Olah Raga

Jorge Lorenzo Juara Tissot Australia MotoGP

Sunday, 20 Oktober 2013 | View : 872

PHILLIP ISLAND-SBN.

Tampil gigih dan pantang manyerah pebalap Yamaha Factory Racing asal Spanyol, Jorge Lorenzo Guerrero akhirnya berhasil finis pertama dan merebut juara balapan MotoGP seri Tissot GP Australia yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Melbourne, Australia, Minggu (20/10/2013).

Para pebalap ini awalnya diagendakan menjalani 27 putaran di Sirkuit Phillip Island, Melbourne, Victoria, Australia. Setelah sesi kualifikasi, Sabtu (19/10/2013), Race Direction mengeluarkan keputusan mengurangi jumlah putaran menjadi 26, dengan pertimbangan daya tahan ban yang menurun drastis, akibat pemakaian aspal baru di sirkuit ini. Namun, Race Direction kembali melakukan perubahan dengan mengurangi jumlah putaran menjadi 19, dengan pebalap wajib minimal sekali melakukan pit stop, untuk mengganti motor dengan ban baru, pada akhir lap sembilan atau 10. Jadi, balapan yang harusnya diselesaikan dalam 26 lap dipangkas menjadi 19 lap dengan menerapkan sistem Flag to Flag, yang mengharuskan pebalap mengganti motor sebelum 10 lap terakhir untuk mengantisipasi kondisi aspal sirkuit Phillip Island yang masih baru dan licin.

Juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007, Jorge Lorenzo yang menjadi pole-sitter, mengawali balapan dengan baik. Sementara Dani Pedrosa yang memulai balapan dari posisi lima, melejit ke posisi tiga, menempel ketat Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

Persaingan ketiga pebalap asal negeri Matador tersebut, Spanyol ini terus berlanjut. Memasuki putaran sembilan, mereka makin jauh meningalkan rombongan kedua yang terdiri dari Valentino Rossi, Alvaro Bautista, dan Cal Crutchlow.

Drama pit stop dimulai di akhir putaran sembilan. Dani Pedrosa jadi pebalap pertama yang masuk pit, sementara Jorge Lorenzo dan Marc Marquez masih melanjutkan balapan. Saat bergabung di lintasan, dia berada di possi 14. Sayangnya, saat di pit, Dani Pedrosa memacu motor melebihi batas kecepatan dan dikenai sanksi turun satu posisi.

Juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007, Jorge Lorenzo masuk ke pit setelah menyelesaikan putaran ke-10. Anehnya, Marc Marquez masih terus melaju.

Kejutan terjadi ketika Marc Marquez, yang berpeluang merebut gelar juara di seri ini, terdiskualifikasi di lap 13 karena dianggap tidak patuh pada peraturan balapan yang mengharuskan dia mengganti motor dengan ban baru sebelum 10 lap terakhir. Nasib sial dialami Marc Marquez yang harus didiskualifikasi dari balapan. Ia yang selama balapan berada di posisi ketiga, harus merelakan kehilangan posisinya itu dan menyelesaikan balapan lebih awal karena kibaran Black Flag di lap ke-14.

Kibaran Black Flag itu sebagai hukuman karena Marc Marquez terlambat masuk pitlane, yang mana diharuskan maksimal seluruh pebalap melakukannya di lap ke-10.

Pebalap Honda Repsol ini pun akhirnya didiskualifikasi dari balapan karena tidak melakukan pit stop di akhir putaran 10 yang merupakan batas maksimal menggunakan satu mesin dengan satu ban. Marc Marquez didiskualifikasi dari balapan karena mengabaikan batasan putaran masuk pit, untuk berganti motor dengan ban baru.

Marc Marquez bukan satu-satunya pebalap yang didiskualifikasi. Bryan Staring juga harus berhenti dari balapan karena melakukan kesalahan yang sama.

Juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007, Jorge Lorenzo yang start terdepan sukses menjaga posisinya hingga akhir balapan. Jorge Lorenzo sudah memimpin balapan dari lap pertama dan makin tak terkejar. Akhirnya, Jorge Lorenzo menyudahi balapan dengan finis pertama. Jorge Lorenzo mengakhiri 19 putaran dengan keunggulan selisih waktu 6,936 detik dari pebalap Honda Repsol dari Spanyol, Dani Pedrosa yang menyusul finis di posisi urutan kedua.

Diskualifikasi terhadap Marc Marquez menambah peluang bagi Jorge Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara dunia, membuat dia memangkas jarak poin dari semula 43 poin menjadi 18 poin dengan pemimpin klasemen sementara, Marc Marquez.

Kondisi itu juga memberikan berkah bagi Valentino Rossi. Rekan satu tim Jorge Lorenzo tersebut menyelesaikan balapan di posisi ketiga dan naik podium bersama Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Pebalap Yamaha Factory Racing asal Italia tersebut, Valentino Rossi memenuhi ambisinya untuk naik podium dengan finis di tempat ketiga.

Melengkapi posisi lima besar adalah pebalap Yamaha Tech 3 asal Inggris, Cal Crutchlow yang berada di posisi keempat dan Alvaro Bautista (Honda Gresini/Spanyol). Sedangkan, di posisi ke-6 sampai ke-10 ada Bradley Smith (Yamaha Tech 3/Inggris), Nicky Hayden (Ducati/AS), Andrea Iannone (Ducati Pramac/Italia), Andrea Dovizioso (Ducati/Italia), dan pebalap Power Electronics Aspar asal Prancis, Randy de Puniet.

Juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007, Jorge Lorenzo, pebalap Yamaha Factory Racing, membuka harapan kembali menjadi juara dunia MotoGP musim ini setelah menjuarai balapan seri ke-16 di sirkuit Phillip Island, Melbourne, Australia, Minggu (20/10/2013). Pesta pora Juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007, Jorge Lorenzo memenangkan GP Australia terlihat saat naik podium. Jorge Lorenzo terlihat penuh gembira karena kemenangan di GP Australia membuka kembali perburuan mengejar gelar Juara Dunia musim 2013. Dengan hasil kemenangan ini, Jorge Lorenzo berhasil memperpendek jarak dari Marc Marquez dan kini berselisih menjadi hanya 18 poin dari pemuncak klasemen pebalap muda berbakat Honda Repsol asal Spanyol Marc Marquez.

Seri MotoGp semakin menarik di dua balapan tersisa di Motegi dan Valencia. Tiga pebalap, yakni Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa sama-sama masih punya peluang lebar untuk memenangi gelar Juara Dunia dan seri akan berlangsung sampai akhir musim di Valencia.

Hasil Balapan GP Australia:

1. Jorge Lorenzo (ESP) Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 29m 7.155s

2. Dani Pedrosa (ESP) Repsol Honda Team (RC213V) 29m 14.091s

3. Valentino Rossi (ITA) Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 29m 19.499s

4. Cal Crutchlow (GBR) Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 29m 19.615s

5. Alvaro Bautista (ESP) Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 29m 19.668s

6. Bradley Smith (GBR) Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 29m 35.418s

7. Nicky Hayden (USA) Ducati Team (GP13) 29m 40.108s

8. Andrea Iannone (ITA) Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 29m 42.217s

9. Andrea Dovizioso (ITA) Ducati Team (GP13) 29m 42.259s

10. Randy De Puniet (FRA) Power Electronics Aspar (ART CRT) 29m 44.581s

(jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.307 Since: 05.03.13 | 0.2582 sec