seperti dilansir formula1.com, keberhasilan Sebastian Vettel juga diikuti Red Bull Racing. Pebalap asal Jerman tersebut, Sebastian Vettel juga sukses memberikan gelar juara dunia konstruktor untuk keempat kalinya secara beruntun bagi Red Bull. Hal ini terbukti dengan prestasi gelar konstruktor juga diraih Red Bull karena tambahan 25 angka dari Sebastian Vettel. Meski rekan satu timnya, Mark Webber dari Australia, gagal finis, poin dari pebalap berusia 26 tahun itu cukup mengantarkan tim yang bermarkas di Milton Keynes itu mencundangi Ferrari yang menempati posisi kedua. Red Bull Racing total mengantongi nilai 470 angka dari 16 seri balapan. Nilai tersebut sudah tidak bisa lagi dikejar Ferrari yang mencatatkan nilai 309 poin, Mercedes GP dengan 303 poin, dan Lotus Renault dengan 285 angka.

Dalam lomba GP F1 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Buddh, Minggu (27/10/2013), pada sesi balapan, Sebastian Vettel berhasil finis di posisi pertama dengan catatan waktu terbaik satu jam 31 menit 12,187 detik.

Pebalap asal Jerman ini, Sebastian Vettel yang sudah mendominasi selama latihan lebih cepat hampir 30 detik dibandingkan posisi kedua yang direbut Nico Rosberg dengan Mercedes. Dia unggul dengan selisih waktu 29,823 detik dari pebalap Mercedes, Nico Rosberg, dan peringkat ketiga yang diraih pebalap Lotus Renault, Romain Grosjean, yang terpaut dengan catatan waktu lebih lambat 41,692 detik dari dirinya. Pebalap Lotus Renault, Romain Grosjean di posisi ketiga setelah memulai balap di tempat ke-17.

Saingan terdekat Sebastian Vettel dari Ferrari, Fernando Alonso duduk di posisi ke-11 setelah mobilnya tersenggol rekan satu tim Sebastian Vettel, Mark Webber, yang ditabrak Kimi Raikkonen dari Tim Lotus.

Ferrari harus mengganti sayap depan mobil Fernando Alonso dan pebalap Spanyol ini harus puas di tempat ke-11. Sementara itu, Mark Webber keluar dari arena setelah putaran 39 dari 60.

Sebenarnya, Sebastian Vettel hanya memerlukan untuk menempati posisi kelima di GP India untuk memastikan gelar juara dunia. Tambahan 25 angka di India membuat Sebastian Vettel kini mengukir nilai 322 poin dan Sebastian Vettel tak terusik di posisi puncak klasemen dengan 322 poin meski dengan balapan masih tersisa tiga seri lagi yakni di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (3 November 2013), Austin, Amerika Serikat (17 November 2013), dan Sao Paolo, Brasil (24 November 2013).

Sebastian Vettel unggul 115 poin dari rival terdekatnya, pebalap Ferrari, Fernando Alonso. Fernando Alonso yang menjadi pesaingnya, berada di posisi kedua klasemen pebalap dengan mengoleksi 207 poin atau terpaut 115 poin. Fernando Alonso sudah tidak bisa lagi mengejar Sebastian Vettel. Alhasil, jika Fernando Alonso merebut 75 poin sisa balapan, posisi Sebastian Vettel tak terkejar. Meski begitu, posisi Fernando Alonso di peringkat kedua belum aman. Unggul tipis 24 poin, posisinya masih mungkin disalip pebalap Lotus asal Finlandia, Kimi Raikkonen. Belum lagi pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, yang sudah meraih 169 poin.

“Saya kehilangan kata-kata. Saya tidak tahu harus bicara apa. Saat melintas garis finis, dan saya rasanya kosong. Saya rasanya seperti ingin bicara sesuatu, namun tidak bisa," bilang Sebastian Vettel seusai pertandingan menyusul kemenangannya itu. "Musim ini sungguh luar biasa. Saya merasakan semangat dalam tim Red Bull Racing yang sangat hebat dan kuat,” sambung dia.

Pebalap Ferrari, Fernando Alonso yang sepanjang musim menjadi pesaing terdekatnya angkat topi atas keberhasilan pebalap yang dikenal dengan julukan "Baby Schumi". “Ini olah raga. Seseorang lebih baik dari kami. Ini tahun bagi Sebastian dan Red Bull. Tahun depan kami akan berusaha lebih baik,” ucap Fernando Alonso.

Ucapan selamat juga datang dari mantan pebalap F1, Michael Schumacher. “Selamat untuk Sebastian. Dia menunjukkan dirinya layak untuk mendapatkan titel keempat!” tulis Michael Schumacher di situs pribadinya. (formula1.com/rtr/jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.997.053 Since: 05.03.13 | 0.1679 sec